Land Clearing Cafe & Warung Ilegal di Pantai Aan Sukses, Puluhan Pemilik Bongkar Secara Mandiri

Selasa, 15 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Puluhan warung yang berdiri di Pantai Tanjung Aan Kecamatan Pujut Lombok Tengah tampak sukarela melakukan pembongkaran secara mandiri, Selasa (15/7/2025).

Mereka tampaknya memilih untuk mengamankan barang-barang mereka dibandingkan dibongkar oleh petugas maupun dengan menggunakan alat berat. Terlebih Van Guard pelaksana yang ditunjuk oleh ITDC telah memberikan surat peringatan ketiga kepada masyarakat terkait rencana Land Clearing.

Mereka terlebih dahulu mengamankan barang-barangnya yang tidak melekat seperti perabotan makan minum, berbagai jenis mebel, peralatan surfing dan lain sebagainya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya mereka secara berangsur-angsur akan merobohkan bangunannya untuk mencari lokasi strategis lainnya untuk berjualan.

BACA JUGA :  Evaluasi Pendakian Rinjani, Gubernur NTB Fokuskan pada Keselamatan dan Konservasi

Salah satu pemilik warung yang sukarela membongkar mandiri adalah Dina’s Warung & Longboard Rental.

Dina menyampaikan, dirinya melakukan pembongkaran secara mandiri bersama warga-warga lainnya. Beberapa warung yang telah melakukan pembongkaran secara mandiri antara lain Holy Moly, Warung Surfer Beach, dan lain sebagainya.

Termasuk pula Aloha Beach Club, cafe & resto terbesar di Pantai Aan yang sebelumnya sempat melawan akhirnya melakukan pengosongan secara mandiri.

Dina mengatakan, mereka tidak bisa berbuat apa-apa karena memang bukan tanah sertipikat hak milik (SHM). Dina berharap ada solusi agar masyarakat bisa tetap berjualan di sekitar Pantai Tanjung Aan.

BACA JUGA :  Progres Rejuvenasi Terus Berjalan, ITDC Genjot Penataan Peninsula Island The Nusa Dua

Soal keberadaan amenity core, Dina mengharapkan supaya lokasinya bisa tetap strategis supaya omset masyarakat tidak turun drastis.

“Kita berharap ada solusi yang menjamin masyarakat bisa tetap mencari nafkah di Pantai Aan. Kita masih bingung bahan-bahan kita ini mau dipindahkan kemana. Tidak ada tempat kita lagi,” jelas Dina.

Sementara itu, Sekda Lombok Tengah Lalu Firman Wijaya menyampaikan, pihaknya bersyukur tidak ada resistensi atau perlawanan meskipun sempat ada gejolak kecil.

“Artinya masyarakat kita memahami posisi ini (tanah negara). Insya Allah mudah-mudahan masyarakat kita kooperatif,” jelas Lalu Firman.

BACA JUGA :  Soroti Naiknya Pajak Hiburan 40-75%, KMHDI: Bisa Matikan Pelaku Industri

Menurut Lalu Firman, pengosongan lahan hari ini adalah bentuk dukungan terhadap pembangunan di Pantai Aan. Pihaknya selanjutnya akan mengawal proses perizinan sepanjang merupakan kewajiban Pemda.

Kedepan, pihaknya sangat berharap untuk memperhatikan dan memprioritaskan warga masyarakat lokal untuk bekerja di fasilitas yang akan dibangun.

“Dahulukan masyarakat kita,” tegas Lalu Firman.

Guna memastikan masyarakat tidak terisolir, ITDC dan Pemda Lombok Tengah telah menyediakan amenity core atau stall.

Ia menyampaikan, warga Pantai Aan nantinya dapat menyewa kepada ITDC seperti halnya di Bazaar Mandalika.

Berita Terkait

Iklim Investasi Positif, The Mandalika Percepat Pengembangan Kawasan dan Pariwisata
Tanam 250 Bibit Mangrove, ITDC Nusantara Utilitas Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir
ITDC Dorong Aktivasi Kawasan Melalui Mandalika Wellness & Cultural Festival 2026
Perkuat Status UNESCO Global Geopark, NTB Resmikan Pusat Informasi Rinjani Terintegrasi
Progres Rejuvenasi Terus Berjalan, ITDC Genjot Penataan Peninsula Island The Nusa Dua
Raja Hotel Kuta Mandalika: Menghadirkan Kenyamanan “The Royal of Mandalika” di Jantung Destinasi Super Prioritas Mandalika
ITDC Intensifkan Patroli, Penataan, dan Kebersihan Kawasan di Tanjung Aan untuk Kenyamanan Wisatawan
InJourney Optimalkan Kelancaran Arus Mudik dan Libur Lebaran 2026 di Bandara dan Destinasi, Catat Pertumbuhan Trafik Penumpang 6,4%
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:17 WIB

Iklim Investasi Positif, The Mandalika Percepat Pengembangan Kawasan dan Pariwisata

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:35 WIB

Tanam 250 Bibit Mangrove, ITDC Nusantara Utilitas Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:15 WIB

ITDC Dorong Aktivasi Kawasan Melalui Mandalika Wellness & Cultural Festival 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 07:43 WIB

Perkuat Status UNESCO Global Geopark, NTB Resmikan Pusat Informasi Rinjani Terintegrasi

Selasa, 28 April 2026 - 07:03 WIB

Progres Rejuvenasi Terus Berjalan, ITDC Genjot Penataan Peninsula Island The Nusa Dua

Jumat, 24 April 2026 - 21:10 WIB

Raja Hotel Kuta Mandalika: Menghadirkan Kenyamanan “The Royal of Mandalika” di Jantung Destinasi Super Prioritas Mandalika

Sabtu, 18 April 2026 - 19:21 WIB

ITDC Intensifkan Patroli, Penataan, dan Kebersihan Kawasan di Tanjung Aan untuk Kenyamanan Wisatawan

Kamis, 2 April 2026 - 20:27 WIB

InJourney Optimalkan Kelancaran Arus Mudik dan Libur Lebaran 2026 di Bandara dan Destinasi, Catat Pertumbuhan Trafik Penumpang 6,4%

BERITA TERBARU

Peristiwa

Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!

Rabu, 3 Jun 2026 - 23:47 WIB