ITDC Dorong Konektivitas Penerbangan ke Lombok Melalui FGD

Kamis, 18 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia/ITDC menggandeng PT Angkasa Pura I Bandara Lombok, berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTB mengambil langkah strategis menggelar Forum Group Discussion (FGD) pada Rabu, (17/7) di Ballroom Multazam, Bank NTB Syariah, Mataram, NTB.

Hal ini dilakukan dalam upaya meningkatkan konektivitas penerbangan dan menarik lebih banyak wisatawan mancanegara datang ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Flight Connectivity Lombok,” bertujuan untuk meningkatkan konektivitas penerbangan ke Lombok, NTB, serta menarik lebih banyak wisatawan mancanegara.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diskusi ini membahas langkah-langkah konkret untuk meningkatkan frekuensi dan ketersediaan penerbangan, serta memperluas jaringan rute di Lombok.

Penyelenggaraan FGD Flight Connectivity Lombok ini, menjadi wujud komitmen ITDC dalam mendukung optimalisasi infrastruktur transportasi udara dan mempromosikan Lombok, khususnya The Mandalika, sebagai destinasi pariwisata utama di NTB.

Direktur Pengembangan Bisnis ITDC Ema Widiastuti menyatakan,  “Lombok kini semakin siap menyambut wisatawan dari berbagai belahan dunia. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah peningkatan jumlah penerbangan langsung dari beberapa kota besar di Indonesia dan negara tetangga. Selain peningkatan konektivitas penerbangan, ITDC juga berfokus pada pengembangan fasilitas dan atraksi wisata di kawasan The Mandalika. Beberapa atraksi yang menarik minat wisatawan melalui program Thrilling Mandalika, dan atraksi Lapangan Padel Tenis, Wibit Watersport, Lapangan Golf, Musictainment, Sirkuit Olahraga, dan Taman Wakeboard Lagoon. Pengembangan fasilitas ini diharapkan tidak hanya meningkatkan daya tarik Lombok sebagai destinasi wisata, tetapi juga menambah variasi aktivitas yang dapat dinikmati oleh wisatawan, sehingga memperpanjang masa tinggal mereka di Lombok.”

BACA JUGA :  Bupati Lombok Tengah Temui Pimpinan GO, Bimbel Calon Dokter Jalur Tahfiz

Strategi pengembangan pariwisata juga ditekankan, meliputi demand creation melalui kolaborasi, membangun jaringan dan kebijakan untuk mempercepat kunjungan wisatawan, serta perumusan bundling tiket MotoGPTM, hotel, dan  transportasi serta program tiket yang bisa dijual oleh asosiasi pariwisata NTB.

Selain itu, regulasi harga batas atas untuk akomodasi juga diusulkan untuk memastikan kenyamanan dan keterjangkauan bagi wisatawan.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB Lalu M. Faozal mengatakan, “Kami berkomitmen untuk meningkatkan aksesibilitas udara ke Lombok, sebagai langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan pariwisata dan ekonomi di NTB. Melalui FGD ini, kami berharap dapat merumuskan strategi baru yang akan memperkuat konektivitas penerbangan dan mendukung visi pembangunan berkelanjutan Lombok secara umum dan kawasan The Mandalika sebagai destinasi utama.”

BACA JUGA :  Seorang Wanita Dikeroyok 3 Wanita Videonya Virall Diatensi Kasta NTB Janapria

Sementara itu,  General Manager Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid Barata Singgih Riwahono mengatakan, “Bandar Udara Zainuddin Abdul Madjid atau Lombok International Airport (LIA) adalah pintu gerbang udara utama bagi Pulau Lombok dan kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika. Kami siap untuk melayani tambahan penerbangan, termasuk dari Australia yang memiliki potensi besar. Pada tahun 2023, sudah ada peningkatan jumlah penumpang, dan rute baru telah dibuka dari Kuala Lumpur, Sumbawa, Makassar, dan Balikpapan. Namun, tantangan terbesar adalah mengaktifkan kembali penerbangan langsung dari Australia.”

Peningkatan konektivitas dan jumlah wisatawan ke Lombok, dengan upaya menambah penerbangan dari Australia, terutama Perth, mengingat tingginya minat pada tahun 2018. Selain itu, ada rencana untuk membuka rute dari Thailand, India, dan China guna memperluas aksesibilitas.

