NESIANEWS.COM – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Cabang Selong menggelar Media Gathering bersama rekan-rekan media online, TV dan Cetak bertempat di Recharge Bar and Restaurant, Kuta Mandalika, Lombok Tengah, (23/5/25).
Acara bertema “Bersama Media Menyehatkan Indonesia” ini bertujuan memperkuat sinergi antara BPJS Kesehatan dan media dalam menyosialisasikan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Dalam paparannya, Elly Widiani, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Selong, menyampaikan bahwa masyarakat Kabupaten Lombok Tengah sebagian besar sudah menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sebagai laporan per 1 Mei 2025 masyarakat Lombok Tengah yang sudah menjadi peserta JKN adalah 99,99% sebagian besar, hampir seluruh penduduk sudah menjadi peserta JKN,” jelasnya.
Namun dari jumlah 99,99% masyarakat yang terdaftar, belum sepenuhnya bisa tercover karena masih ada yang belum aktif.
“Tingkat keaktifan kepesertaan program JKN di Lombok Tengah saat ini ada di 79,86%. Sedikit lagi untuk mencapai target nasional di tahun 2025 harus 80%,” kata Elly.
Elly menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama yang terjalin dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah untuk mencapai target tersebut.
“Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah, kita sudah bekerja sama, komitmen yang luar biasa dari pimpinan daerah bahwa masyakat di Lombok Tengah ini jika memerlukan layanan, pemda siap menjamin dengan mendaftarkan ke program JKN dari sekmen peserta yang didaftarkan oleh pemerintah daerah,” paparnya.
Tidak hanya itu, Elly juga menjelaskan tidak hanya Warga Negara Indonesia saja yang menggunakan program JKN, pekerja asing juga diwajibkan menggunakan JKN.
“Kalau sudh menjadi warga Indonesia pastikan sudah menjadi peserta JKN, Bahkan orang asing yang tinggal dan bekerja di Indonesia paling singkat 6 bulan wajib untuk ikut program ini,” imbunya.
































