Cawabup Lobar Imam Kafali Tampil Beda Saat Debat Kedua di Senggigi

Jumat, 15 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Penampilan berbeda dari Calon wakil bupati Lombok Barat (Lobar) nomor urut 2, Imam Kafali pada pada debat kedua Pemilihan Bupati (Pilbup) 2024 yang berlangsung di Senggigi, Rabu (13/11/2024) kemarin.

Imam tiba-tiba membuka kemeja birunya dan menyisakan kaos putih di akhir debat. Ia melakukan hal itu ditengah Nurhidayah menyelesaikan sesi closing statement.
Kaos yang dikenakan itu bertuliskan “Uang Rakyat Harus Kembali untuk Rakyat!”. Aksi itu sontak membuat para hadirin heboh.

Kata-kata itu juga kerap disampaikan oleh paslon dengan akronim Jalan Baru ini di sepanjang debat. Jika terpilih menjadi bupati-wakil bupati Lombok Barat, paslon ini akan melakukan tata kelola pemerintahan yang bersih yang ditunjukkan dalam visi misi Jalan Baru untuk rakyat Lombok Barat.

BACA JUGA :  Peta Dapil Pilkada Lombok Barat, Sumiatun di Selatan, Nurhidayah di Utara

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi Imam ini bentuk keseriusan untuk menghadirkan pemerintahan bersih yang melayani. Pasangan ini memiliki akronim BARU, bersih, adil, ramah, dan unggul.

“Untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, kami memiliki Jalan Baru tata kelola pemerintahan,” kata Nurhidayah saat debat.

BACA JUGA :  Belanja Alkes Produk Dalam Negeri, RSUD NTB Sabet Peringkat I Nasional dari Kemenkes

Menurut Dayah, tata kelola pemerintah yang dimaksud bukan hanya sekup kabupaten saja, hal serupa juga akan dilakukan di tingkat pemerintah desa (Pemdes).

“Pemerintahan ini, bukan hanya kabupaten, tetapi desa juga sebagai ujung tombak pemerintahan juga harus terkelola secara bersih,” ujarnya.

Pasangan Jalan Baru akan akan melakukan pendampingan kepada kepala desa dan perangkat desa bagaimana mengelola DD/ADD sesuai dengan regulasi. Selain itu, pihaknya juga akan mengevaluasi peraturan desa (perdes) yang dikeluarkan oleh kepala desa agar aturan yang dikeluarkan itu singkron dan selaras dengan pemerintah daerah.

BACA JUGA :  ITDC Siapkan Posko Lebaran Seru 2024 di The Mandalika & The Nusa Dua

“Tidak ada kebijakan yang diambil (kepala desa) yang bisa membuat teman-teman kepala desa tersangkut hukum. Kami juga akan memberikan pendampingan hukum kepada teman-teman kepala desa,” tegasnya.

Nurhidayah tegas menyampaikan, tak mau nantinya ketika diberi kepercayaan menjadi kepala daerah, ada yang terlibat persoalan hukum. Sedari awal ia meminta supaya uang rakyat dikembalikan kepada rakyat.(*)

Berita Terkait

Amrul Jihadi Didukung Jadi Ketua Demokrat NTB
Pelantikan Ade Kuswara Kunang Sebagai Bupati Bekasi Termuda dalam Sejarah
Sinta Agathia Ajak Warga NTB Doakan Kepemimpinan Iqbal-Dinda Berjalan Lancar
Iqbal-Dinda Dilantik, Wujudkan NTB Makmur Mendunia
Presiden Lantik Pathul-Nursiah dan 959 Kepala Daerah Lainnya di Istana Presiden
Persiapan Pelantikan Kepala Daerah, Iqbal-Dinda Latihan Baris-berbaris
Gelar Rapimnas, Prabowo Berikan KTA Khusus Kepada LMI
Gede Wenten: Iqbal – Dinda Harus Merangkul Semua Masyarakat NTB
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 09:29 WIB

Amrul Jihadi Didukung Jadi Ketua Demokrat NTB

Senin, 24 Februari 2025 - 05:29 WIB

Pelantikan Ade Kuswara Kunang Sebagai Bupati Bekasi Termuda dalam Sejarah

Jumat, 21 Februari 2025 - 05:24 WIB

Sinta Agathia Ajak Warga NTB Doakan Kepemimpinan Iqbal-Dinda Berjalan Lancar

Kamis, 20 Februari 2025 - 13:00 WIB

Iqbal-Dinda Dilantik, Wujudkan NTB Makmur Mendunia

Kamis, 20 Februari 2025 - 05:47 WIB

Presiden Lantik Pathul-Nursiah dan 959 Kepala Daerah Lainnya di Istana Presiden

Selasa, 18 Februari 2025 - 19:20 WIB

Persiapan Pelantikan Kepala Daerah, Iqbal-Dinda Latihan Baris-berbaris

Jumat, 14 Februari 2025 - 14:06 WIB

Gelar Rapimnas, Prabowo Berikan KTA Khusus Kepada LMI

Rabu, 29 Januari 2025 - 01:21 WIB

Gede Wenten: Iqbal – Dinda Harus Merangkul Semua Masyarakat NTB

BERITA TERBARU