Akan Dilantik, LMI Minta OPD dan Relawan Tetap di Daerah

Sabtu, 25 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Gubernur NTB terpilih Dr. H Lalu Muhamad Iqbal (LMI), mengingatkan supaya Organisasi Perangkat Saerah (OPD) Provinsi NTB, para pendukung dan relawan tidak berangkat ke Jakarta pada saat pelantikan tanggal 6 Februari 2025 mendatang.

LMI melanjutkan alasan meminta jajaran OPD di Pemprov NTB tak perlu hadir kaitan dengan efisiensi anggaran pemerintah provinsi.

Selain itu juga mempertimbangkan keterbatasan daya tampung di anjungan NTB Taman Mini.

BACA JUGA :  P3MJ Deklarasi Dukung Prabowo Subianto Jadi Presiden

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk efisiensi anggaran saya minta dengan sangat agar pejabat dan ASN Provinsi NTB tidak ke Jakarta saat pelantikan,” katanya, Jumat (24/1).

“Kecuali Sekda, Biro Umum dan Biro Adpim yang nantinya akan mengurus kegiatan di Jakarta. Saya ingin acaranya seefisien dan sesederhana mungkin,” sambungnya.

Lebih lanjut, acara syukuran di Taman Mini menjadi ajang silaturahmi dengan masyarakat NTB di Jakarta. Untuk masyarakat di daerah, termasuk relawan dan pendukung, akan ada syukuran terpisah di Mataram.

BACA JUGA :  Hary Tanoe Berkunjung ke Kantor DPP PDI-P

“Setelah acara serah terima jabatan di DPRD NTB, nanti ada syukuran bersama di Teras Udayana,” ucapnya.

Dalam rapat yang dipimpin Sekda Provinsi NTB Lalu Gita Ariadi bersama jajaran, disampaikan bila syukuran untuk Gubernur dan Wakil Gubernur NTB terpilih dilakukan di Jakarta maupun di Lombok.

Secara teknis, acara pelantikan dan syukuran akan menunggu rapat akhir di Kemendagri yang akan dilakukan 30 Januari mendatang.

BACA JUGA :  Terapkan 5 Inovasi, Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Raih Predikat WBK

Pada kesempatan rapat kerja di DPR RI, Komisi II DPR RI dan Mendagri Tito Karnavian bersama KPU, Bawaslu serta DKPP telah menyetujui jadwal pelantikan kepala daerah tanpa sengketa Mahkamah Konstitusi (MK) pada 6 Februari 2025.

Sebanyak 21 Gubernur serta 275 bupati/walikota rencananya akan dilantik bersamaan oleh Presiden RI.

Berita Terkait

Dua Kader Bertarung di Muscam XI Golkar Pujut, Nursiah Sebut Keduanya Putra Terbaik
Ketua DPD Gerindra NTB Tutup Diklat Laskar Gerindra 2026
9.068 Warga Labulia Masuk DPT Pilkades 2026
Jelang Pilkades, Kejari Lombok Tengah Minta Inspektorat Audit Dana Desa
Berkunjung ke NTB, Menko Polkam Tekankan Soliditas Forkopimda Hadapi Tantangan Global
Amrul Jihadi Didukung Jadi Ketua Demokrat NTB
Pelantikan Ade Kuswara Kunang Sebagai Bupati Bekasi Termuda dalam Sejarah
Sinta Agathia Ajak Warga NTB Doakan Kepemimpinan Iqbal-Dinda Berjalan Lancar
Berita ini 194 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 17:44 WIB

Dua Kader Bertarung di Muscam XI Golkar Pujut, Nursiah Sebut Keduanya Putra Terbaik

Selasa, 15 September 2026 - 15:22 WIB

Ketua DPD Gerindra NTB Tutup Diklat Laskar Gerindra 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:15 WIB

9.068 Warga Labulia Masuk DPT Pilkades 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:50 WIB

Jelang Pilkades, Kejari Lombok Tengah Minta Inspektorat Audit Dana Desa

Minggu, 31 Mei 2026 - 04:45 WIB

Berkunjung ke NTB, Menko Polkam Tekankan Soliditas Forkopimda Hadapi Tantangan Global

Senin, 30 Maret 2026 - 09:29 WIB

Amrul Jihadi Didukung Jadi Ketua Demokrat NTB

Senin, 24 Februari 2025 - 05:29 WIB

Pelantikan Ade Kuswara Kunang Sebagai Bupati Bekasi Termuda dalam Sejarah

Jumat, 21 Februari 2025 - 05:24 WIB

Sinta Agathia Ajak Warga NTB Doakan Kepemimpinan Iqbal-Dinda Berjalan Lancar

BERITA TERBARU