NESIANEWS.COM – Memasuki hari keenam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1608/Bima, personel dari Denma Brigif TP 31/PS terus memacu pembangunan infrastruktur di Desa Tolouwi, Kecamatan Monta, Bima, NTB.
Fokus utama kegiatan fisik kali ini menyasar pada pembangunan jembatan penghubung dan pemasangan talud sebagai upaya penguatan aksesibilitas desa.
Sejak dimulainya kegiatan, para prajurit bersama warga setempat tampak bergotong royong memaksimalkan pengerjaan dari pagi hingga sore hari.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh tahapan proyek berjalan sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan tanpa mengurangi standar kualitas bangunan.
Komandan Satgas TMMD ke-127 melalui Komandan Kompi (Danki) Satgas, Kapten Cba Iwan Setiawan, menyatakan bahwa keterlibatan personel Brigif TP 31/PS menjadi katalisator penting dalam percepatan pengerjaan di lapangan.
“Keberadaan anggota dalam pengerjaan fisik sangat membantu mempercepat proses pembangunan. Kerja sama antara prajurit dan masyarakat juga menjadi faktor utama yang membuat progres di lapangan berjalan lancar,” ujar Kapten Cba Iwan Setiawan dalam keterangannya di Calabai, Minggu (15/2/2026).
Jembatan yang tengah dibangun tersebut diproyeksikan menjadi urat nadi baru bagi warga Desa Tolouwi. Selain menghubungkan antar-dusun, infrastruktur ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, terutama dalam mendistribusikan hasil pertanian yang selama ini menjadi mata pencaharian utama penduduk setempat.
Selain jembatan, pemasangan talud atau dinding penahan tanah juga menjadi prioritas. Langkah preventif ini dilakukan guna memperkuat struktur jalan agar tidak mudah tergerus longsor, terutama saat memasuki musim penghujan yang rawan bencana bagi wilayah perbukitan.
“Kami bekerja dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Antusiasme masyarakat menjadi motivasi besar bagi kami untuk mempercepat penyelesaian sasaran pembangunan ini,” tambah Iwan.
Kehadiran Satgas TMMD ke-127 mendapat sambutan hangat dari warga. Masyarakat Desa Tolo Uwi mengapresiasi dedikasi para prajurit yang bekerja tanpa lelah. Mereka berharap proyek ini segera rampung agar manfaatnya, baik dari segi ekonomi maupun konektivitas, dapat segera dirasakan secara luas. (RED/REL)

































