Gubernur NTB Lantik 34 Pejabat Eselon, Tegaskan Target Kinerja Harus Tercapai, Tantangan Semakin Kompleks

Sabtu, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber: ntbprov.go.id

Sumber: ntbprov.go.id

NESIANEWS.COM – Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal melantik sebanyak 34 pejabat Eselon. Sebanyak 13 pejabat Eselon II, 13 pejabat Eselon III dan delapan pejabat Eselon IV yang berlangsung di Pendopo Gubernur, Kamis (9/4/2026). Pelantikan puluhan pejabat Eselon dilakukan setelah gubernur melantik Abul Chair, Ak sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB.

“Hari ini teman-teman sudah dilantik sebagai Eselon II, III dan IV,” ungkap gubernur

Gubernur NTB sapaan akrabnya Miq Iqbal menegaskan bahwa bapak ibu yang sudah dilantik agar menandatangani perjanjian kinerja. Langkah ini diambil sebagai komitmen pemerintah untuk mendorong para pejabat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dalam mewujudkan visi misi NTB Makmur Menduni. Kinerja harus tercapai selama kurung waktu selama enam bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau selama enam bulan kinerja dan target tidak tercapai. Mohon maaf bapak ibu harus secara sukarela mengundurkan diri dari jabatan,” tegas Miq Iqbal dihadapan puluhan pejabat yang baru dilantik.

Miq Iqbal mengingatkan bahwa kebijakan ini sebagai tahap awal untuk mengevaluasi kinerja pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi NTB. Dengan kebijakan ini pemerintah bisa mengakselerasikan program-program pembangunan yang tertinggal selama satu tahun terkahir.

“Nanti pak Sekda akan menyiapkan indikator kinerja dan perjanjian kinerja yang akan ditandatangani oleh pimpinan OPD,” pinta gubernur.

BACA JUGA :  NDI Minta Kontraktor Berani Sebut Sumber Pokir yang Menjadi Utang Pemprov NTB

Gubernur menyadari bahwa keputusan menunjuk dan melantik para pejabat Eselon saat ini pasti menuai pro-kontra. Sebagai pejabat publik tidak ada keputusan yang sempurna, tidak ada keputusan publik yang menyenangkan semua orang, pasti ada orang yang tidak menyukai dan menerima.

“Tetapi sebagai pimpinan, inilah yang terbaik yang bisa saya ambil. Mudah-mudahan Allah SWT meridhoi keputusan-keputusan ini,” tegasnya.

Tantangan Makin Kompleks, Dibutuhkan Kerja Cerdas dan Cepat

Gubernur Miq Iqbal mengingatkan bahwa kondisi saat ini sedang tidak baik-baik. Tantangan di level internasional kondisi sedang labil, sedangkan kondisi di level nasional banyak tantangan sementara kondisi di tingkat provinsi banyak tantangan yang harus diselesaikan. Karena itu, bekerja seperti biasa saja tidak sejalan dengan tantangan saat ini.

“Kita harus bekerja ekstra, kerja cerdas dan cepat. Karena banyak tantangan ke depan yang harus kita selesaikan bersama,” tegas Miq Iqbal.

Ditegaskan gubernur bahwa anggaran pemerintah daerah makin kecil setelah adanya kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat. Pemerintah daerah dituntut untuk meningkatkan pendapatan, karenanya semua OPD harus ikut memikirkan bagaimana meningkatkan pendapatan dan berupaya bekerja secara efektif dengan minimnya anggaran dan kondisi yang terbatas.

“Mimpi-mimpi besar kita tidak boleh terhalang oleh minimnya anggaran. Langkah-langkah kita tidak boleh terhenti karena anggaran terbatas. Kita ingin melakukan banyak perubahan, tetapi akan banyak tantangan ke depannya. Saya percaya kita pasti bisa kalau dilakukan secara bersama,” ajak Miq Iqbal.

BACA JUGA :  Sidang 105 Miliar Fihirudin Ditunda, Baiq Isvie cs Tidak Hadir

Dibutuhkan Support Pasangan Tanpa Terlibat Lebih Jauh

Gubernur Miq Iqbal juga mendorong peran pasangan atau keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan birokrasi yang berintegritas. Bapak ibu menjadi orang yang terpenting yang mendukung pasangan bekerja dengan baik. Maka berikan support dan jaga mereka agar menjadi pribadi-pribadi yang bertanggung jawab dan berintegritas dalam bekerja.

“Dari dulu semenjak saya jadi pejabat, saya selalu memberikan apresiasi besar kepada pasangan,” ucap gubernur mengapresiasi pasangan.

