NESIANEWS.COM – Guna menjawab tantangan tugas yang kian kompleks di era modern, prajurit Detasemen Markas (Denma) Brigade Infanteri (Brigif) TP 31/PS terus mengasah kemampuan tempur melalui latihan Pencak Silat Militer (PSM).
Latihan rutin ini digelar di Markas Komando (Mako) Denma Brigif TP 31/PS sebagai bagian dari program pembinaan satuan yang berkelanjutan.
Pencak Silat Militer dipilih sebagai materi utama karena dinilai sebagai teknik beladiri yang efektif, adaptif, dan sangat relevan dengan dinamika penugasan prajurit TNI masa kini.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Fokus latihan ini adalah membentuk personel yang tanggap, sigap, serta mampu menguasai berbagai situasi darurat di lapangan.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin (30/3/2026) ini dipimpin langsung oleh para pelatih berpengalaman dari jajaran Denma Brigif.
Materi latihan meliputi teknik dasar pertahanan diri, serangan cepat, penguasaan senjata tradisional, hingga penerapan taktik beladiri dalam skenario pertempuran jarak dekat (close quarter combat).
Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Brigif TP 31/PS, Kapten Inf Dadang Sapridan, menegaskan bahwa penguasaan beladiri militer merupakan kompetensi wajib bagi setiap prajurit di tengah lingkungan strategis yang terus berubah.
“Tuntutan tugas ke depan akan semakin berat dan penuh tantangan. Oleh karena itu, setiap prajurit harus siap secara fisik, mental, dan kemampuan teknis,” jelasnya.
“Latihan PSM ini merupakan bagian penting dalam membentuk prajurit yang tangguh dan selalu siap menjalankan tugas kapan pun dibutuhkan,” sambung Kapten Inf Dadang Sapridan.
































