Untuk Calon Dokter Jalur Tahfiz, Bupati Jajaki Kerjasama Dengan Unizar

Rabu, 17 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM, Mataram – Bupati Lombok Tengah terus ekspansi ke perguruan tinggi lainnya selain Unram untuk persiapan kuliah Calon penerima beasiswa Kedokteran jalur Tahfiz. Kali ini Bupati mendatangi kampus Universitas Islam Al Azhar Mataram. Bupati didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Bank NTB Syariah Kabupaten Lombok Tengah, Kabag Prokopim dan sejumlah pengurus Yayasan Peduli Yatim Piatu dan Duafa bertemu dengan Rektor Universitas Islam Al Azhar Dr.Ir.M.Ansar MB.

Rektor Universitas Islam Al Azhar menyambut baik pertemuan ini bahkan sudah ada rencana pihak Universitas Islam Al Azhar untuk bertemu Bupati Lombok Tengah.

Menurut Rektor, Beberapa tahun yang lalu ada MOU dengan Pemda Loteng namun sudah berkahir karena sudah 5 tahun berlalu, semoga kita sambung dan bekerja sama untuk lebih erat lagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk diketahui kata Rektor Unizar berdiri di lahan 9,8 hektar. Kedepannya untuk melangkah maju perlu kerjasama dengan pihak lain dan tak bisa jalan sendiri, bangun kerjasama dengan perguruan tinggi luar dan dalam negeri, termasuk dengan Kabupaten Lombok Tengah.

Sementara itu Bupati Lombok Tengah H.L Pathul Bahri mengatakan pemerintah daerah Kabupaten Lombok Tengah sangat peduli terhadap anak yatim makanya dibuatkan satu payung hukum yakni berupa peraturan Bupati tentang Rahman Rahim Day yakbi hari kasih sayang bagi anak Yatim di setiap 10 Muharram dengan memberikan santunan.

BACA JUGA :  MTQ XXXI NTB Siap Digelar! Persiapakan Capai 70%, Ada Open Ceremony Kolosal

Bupati menegaskan yang menjadi pertanyaan kenapa berpikir harus sekolahkan anak anak miskin dan yatim menjadi dokter? karena Kabupaten Lombok Tengah sangat kekurangan tenaga dokter, “kita baru punya 200 orang dari 1000 orang angka ideal untuk jumlah penduduk Lombok Tengah. Disamping itu tugas dokter jalur Tahfiz itu nanti mengelola klinik peduli Yatim dan memberikan pengobatan secara gratis bagi orang miskin, itu kita buatkan surat pernyataan yang wajib ditandatangani oleh Calon Dokter tersebut” kata Bupati.

Bupati menambahkan kedatangannya bersama rombongan ke Unizar untuk mendapatkan informasi tentang quota dokter yang bisa diberikan kepada anak anak Tahfiz itu termasuk juga berapa biaya yang harus disiapkan bagi mahasiswa kedokteran jalur Tahfiz tersebut.
“Kami butuh informasi dari pak Rektor, kira kira kami dikasi jatah berapa, dan biaya yang harus kami siapkan” tanya Bupati..

BACA JUGA :  Pastikan Kamtibmas Aman,Brimob Polda Kalbar Laksanakan Patroli

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah H.L.Idkham Khalid menambahkan animo masyarakat untuk memasukkan anak anaknya menjadi dokter dari jalur Tahfiz cukup tinggi bahkan beberapa daerah di luar Lombok Tengah berharap bisa masuk dan diberikan kesempatan untuk ikut seleksi di Kabupaten Lombok Tengah hanya saja Bupati menegaskan bahwa program ini hanya untuk Lombok Tengah saja. “Harus yang ber KTP Lombok Tengah, sebab ini sumbangan dari ASN dan masyarakat Lombok Tengah” ungkapnya.

Idham menambahkan, Selain Unram dan Unizar, Bupati Lombok Tengah juga tengah menjajaki kemungkinan kerjasama dengan Universitas Peteran Jakarta.