Di sisi lain, gubernur juga mengingatkan bahwa yang menjadi pejabat adalah suaminya atau istrinya, yang bertanggung jawab kepada Tuhan adalah pasangan yang menjabat dan yang bertanggung jawab kepada masyarakat adalah suaminya. Jadi dukung lah pasangan masing-masing dari samping dan belakang dengan tidak terlibat terlalu jauh dalam urusan kantor.

“Sehingga para staf sebagai bawahan dari pasangan bapak ibu bisa lebih fokus bekerja secara profesional tanpa campur tangan dari pasangan masing-masing. Berikan kesempatan kepada pasangan untuk bekerja bertanggung jawab terhadap apa dilakukan,” tegas gubernur mengingatkan.

Untuk itu, gubernur meminta kepada masing-masing pasangan pejabat yang baru dilantik tetap semangat memberikan motivasi dan support kepada pasangan masing-masing yang diberikan amanat untuk menjabat. Karena bapak ibu adalah sumber kekuatan dari pasangan yang menjadi Pejabat.

BACA JUGA :  Gubernur NTB Dampingi Menteri PUPR Tinjau Proyek Strategis Libatkan Masyarakat Lokal

Nama-nama Pejabat Yang Dilantik 

Adapun nama-nama pejabat eselon II yang dilantik diantaranya, Asrul Sani menjabat sebagai Direktur RSUP NTB, Lalu Mirza Amir HB menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB. Syamsul Hadi merupakan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga NTB. Lalu Kusuma Wijaya bertugas sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman NTB, sementara Lalu Wiranata menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan NTB.

Muhammad Ihwan memimpin Dinas Kebudayaan NTB, dan Didik Mahmud menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTB. Di sektor kesehatan, Baiq Nelly Kusumawati Ma’ruf bertugas sebagai Wakil Direktur Perencanaan dan Keuangan RSUD NTB, didampingi oleh Srianingsih sebagai Wakil Direktur Umum dan Operasional.

Selanjutnya, I Putu Artawan Prayoga menjabat sebagai Wakil Direktur SDM, Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian, sementara Adi Wira Perdhana bertanggung jawab sebagai Wakil Direktur Pelayanan RSUD NTB. Di lingkungan Sekretariat Daerah NTB, Amir menjabat sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, sedangkan Yus Harudian Putra bertugas sebagai Kepala Biro Umum dan Administrasi Pimpinan. (REL)

Berita Terkait

25 ASN Masuk 5 Besar, Sekda Loteng Tegaskan Seleksi Anugerah ASN Tastura 2026 Harus Independen
Bambang Supratomo Diangkat Kembali Pimpin PDAM Lombok Tengah, Berikut Prestasinya!
Lalu Basarudin Janji Bawa Desa Kateng Jadi Lebih Maju
1.004 Anggota BPD di Lombok Tengah Resmi Dilantik, Bupati: Orang-orang Hebat Referensi Masyarakat
Kejari Lombok Tengah Bidik Pengamanan dan Korupsi Aset Daerah dan Desa
Pengadaan Logistik Pilkades Serentak 2026 Kini Dikelola Panitia Desa
Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026, Pemkab Lombok Tengah Gelar Pematangan Program
Tim Paskibraka Lombok Tengah 2026 Siap Kibarkan Sang Merah Putih pada HUT ke-81 RI
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 10:23 WIB

25 ASN Masuk 5 Besar, Sekda Loteng Tegaskan Seleksi Anugerah ASN Tastura 2026 Harus Independen

Senin, 7 September 2026 - 05:14 WIB

Bambang Supratomo Diangkat Kembali Pimpin PDAM Lombok Tengah, Berikut Prestasinya!

Rabu, 2 September 2026 - 14:37 WIB

Lalu Basarudin Janji Bawa Desa Kateng Jadi Lebih Maju

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:32 WIB

1.004 Anggota BPD di Lombok Tengah Resmi Dilantik, Bupati: Orang-orang Hebat Referensi Masyarakat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Kejari Lombok Tengah Bidik Pengamanan dan Korupsi Aset Daerah dan Desa

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Pengadaan Logistik Pilkades Serentak 2026 Kini Dikelola Panitia Desa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 10,30 Persen pada 2026, Pemkab Lombok Tengah Gelar Pematangan Program

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:27 WIB

Tim Paskibraka Lombok Tengah 2026 Siap Kibarkan Sang Merah Putih pada HUT ke-81 RI

BERITA TERBARU