Loteng Gelar “Gerakan Tanam Padi Serentak” di Pringgarata Guna Dukung Percepatan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 23 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) menyatakan komitmennya dalam mendukung program nasional percepatan swasembada pangan melalui partisipasi aktif dalam Gerakan Tanam Padi Serentak yang digelar oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Kegiatan ini dilaksanakan serentak di 14 provinsi sentra produksi padi utama dan dipusatkan secara nasional di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, (23/4/25).

Di Lombok Tengah, kegiatan tanam serentak dipusatkan di Desa Menemeng, Dusun Jabon Darek, Kecamatan Pringgarata, tepatnya di lahan milik Kelompok Tani Sarian Ilir.

BACA JUGA :  MGPA Tingkatkan Kesiapan dengan Pelatihan Keselamatan Jelang GT World Challenge Asia 2025

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara ini dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP., didampingi Kepala Dinas Pertanian, unsur Forkopimca Kecamatan Pringgarata, serta perwakilan Kodim 1620/Lombok Tengah.

Turut hadir penyuluh pertanian, petugas POPT, dan para petani dari Kelompok Tani Sarian Ilir yang memiliki luas lahan 13,5 hektare, ditanami padi varietas Inpari 32 dengan sistem tanam jajar legowo dan pola tanam padi–padi–padi (IP 3).

BACA JUGA :  ‎Kapolres Loteng Hadiri Panen Raya Padi Serentak 14 Provinsi di Pujut

Pathul Bahri, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan petani untuk memastikan ketahanan pangan nasional dapat terwujud secara berkelanjutan.

“Kunci ketahanan pangan adalah kemandirian, dan gerakan tanam serentak ini adalah wujud nyata komitmen kita untuk terus menghasilkan produksi pangan sesuai keinginan kita,” ujar Pathul Bahri.

BACA JUGA :  Gubernur Iqbal : Tahap Pertama Desa Berdaya Sasar 7 Ribu Lebih Keluarga Miskin

Harga gabah kering panen (GKP) di wilayah tersebut saat ini berada di kisaran Rp 6.500 per kilogram. Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah berharap agar hasil panen tahun ini dapat memberikan nilai tambah bagi petani serta turut menopang ketersediaan beras nasional.

“Dengan pelaksanaan gerakan ini, Lombok Tengah menunjukkan kesiapannya menjadi bagian dari gerakan nasional menuju swasembada pangan yang kuat dan berdaya saing,” jelasnya.

Berita Terkait

Hari Bakti PU ke-80, Beri Penghargaan dan Peran Positif Bagi Ketahanan Pangan Nasional
Gubernur Iqbal Bela Kadis PUPR, Jalan di Sumbawa Tetap Diperhatikan
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah Akan Lakukan Pelelangan Kendaraan Dinas
Pemanfaatan Data KRS Jadi Senjata Utama Tekan Stunting di Lombok Tengah
Dinas PUPR Kebut Pembangunan Jalan, Satu Ruas Segera Rampung
‎Pemprov NTB Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Banjir di Bima
Pemkab Lombok Tengah Gelar Sosialisasi Anti Korupsi dan Gratifikasi
Gubernur Iqbal Terharu Sultan Bima Terima Gelar Pahlawan Nasional
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 11:47 WIB

Hari Bakti PU ke-80, Beri Penghargaan dan Peran Positif Bagi Ketahanan Pangan Nasional

Senin, 1 Desember 2025 - 16:18 WIB

Gubernur Iqbal Bela Kadis PUPR, Jalan di Sumbawa Tetap Diperhatikan

Senin, 1 Desember 2025 - 15:23 WIB

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah Akan Lakukan Pelelangan Kendaraan Dinas

Rabu, 19 November 2025 - 17:57 WIB

Pemanfaatan Data KRS Jadi Senjata Utama Tekan Stunting di Lombok Tengah

Senin, 17 November 2025 - 05:50 WIB

Dinas PUPR Kebut Pembangunan Jalan, Satu Ruas Segera Rampung

Jumat, 14 November 2025 - 12:07 WIB

‎Pemprov NTB Kirim Bantuan Logistik untuk Korban Banjir di Bima

Selasa, 11 November 2025 - 18:01 WIB

Pemkab Lombok Tengah Gelar Sosialisasi Anti Korupsi dan Gratifikasi

Minggu, 9 November 2025 - 05:35 WIB

Gubernur Iqbal Terharu Sultan Bima Terima Gelar Pahlawan Nasional

BERITA TERBARU