Solmet Anggap Lucu Atas Anggapan Jokowi Bakal “Jegal” Anies

Jumat, 16 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM  – Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) sekaligus Penanggungjawab Gerakan Setia Tegak Lurus Jokowi, Silfester Matutina, merasa lucu dan kasihan atas tuduhan bohong Tim Sukses Calon Presiden Anies Baswedan yang tergabung dalam Koalisi Perubahan mengenai intervensi pemerintahan Presiden Jokowi untuk menjegal pencapresan Anies Baswedan.

Hal ini dikatakan Silfester untuk menanggapi 2 pernyataan Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya dan Jubir Anies Baswedan Sudirman Said.

Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya sebelumnya mengaku bahwa pertemuan petinggi partai Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) 26 Mei 2023 di Pulau Kaliage membicarakan antara lain soal isu penjegalan Anies Baswedan jelang Pilpres 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Termasuk adanya upaya penguasa dalam hal ini pemerintahan Presiden Jokowi melakukan segala cara untuk membuat Bacapres Anies Rasyid Baswedan tidak berlayar dengan cara dan sumberdaya apapun termasuk ‘mengganggu’ tiga partai politik pendukungnya.
Sudirman Said pada Rabu 6 Juni 2023 juga mengatakan ada pejabat negara datangi PKS untuk gagalkan Anies.

BACA JUGA :  LSI Keluarkan Hasil Survei Pilkada Loteng, Pathul-Nursiah Unggul

“Kami merasa lucu dan kasian saja kok bisa bisanya politisi politisi di kubu Koalisi Perubahan memberikan pernyataan konyol yang tidak berdasar fakta serta cenderung berbohong. Kalau memang tuduhan mereka benar dan punya bukti yang valid kenapa tidak membawa tuduhan mereka ke ranah hukum,” jelas Silfester Matutina dalam keterangannya pada Senin (12/6/2023).

Menurut dia Presiden Jokowi tidak mungkin melakukan hal-hal yang mereka tuduhan dan tidak ada bukti yang valid mendukung tuduhan bohong tersebut.

BACA JUGA :  Imam Kafali Jadi Pendamping Calon Bupati Lobar Nurhidayah di Pilkada Tahun ini

“Dalam berkali kali pertemuan kami dengan Presiden Jokowi malah tidak pernah menyebut nama Anies Baswedan. Kalau Pak Prabowo Subianto dan Pak Ganjar malah sering disebut Pak Jokowi. Jadi jangan GR lah Anies Baswedan. Disebut saja tidak apalagi mau dijegal,” ujarnya.

Dia mengatakan sepertinya kubu Anies sengaja mengeluarkan isu isu bohong untuk memainkan politik playing victim menarik simpati masyarakat tapi yang didapat malahan masyarakat tidak percaya bahkan antipati terhadap manuver politik yang akhirnya malah menggerus Elektabilitas Anies Baswedan hingga terus melorot dan terjun bebas.

“Ditambah lagi jualan Anies mengenai isu perubahan sangat tidak jelas, tidak dimengerti, cenderung seperti halusinasi hingga tidak mendapat simpati masyarakat. Belum lagi konotasi Anies sebagai bapak Politik Identitas yang hanya bisa menjual isu SARA demi ambisi politiknya,” ujar Silfester.

BACA JUGA :  Kapolres Loteng Tekankan Netralitas Kepada Personelnya Dalam Menghadapi Pemilu 2024 

Diperparah lagi, menurut dia, Anies mencoba memposisikan dirinya sebagai Antitesa Presiden Jokowi.

“Padahal Presiden Jokowi sangat di cintai rakyat bahkan kinerja Presiden Jokowi disukai oleh 82 persen rakyat Indonesia,” ujarnya.

Menurut dia itu merupakan hal-hal bodoh yang dilakukan Anies dan Partai Partai Koalisi Perubahan.

“Sudah Elektabilitasnya nomer buncit diantara Capres yang lain malah kian hari kian terjun bebas. Jadi tidak ada alasan negarawan sekelas Pak Jokowi mengintervensi dan menggagalkan Bacapres tidak laku seperti Anies Baswedan. Ngapain mau digagalkan Bacapres yang elektabilitasnya sangat menyedihkan, ga masuk akal,” katanya.

Berita Terkait

Pelantikan Ade Kuswara Kunang Sebagai Bupati Bekasi Termuda dalam Sejarah
Sinta Agathia Ajak Warga NTB Doakan Kepemimpinan Iqbal-Dinda Berjalan Lancar
Iqbal-Dinda Dilantik, Wujudkan NTB Makmur Mendunia
Presiden Lantik Pathul-Nursiah dan 959 Kepala Daerah Lainnya di Istana Presiden
Persiapan Pelantikan Kepala Daerah, Iqbal-Dinda Latihan Baris-berbaris
Gelar Rapimnas, Prabowo Berikan KTA Khusus Kepada LMI
Gede Wenten: Iqbal – Dinda Harus Merangkul Semua Masyarakat NTB
Akan Dilantik, LMI Minta OPD dan Relawan Tetap di Daerah
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Februari 2025 - 05:29 WIB

Pelantikan Ade Kuswara Kunang Sebagai Bupati Bekasi Termuda dalam Sejarah

Jumat, 21 Februari 2025 - 05:24 WIB

Sinta Agathia Ajak Warga NTB Doakan Kepemimpinan Iqbal-Dinda Berjalan Lancar

Kamis, 20 Februari 2025 - 13:00 WIB

Iqbal-Dinda Dilantik, Wujudkan NTB Makmur Mendunia

Kamis, 20 Februari 2025 - 05:47 WIB

Presiden Lantik Pathul-Nursiah dan 959 Kepala Daerah Lainnya di Istana Presiden

Selasa, 18 Februari 2025 - 19:20 WIB

Persiapan Pelantikan Kepala Daerah, Iqbal-Dinda Latihan Baris-berbaris

Jumat, 14 Februari 2025 - 14:06 WIB

Gelar Rapimnas, Prabowo Berikan KTA Khusus Kepada LMI

Rabu, 29 Januari 2025 - 01:21 WIB

Gede Wenten: Iqbal – Dinda Harus Merangkul Semua Masyarakat NTB

Sabtu, 25 Januari 2025 - 04:38 WIB

Akan Dilantik, LMI Minta OPD dan Relawan Tetap di Daerah

BERITA TERBARU