Bank NTB Syariah dan Toko Ladang Perkuat Layanan Pembayaran bagi Ekosistem SIPLah

Jumat, 30 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Bank NTB Syariah memperkuat sinergi dengan PT Ladang Karya Husada selaku pengelola platform SIPLah Toko Ladang untuk mengoptimalkan ekosistem pembayaran digital dalam pengadaan barang dan jasa satuan pendidikan.

Komitmen tersebut diperkuat melalui penandatanganan Adendum I Perjanjian Kerja Sama layanan Virtual Account (VA) dalam kegiatan Salam Sapa Mataram – Nusa Tenggara Barat Tahun 2026 di Mataram, Selasa (27/10).

Direktur Dana dan Transaksi Bank NTB Syariah, Adhi Susantio, mengatakan penguatan ekosistem pembayaran digital membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara lembaga perbankan, penyelenggara platform digital, serta para supplier dan merchant. Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya mendukung kelancaran transaksi, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bagi Bank NTB Syariah, kerja sama ini bagian dari upaya bersama membangun ekosistem pengadaan digital yang efektif dan berkelanjutan. Kami ingin memastikan layanan keuangan yang tersedia dapat mendukung kebutuhan mitra usaha sekaligus membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

BACA JUGA :  Dukung Pemagangan ke Jepang, Bank NTB Syariah Siapkan KUR Rp 10 Miliar

Melalui kegiatan Salam Sapa, Bank NTB Syariah dan Toko Ladang memperkuat komunikasi serta koordinasi dengan para supplier dan merchant yang tergabung dalam ekosistem SIPLah. Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi untuk menyerap kebutuhan, masukan, dan tantangan yang dihadapi pelaku usaha dalam menjalankan transaksi melalui platform pengadaan digital.

Sejalan dengan penguatan kolaborasi tersebut, layanan Virtual Account Bank NTB Syariah pada platform SIPLah Toko Ladang saat ini telah kembali normal. Hal ini mendukung kelancaran aktivitas transaksi para mitra sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga keberlangsungan layanan pembayaran digital.

BACA JUGA :  Prihatin dengan Lingkungan, Rannya Soroti Pencemaran Sungai

Kerja sama kedua pihak juga mencakup penguatan standar layanan melalui Service Level Agreement (SLA), termasuk target ketersediaan layanan VA sekurang-kurangnya 99,5 persen setiap bulan kalender.

Pengaturan tersebut dilengkapi mekanisme koordinasi, pemantauan, evaluasi, serta penanganan gangguan sesuai dengan tanggung jawab masing-masing pihak.

Penguatan kolaborasi ini memiliki relevansi terhadap potensi ekonomi di Nusa Tenggara Barat. Berdasarkan data per 30 September 2026, terdapat 894 merchant aktif SIPLah Toko Ladang di wilayah NTB.

Keberadaan merchant tersebut mencerminkan potensi pelaku usaha lokal dalam mendukung kebutuhan pengadaan barang dan jasa di lingkungan satuan pendidikan.

Bank NTB Syariah memandang optimalisasi ekosistem pembayaran digital perlu diikuti dengan pemanfaatan layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha. Untuk itu, Bank NTB Syariah menyediakan berbagai layanan, mulai dari tabungan, giro, dan deposito hingga transaksi digital melalui RIMO by Bank NTB Syariah, Merchant QRIS, serta layanan transaksi bisnis.

BACA JUGA :  Kampung Walet CV.Ading Walet Tetap Jadi Perhatian Indonesia

Pelaku usaha yang membutuhkan dukungan pengembangan usaha juga dapat berkonsultasi dengan tim Pembiayaan Mikro sesuai kriteria dan ketentuan yang berlaku.

Melalui sinergi dengan Toko Ladang, Bank NTB Syariah berharap integrasi layanan perbankan dan platform pengadaan digital dapat semakin optimal, hubungan dengan para merchant semakin kuat, serta aktivitas transaksi memberikan manfaat yang lebih luas bagi pelaku usaha di daerah.

Bank NTB Syariah berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis dan menghadirkan layanan keuangan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha, sejalan dengan semangat Berkah Bermakna.

Berita Terkait

Bank NTB Syariah Cermati Wacana Pengalihan Gaji ASN, Siapkan Alternatif Pendanaan
Dukung Pemagangan ke Jepang, Bank NTB Syariah Siapkan KUR Rp 10 Miliar
Bank NTB Syariah Perkuat Sistem Penerimaan Daerah di Sektor Perikanan dan Kelautan
Mendikdasmen Terima Audiensi Bank NTB Syariah, Bahas Penguatan Layanan Keuangan ASN Pendidikan
Bupati Lombok Tengah Berharap SIHT Barabali Beri Manfaat bagi Masyarakat
Presale 2 Dibuka, Tipe-X, Juicy Luicy dan Deretan Artis Lainnya Meriahkan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Giant Helmet Hadir di Sarinah, Permudah Pembelian Tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Jalin Kerja Sama dengan ITDC, PT. Narmada Awet Muda jadi Official Drinking Water di MotoGP Mandalika 2026
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Bank NTB Syariah dan Toko Ladang Perkuat Layanan Pembayaran bagi Ekosistem SIPLah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Bank NTB Syariah Cermati Wacana Pengalihan Gaji ASN, Siapkan Alternatif Pendanaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Dukung Pemagangan ke Jepang, Bank NTB Syariah Siapkan KUR Rp 10 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Bank NTB Syariah Perkuat Sistem Penerimaan Daerah di Sektor Perikanan dan Kelautan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Mendikdasmen Terima Audiensi Bank NTB Syariah, Bahas Penguatan Layanan Keuangan ASN Pendidikan

Sabtu, 19 September 2026 - 09:10 WIB

Bupati Lombok Tengah Berharap SIHT Barabali Beri Manfaat bagi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Presale 2 Dibuka, Tipe-X, Juicy Luicy dan Deretan Artis Lainnya Meriahkan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:26 WIB

Giant Helmet Hadir di Sarinah, Permudah Pembelian Tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

BERITA TERBARU

Kepolisian

Polresta Loteng Gelar Operasi Patuh Rinjani 2026

Senin, 26 Okt 2026 - 16:28 WIB