Upaya Tekan Pernikahan Anak, Sosialisasi Digencarkan di 88 SMP Lombok Tengah

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Salah satu cara untuk menekan pernikahan anak adalah dengan merangkul anak-anak dan memberikan pemahaman tentang berbagai dampak buruk pernikahan dini.

Untuk itu, beberapa waktu lalu Bapperida bersama Dinas DP3AP2KB melakukan sosialisasi di 88 SMP Negeri di Lombok Tengah.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang SDM Bapperida, Sri Muliana Widiastuti, S.Sos., M.Ap., pada acara Dialog Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang bertempat di Aula Kantor Camat Praya Tengah, Kamis (29/1).

BACA JUGA :  MGPA (Mandalika Circuit), Hadir di FGD UIN Mataram

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir dalam acara tersebut Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, H. Kusriadi, SKM., M.Si.; Camat Praya Tengah, Lalu Muhammad Saleh, S.Sos.; Kepala Bidang PPA, H. Muslim Tasim, S.Kep., Ns., M.Kes.; Psikolog Haryo Widodo; serta perwakilan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Kader PKK.

Menurut Sri Muliana W., peningkatan SDM menjadi perhatian semua pihak, terutama pada usia anak Sekolah Dasar dan SMP saat ini.

BACA JUGA :  Kasta NTB DPD Lobar, Dapat Bantuan Ambulance Dari Ketua DPRD 

Di Lombok Tengah, angka putus sekolah hampir mencapai 14 ribu. Salah satu penyebabnya adalah pernikahan anak yang berakibat anak tidak mau melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Selain itu, faktor ekonomi juga turut memengaruhi.

“Hal ini yang menjadi perhatian pemerintah dan semua pihak untuk mencegah pernikahan anak. Sehingga DP3AP2KB gencar melaksanakan kampanye serta sosialisasi di SMP di Loteng dengan tema ‘Stop Pernikahan Anak: Kendek Merarik Kodeq, Laun Nyesel Seumur Irup’,” jelas Bu Sri.

BACA JUGA :  Pelantikan Usai, Polda NTB Harus Lanjutkan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Oknum Dewan

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas DP3AP2KB, H. Kusriadi, dalam paparannya terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak, sangat mengajak kepala desa untuk membuat program sambang dusun guna menyerap aspirasi masyarakat, termasuk mengenai stunting.

“Stunting juga merupakan akibat adanya pernikahan anak, karena sering kali faktor ekonomi dan ketidaksiapan menghadapi masalah. Mereka yang menikah dini umumnya belum matang, hanya berpikir tentang kebahagiaan sesaat,” paparnya. (REL)

Berita Terkait

Berbagi Kebahagiaan, RGROG Santuni 150 Anak Yatim di Lombok Tengah
Peringati 10 Muharram, Remaja Masjid Iktisabul Ulum Santuni Anak Yatim Piatu
Pengobatkan Gratis! Kasta NTB Wujudkan Kepedulian Sosial di Lombok Tengah
Alfamart Perluas Jangkauan ke 39 Kota pada 2026 untuk Program Satu Telur Sehari
Santri Korban Kebakaran di Batukliang Terima Bantuan dari PDAM Lombok Tengah
Kejari Lombok Tengah dan Dinas Sosial Serahkan Bantuan untuk Santri Korban Luka Bakar di Desa Setiling
Dari Media Sosial ke Aksi Nyata, Pemkab Lombok Tengah Bantu Warga Desa Setiling
PDAM Lombok Tengah Salurkan 6 Sapi Kurban, Lansia dan Anak Yatim Jadi Prioritas Utama
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:50 WIB

Berbagi Kebahagiaan, RGROG Santuni 150 Anak Yatim di Lombok Tengah

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:49 WIB

Peringati 10 Muharram, Remaja Masjid Iktisabul Ulum Santuni Anak Yatim Piatu

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:37 WIB

Pengobatkan Gratis! Kasta NTB Wujudkan Kepedulian Sosial di Lombok Tengah

Senin, 15 Juni 2026 - 22:45 WIB

Alfamart Perluas Jangkauan ke 39 Kota pada 2026 untuk Program Satu Telur Sehari

Senin, 15 Juni 2026 - 09:04 WIB

Santri Korban Kebakaran di Batukliang Terima Bantuan dari PDAM Lombok Tengah

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:27 WIB

Kejari Lombok Tengah dan Dinas Sosial Serahkan Bantuan untuk Santri Korban Luka Bakar di Desa Setiling

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:37 WIB

Dari Media Sosial ke Aksi Nyata, Pemkab Lombok Tengah Bantu Warga Desa Setiling

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:34 WIB

PDAM Lombok Tengah Salurkan 6 Sapi Kurban, Lansia dan Anak Yatim Jadi Prioritas Utama

BERITA TERBARU

Pemerintahan

APBD Perubahan NTB 2026 Disinyalir Defisit Rp 300 Miliar

Senin, 10 Agu 2026 - 06:00 WIB

Sport

Pathul Bahri Berpeluang Besar Memimpin KONI NTB

Jumat, 7 Agu 2026 - 12:39 WIB