Negara-negara yang paling banyak mengirim wisatawan ke Lombok adalah Malaysia, Australia, Jerman, Singapura, Prancis, Belanda, USA, UK, Korea Selatan, dan Spanyol.

Strategi lainnya, adalah kolaborasi dengan pihak maskapai penerbangan dan agen perjalanan untuk mengadakan promosi dan paket wisata khusus ke Lombok. Garuda Indonesia menyatakan telah menambah 7 penerbangan baru untuk MotoGPTM, meskipun penerbangan internasional memerlukan studi kelayakan lebih lanjut.

BACA JUGA :  Ndarboy Genk, NDX AKA, dan Happy Asmara Siap Goyang Mandalika Suka-suka Akhir Agustus Mendatang

PT Angkasa Pura Indonesia akan meningkatkan infrastruktur bandara untuk memastikan kelancaran operasional dan kenyamanan bagi penumpang. Termasuk di dalamnya adalah peningkatan kapasitas dan kualitas layanan di Bandara Internasional Lombok, serta penambahan fasilitas penunjang seperti lounge dan area komersial yang modern.

FGD Flight Connectivity Lombok ini dihadiri oleh 64 peserta dari 10 instansi termasuk pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maskapai penerbangan, BUMN yang terkait dengan bidang pariwisata, serta perwakilan dari asosiasi hotel, travel, aviasi, food and beverage, dan seluruh tamu undangan yang bergerak dalam industri pariwisata.

“Kami berharap dengan sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi NTB, Asosiasi dan PT Angkasa Pura I Lombok, Maskapai Penerbangan, dan Pelaku Industri Pariwisata dapat menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan pariwisata di Lombok. Dengan dukungan berbagai pihak, kami optimis Lombok akan menjadi destinasi pilihan utama bagi wisatawan domestik maupun internasional. Konektivitas penerbangan yang baik akan menjadi kunci sukses dalam menarik lebih banyak wisatawan dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata.” tutup Ema.

Berita Terkait

Bupati Lombok Tengah Resmi Buka Rakerda I PWI di Raja Hotel Mandalika
Dua Hari Pemeriksaan, Tim II Audit Kinerja Itdam IX/Udayana Puas dengan Kinerja Brigif TP 31/PS dan Yon 875/SYP
Aksi Untuk Bumi, PDAM Lombok Tengah Tanam Pohon Buah di Kawasan Hutan Lindung
Desa Selebung Lombok Tengah Sabet Penghargaan Nasional lewat Film “Jaga Desa”
Bank NTB Syariah Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah melalui Perpanjangan Layanan SP2D Online
Rakerda PWI Lombok Tengah, Wadah Penetapan Program Organisasi
Pemprov NTB dan Pers Memiliki Peran Bersama Memakmurkan dan Menduniakan NTB
Kisah Amaq Rasip: Menantang Lahan Kering Segala Anyar dengan Wangi Kopi Arabika
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 07:24 WIB

Bupati Lombok Tengah Resmi Buka Rakerda I PWI di Raja Hotel Mandalika

Sabtu, 25 April 2026 - 06:58 WIB

Dua Hari Pemeriksaan, Tim II Audit Kinerja Itdam IX/Udayana Puas dengan Kinerja Brigif TP 31/PS dan Yon 875/SYP

Kamis, 23 April 2026 - 08:33 WIB

Aksi Untuk Bumi, PDAM Lombok Tengah Tanam Pohon Buah di Kawasan Hutan Lindung

Selasa, 21 April 2026 - 20:14 WIB

Desa Selebung Lombok Tengah Sabet Penghargaan Nasional lewat Film “Jaga Desa”

Jumat, 17 April 2026 - 16:47 WIB

Bank NTB Syariah Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah melalui Perpanjangan Layanan SP2D Online

Kamis, 16 April 2026 - 21:26 WIB

Rakerda PWI Lombok Tengah, Wadah Penetapan Program Organisasi

Kamis, 16 April 2026 - 21:16 WIB

Pemprov NTB dan Pers Memiliki Peran Bersama Memakmurkan dan Menduniakan NTB

Senin, 13 April 2026 - 09:24 WIB

Kisah Amaq Rasip: Menantang Lahan Kering Segala Anyar dengan Wangi Kopi Arabika

BERITA TERBARU