NESIANEWS.COM – Bukan hanya ajang balapan, gelaran Mandalika Festival of Speed (MFOS) 2025 juga menjadi tempat bagi para UMKM yang bergerak di bidang kuliner untuk meraup omset jutaan rupiah.
Gelaran MFOS 2025 ini digelar di Pertamina Mandalika International Circuit dari tanggal 18–20 Juli 2025 dan diikuti berbagai ajang balapan, di antaranya Kejurnas ITCR, BRZ Super Series, Time Attack Mandalika Drift Camp, dan Krida Agya One Make Race.
Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, mengatakan bahwa di setiap balapan MFOS, pihak penyelenggara selalu menyiapkan stand-stand khusus bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami menyediakan sekitar 8 sampai 12 stand, kami sediakan untuk UMKM. Di setiap balapnya MFOS selalu ada stand makanan yang kami sediakan, mereka buka dari pagi sampai sore,” katanya kepada awak media, (19/7/25).
Dengan adanya stand UMKM tersebut, lanjut Priandhi, mulai dari tim balap, mekanik, hingga crew tidak hanya bisa memesan makanan ke Royal Box masing-masing, tetapi juga bisa duduk dan makan di stand UMKM yang disediakan.
Dikatakannya, di sebelah stand UMKM, pihak penyelenggara juga menyediakan Truck LED bagi pengunjung yang ingin santai sambil menikmati makanan.
“Di sebelah stand UMKM juga ada truk LED dari Krida, bisa nonton sambil makan dan minum. Mereka bisa menikmati jalannya balapan melalui live streaming,” jelas Priandhi.
“Menurut saya, dengan banyaknya jumlah kendaraan, tim balap, dan crewnya, mestinya mereka (UMKM) mendapatkan penghasilan yang cukup baik,” sambungnya.
Sementara itu, Maharani, salah satu pegiat UMKM “Natura Ice Tea”, menyampaikan bahwa ini merupakan pertama kalinya ia menjajakan dagangannya di Stand UMKM Sirkuit Mandalika.
“Iya, ini pertama kali. Saya melihat di Instagram iklan-iklan untuk bisa berjualan di sini (MFOS), lalu diarahkan oleh panitianya,” katanya.
Sebagai pegiat UMKM, Maharani melihat antusiasme yang luar biasa dari tim balap maupun penonton untuk berbelanja di stand dan meramaikan UMKM.
“Antusiasme pembeli sangat bagus. Mereka suka makanan lokal dan produk UMKM,” ujarnya.
Selain itu, Maharani menargetkan omset selama MFOS yang digelar dari tanggal 18–20 Juli 2025 ini setiap harinya terus meningkat.
“Hari pertama omset mencapai Rp1.000.000 lebih. Saya optimistis dalam tiga hari ini omset bisa mencapai Rp6.000.000,” harapnya. (Der)
