Ditempat yang sama Wakil Rektor III Universitas Islam Al Azhar mengatakan fakultas kedokteran memang tidak sembarang meluluskan mahasiswa sebab ada standar yang harus diikuti namun dia yakin dengan doa maka akan lolos. “Kami punya aturan main tersendiri, tidak bisa sembarang masukkan mahasiswa sebab takutnya nanti berdampak ke mahasiswanya, Kami terbuka untuk program ini namun sesuai dengan aturan dan standar Al Azhar sendiri. “Kami sangat tertarik dengan program ini dan perlu ditindak lanjuti, karena itu perlu kita ikat dengan bentuk kerjasama” ujarnya.

BACA JUGA :  Proyek Revitalisasi SMAN 1 Pringgarata, Ada Dugaan Penyimpangan

Wakil Rektor I mengatakan pihaknya tidak bisa menentukan berapa quota akan tetapi mengacu kepada pushing grade namun demikian pihaknya sangat menyambut baik kehadiran Bupati Lombok Tengah padahal sebelumnya pihak Universitas Islam Al Azhar sudah menyiapkan strategi untuk ekspansi ke daerah daerah untuk membangun kerjasama namun ternyata Bupati Lombok Tengah justru datang.”ini pertemuan istimewa, kami menyambut baik, Allah telah mempertemukan kita” ungkapnya.

Rektor Universitas Islam Al Azhar menambahkan apa yang disampaikan oleh Bupati sudah difahami. Namun harus tetap mengacu kepada tiga hal pokok yang wajib dipenuhi Calon mahasiswa, yaitu tidak Buta Warna, Jurusan IPA dan bebas Narkoba baru masuk ke tes akademik. “Kalau hanya mengacu kepada kemampuan akademik maka akan diambil oleh universitas Unram namun ada hal lain yang juga menjadi pemikiran kita. Tidak hanya kemampuan akademik tetapi ada prasyarat lain yang harus dipertimbangkan” jelasnya.
Rektor berharap agar kerjasama ini terus berlanjut sehingga nanti hubungan baik Unizar dengan Pemkab Lombok Tengah semakin baik lagi.

Berita Terkait

Diduga Tahan Duit Bantuan ke Korban, Kantor Hotman 911 NTB Didatangi Massa
Terjaring OTT KPK, Bupati Lombok Barat Dibawa ke Jakarta!
Aksi Damai Pemuda Batujai: Transparansi Proyek, Bansos, dan Pelayanan Desa Jadi Tuntutan
Kasta NTB Soroti Pengelolaan DBHCHT 2026, Desak Anggaran Berpihak pada Petani Tembakau
Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Terus Benahi Potensi Pendapatan Daerah
Di Balik Video Viral Penangkapan Warga di Praya Barat Daya, Ini Penjelasan Kuasa Hukum
Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara
Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng
Berita ini 63 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:06 WIB

Diduga Tahan Duit Bantuan ke Korban, Kantor Hotman 911 NTB Didatangi Massa

Senin, 20 Juli 2026 - 21:58 WIB

Terjaring OTT KPK, Bupati Lombok Barat Dibawa ke Jakarta!

Senin, 20 Juli 2026 - 20:16 WIB

Aksi Damai Pemuda Batujai: Transparansi Proyek, Bansos, dan Pelayanan Desa Jadi Tuntutan

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:25 WIB

Kasta NTB Soroti Pengelolaan DBHCHT 2026, Desak Anggaran Berpihak pada Petani Tembakau

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:53 WIB

Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Terus Benahi Potensi Pendapatan Daerah

Senin, 29 Juni 2026 - 14:10 WIB

Di Balik Video Viral Penangkapan Warga di Praya Barat Daya, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:55 WIB

Rp3,1 Miliar Hasil Rampasan Koruptor Dikembalikan Kejari Lombok Tengah ke Kas Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:38 WIB

Hak Sertifikasi Tak Kunjung Diberikan, Diintimidasi Saat Sampaikan Aspirasi! Nasib Guru PAI Loteng

BERITA TERBARU