Kontingen Lombok Tengah di JFC Tampil Memukau, Ketua Dekranasda Promosikan Songket

Sabtu, 5 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Kabupaten Lombok Tengah setiap tahun ambil bagian dalam kegiatan Festival Jember Carnaval. Tahun 2023 ini Kabupaten Lombok Tengah kembali mengirim puluhan orang untuk ikut dalam kegiatan tersebut.

Ketua Dekranasda Kabupaten Lombok Tengah Nurul Aini Pathul Bahri memimpin rombongan menuju Jember Jawa Timur.
Pada JFC tahun ini, Kabupaten Lombok Tengah pada parade budaya menampilkan Busana kain tenun khas Lombok Tengah yakni tenun Songket. Kain tenun songket yang baru lalu mendapatkan Rekor MURI hasil tenunan dari 2023 Penenun.
Main tenun yang dibalut dengan motif songket dalam busana adat Budaya di JFC telah mampu menghipnotis penonton termasuk pejabat yang hadir di pembukaan JFC tersebut.

BACA JUGA :  HUT Ke-80 RI, Pringgarata Gelar Festival Budaya dan Kuliner Sasak

Kegiatan Jember Fashion Carnaval sendiri dibuka Bupati Jember. Hadir pula pejabat dari Kementerian, Pejabat Pemprov Jatim, Presiden JFC dan Ketua AKARI Pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Dekranasda Kabupaten Lombok Tengah Baiq Nurul Aini memimpin kontingen parade budaya yang berjumlah 80 orang. Istri Bupati Lombok Tengah itu berjalan ditengah tengah penonton yang menyaksikan kegiatan tersebut. Dia diiringi pasangan pengantin dari Teruna Dedara Lombok Tengah, dia kemudian menyerahkan Dulang Saji persembahan dari Kabupaten Lombok Tengah.Dulang Saji diserahkan kepada Bupati Jember dan pejabat lainnya.

BACA JUGA :  Bawa Tenun dan Kerajinan Ketak, Dekranasda Lombok Tengah Tampil di Kriyanusa Jakarta

“Busana yang kami tampilkan hari ini adalah Busana dari Kain Songket hasil karya 2023 Penenun yang telah diakui dunia dan mendapatkan rekor MURI baru baru ini” kata Baiq Nurul Aini saat menyerahkan Dulang Saji berisi makanan dan cinderamata berupa Kain Songket.

BACA JUGA :  Forum Mahasiswa Mataram Menanam Ratusan Pohon Di Hutan Gundul

Menurut Nurul Aini, Kain Songket adalah kain khas Lombok Tengah yang ditenun secara tradisional sehingga keaslian dan kekuatan kain dijamin kuat karena menggunakan bahan baku benang berkualitas. Motif kain tetap menampilkan corak tradisional khas Lombok Tengah.

“Kita berharap kain tenun akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara maupun wisatawan Lokal untuk berkunjung ke Kabupaten Lombok Tengah” jelasnya.

Berita Terkait

Bawa Tenun dan Kerajinan Ketak, Dekranasda Lombok Tengah Tampil di Kriyanusa Jakarta
42 Pelajar Raih Juara di FTBI Lombok Tengah 2026
Sambut MotoGP Mandalika 2026, Ritual Betabeq Digelar di Sirkuit Mandalika
Pascakebakaran, Nyemulaq Awali Kebangkitan Sade
Lestarikan Tradisi, Pemkab Lombok Tengah Gelar Lebaran Ketupat 1447 H sebagai Warisan Generasi
ITDC Dukung Konektivitas Sosial Masyarakat melalui Program Mudik Gratis BUMN 2026 yang Aman dan Berkelanjutan
Pemkab Lombok Tengah Sosialisasikan Buku Pedoman Adat Sasak Masmirah
Sempat Vakum Lima Tahun, The Nusa Dua Festival 2025 Hadir Kembali dengan Kolaborasi Budaya Musik & Keindahan
Berita ini 152 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 05:05 WIB

Bawa Tenun dan Kerajinan Ketak, Dekranasda Lombok Tengah Tampil di Kriyanusa Jakarta

Kamis, 24 September 2026 - 07:07 WIB

42 Pelajar Raih Juara di FTBI Lombok Tengah 2026

Kamis, 17 September 2026 - 08:15 WIB

Sambut MotoGP Mandalika 2026, Ritual Betabeq Digelar di Sirkuit Mandalika

Jumat, 4 September 2026 - 07:33 WIB

Pascakebakaran, Nyemulaq Awali Kebangkitan Sade

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:38 WIB

Lestarikan Tradisi, Pemkab Lombok Tengah Gelar Lebaran Ketupat 1447 H sebagai Warisan Generasi

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:07 WIB

ITDC Dukung Konektivitas Sosial Masyarakat melalui Program Mudik Gratis BUMN 2026 yang Aman dan Berkelanjutan

Selasa, 16 Desember 2025 - 22:05 WIB

Pemkab Lombok Tengah Sosialisasikan Buku Pedoman Adat Sasak Masmirah

Minggu, 26 Oktober 2025 - 01:05 WIB

Sempat Vakum Lima Tahun, The Nusa Dua Festival 2025 Hadir Kembali dengan Kolaborasi Budaya Musik & Keindahan

BERITA TERBARU