Refleksi Hardiknas 2026: Tastura Mengajar Akses Pendidikan Masih Jadi Persoalan Pendidikan di Lombok Tengah

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh setiap tanggal 2 Mei menjadi momentum untuk merefleksikan kondisi pendidikan di Indonesia.

Di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tantangan besar masih membayangi, terutama terkait akses dan fasilitas pendidikan di wilayah pelosok.

Tastura Mengajar, komunitas yang telah 8 tahun konsisten mengawal isu pendidikan di Lombok Tengah, mencatat bahwa infrastruktur dan sarana sekolah dasar (SD) masih menjadi persoalan klasik yang belum kunjung teratasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Tastura Mengajar, Lalu Gitan Prahana menyampaikan dua poin utama yang menjadi catatan kritis pada Hardiknas tahun 2026 ini.

BACA JUGA :  Polemik Munaslub FSPTI, Imelda Samsi Tegas Dukung Surya Bakti Batubara

Pertama adalah akses jalan yang memprihatinkan. Ia menyoroti sulitnya akses mobilitas siswa menuju sekolah di wilayah-wilayah terpencil. Salah satu contoh nyata berada Gubuk Panggel, Desa Mekarsari, Kecamatan Praya Barat.

“Ada puluhan anak yang belum merasakan akses jalan yang layak. Mereka harus berjalan kaki selama berjam-jam untuk dapat sampai sekolah. Saat musim hujan tiba, kondisi jalan yang rusak parah bahkan membuat anak-anak tidak bisa berangkat ke sekolah sama sekali,” ungkap Gitan, dalam keterangan tertulisnya (2/5/26).

 

Selain akses jalan, kondisi sarana di dalam lingkungan sekolah juga jauh dari kata ideal. Gitan mencontohkan kondisi di SD Negeri Tambing Kekeq, Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara.

BACA JUGA :  Gara-gara Judi Slot Dua Pria Nekat Mencuri Puluhan Tabung Gas

“Di sana, sekolah hanya memiliki tiga ruangan yang harus dipaksakan untuk menampung enam tingkatan kelas. Akibatnya, satu ruangan harus dibagi dua dan hanya dibatasi oleh sekat triplek,” tambahnya.

Menurut Gitan, jurang perbedaan kualitas sarana dan prasarana antara sekolah di pusat kota dengan wilayah pelosok, baik di sisi utara maupun selatan Lombok Tengah, masih sangat lebar.

Meski semangat belajar anak-anak di pelosok sangat tinggi, keterbatasan fasilitas menjadi hambatan nyata bagi mereka.

BACA JUGA :  Free Practice Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship 2024 Round 4 di Pertamina Mandalika International Circuit

“Jadi salah satu penyebab angka putus sekolah kita tinggi, bukan karena anak-anak tidak ingin sekolah, tapi memang capek ke sekolah,” lanjut Gitan.

Pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah tidak hanya terjebak pada urusan administratif, tetapi juga berani memetakan kebutuhan mendasar secara langsung di lapangan.

“Pemerataan pendidikan bukan sekadar urusan seragam, melainkan tentang bagaimana setiap anak di Gumi Tastura ini mendapatkan kesempatan yang sama untuk bermimpi dan berprestasi, tanpa terhalang oleh letak geografis dan fasilitas pendidikan yang kurang memadai,” tandas Lalu Gitan. (rls)

Berita Terkait

Kembali Torehkan Prestasi, Lombok Tengah Juara Umum 1 MTQ XXXI NTB 2026
MTQ XXXI NTB di Lombok Tengah Layak Jadi Rujukan Penyelenggaraan Event Keagamaan
Sumbawa Barat Juara Fahmil Putra MTQ XXXI NTB
Tim Fahmil Putri Lombok Timur Raih Nilai Tertinggi di Final MTQ XXXI NTB
Kasta NTB Apresiasi Pembentukan Satgas Anti Kekerasan dan Bullying di Lembaga Pendidikan
MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB 2026 Resmi Dibuka
Registrasi Peserta MTQ XXXI NTB 2026 Resmi Dimulai, Peserta Ikuti Verifikasi Berbasis Digital
Bupati Loteng Lepas 56 Peserta Kafilah MTQ XXXI NTB 2026
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:58 WIB

Kembali Torehkan Prestasi, Lombok Tengah Juara Umum 1 MTQ XXXI NTB 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 22:51 WIB

MTQ XXXI NTB di Lombok Tengah Layak Jadi Rujukan Penyelenggaraan Event Keagamaan

Senin, 15 Juni 2026 - 08:02 WIB

Sumbawa Barat Juara Fahmil Putra MTQ XXXI NTB

Senin, 15 Juni 2026 - 08:00 WIB

Tim Fahmil Putri Lombok Timur Raih Nilai Tertinggi di Final MTQ XXXI NTB

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:25 WIB

Kasta NTB Apresiasi Pembentukan Satgas Anti Kekerasan dan Bullying di Lembaga Pendidikan

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:28 WIB

MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB 2026 Resmi Dibuka

Senin, 8 Juni 2026 - 16:11 WIB

Registrasi Peserta MTQ XXXI NTB 2026 Resmi Dimulai, Peserta Ikuti Verifikasi Berbasis Digital

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:38 WIB

Bupati Loteng Lepas 56 Peserta Kafilah MTQ XXXI NTB 2026

BERITA TERBARU

Pemerintahan

Musdes Barejulat Tetapkan 5 Anggota Panitia Inti Pilkades 2026

Senin, 22 Jun 2026 - 12:54 WIB

Kepolisian

‎Polres Lombok Tengah Ungkap Pelaku Curas di Praya Timur

Senin, 22 Jun 2026 - 08:48 WIB