Bantuan Lalu Iqbal Mudahkan Jenazah PMI Ilegal Dipulangkan ke Lombok Timur

Jumat, 9 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Kabar meninggalnya warga Lombok Timur di Malaysia, direspon cepat oleh Calon Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal (LMI).

Lalu Iqbal membantu memulangkan jenazah atas nama Gafur (40). Ia adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Maringin, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur.

Dari informasi yang diterima, Gofur meninggal terkena peluru nyasar di ladang sawit pribadi di kawasan Sepupok, Batu Niah, Miri, Sarawak, Malaysia, pada 29 Juli 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain membantu proses pemulangan, mantan Dubes RI untuk Turki itu juga meminta Ketua Umum Relawan Garda Akselerasi Sasambo untuk Lalu Muhamad Iqbal (Gass Iqbal) Juhari Amrullah melayat ke Desa Maringin, Kecamatan Suralaga.

Hal itu sebagai salah satu bukti komitmen Lalu Iqbal yang konsen atas isu-isu yang berkaitan dengan PMI asal NTB.

BACA JUGA :  Berbagi Kebahagiaan Jelang Berbuka, Polsek Gangga Bagi-Bagi Takjil

Pada kesempatan itu juga, Jauhari menitipkan salam LMI kepada keluarga korban. Ia meminta pihak keluarga Gafur tetap tabah dengan musibah yang dialami.

“Saya mewakili Miq Iqbal menuturkan bela sungkawa dan menitipkan pesan kepada keluarga korban untuk terus bersabar,” katanya, Jumat (9/8).

Menurut Jauhari, begitu LMI mengetahui kabar itu, ia langsung berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Malaysia agar jenazah dapat segera dipulangkan.

“Koordinasi kita dengan pihak KJRI dan pemerintah setempat di Malaysia sudah dilakukan sejak seminggu yang lalu ketika berita ini beredar,” ujarnya.

Jauhari menyebut surat keterangan hasil autopsi jenazah di Malaysia yang diterima oleh pihak keluarga juga didapatkan dari LMI. Surat itu pun langsung diteruskan ke Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Lombok Timur.

BACA JUGA :  Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakapolri Komjen Agus Andrianto, Kakorlantas Irjen Aan Suhanan, Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A Purwantono dan pejabat lainnya.Mulanya Jenderal Sigit dan rombongan mengecek kesiapan bus yang hendak berangkat.

“Tadi pagi ketika jenazah tiba di bandara kami diinformasikan untuk langsung merapat ke tempat untuk menyampaikan rasa duka cita yang mendalam dari LMI untuk keluarga korban,” imbuhnya.

LMI, kata Jo, sapaan akrabnya berkomitmen mengawal para PMI bukan hanya yang ada di Malaysia. Namun di seluruh Indonesia untuk mendapatkan hak atas WNI ketika berada di luar negeri.

Utamanya, jika terjadi musibah seperti kematian, hak atas WNI meski yang bersangkutan non prosedural harus diperjuangkan.

“Ke depan saya rasa harus bersinergi satu dengan yang lainnya. Supaya hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi. Bukan hanya di Malaysia tapi juga di seluruh dunia,” terangnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Disnakertrans Lombok Timur Muhammad Khairi mengatakan, proses pemulangan korban Gafur pihaknya menemui sejumlah kendala administrasi, mengingat korban sendiri merupakan PMI non prosedural.

BACA JUGA :  Evakuasi WNA Korban Tenggelam Di Pantai Torok Aik Belek, Polsek Prabar Bersama Basarnas Gerak Cepat

Hanya saja, dengan adanya koordinasi dengan semua pihak serta bantuan dari LMI. Jenazah bisa dipulangkan dengan waktu yang sangat cepat.

“Kendala kita pada saat pemulangan memang terkait administrasi, tapi alhamdulillah bersama BP2MI kita bisa mengatasi itu,” kata Khairi.

Khairi mengatakan korban sebelumnya telah dipastikan untuk dibawa pulang pada Kamis (8/9/2024) kemarin, ia dibawa menggunakan kapal kargo dari Malaysia. Satu hari perjalanan, jenazah tiba di Indonesia sekira pukul 06:00 Wita dan langsung disiapkan untuk keberangkatan menuju ke Bandara Internasional Lombok.

“Kami sempat delay 30 menit, hingga tiba di BIL itu sekira pukul 11: 30 Wita dan langsung melakukan pengantaran ke rumah korban yang berada di desa waringin Kecanatan Suralaga Lombok Timur,” ungkapnya.

Berita Terkait

Berbagi Kebahagiaan, RGROG Santuni 150 Anak Yatim di Lombok Tengah
Peringati 10 Muharram, Remaja Masjid Iktisabul Ulum Santuni Anak Yatim Piatu
Pengobatkan Gratis! Kasta NTB Wujudkan Kepedulian Sosial di Lombok Tengah
Alfamart Perluas Jangkauan ke 39 Kota pada 2026 untuk Program Satu Telur Sehari
Santri Korban Kebakaran di Batukliang Terima Bantuan dari PDAM Lombok Tengah
Kejari Lombok Tengah dan Dinas Sosial Serahkan Bantuan untuk Santri Korban Luka Bakar di Desa Setiling
Dari Media Sosial ke Aksi Nyata, Pemkab Lombok Tengah Bantu Warga Desa Setiling
PDAM Lombok Tengah Salurkan 6 Sapi Kurban, Lansia dan Anak Yatim Jadi Prioritas Utama
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:50 WIB

Berbagi Kebahagiaan, RGROG Santuni 150 Anak Yatim di Lombok Tengah

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:49 WIB

Peringati 10 Muharram, Remaja Masjid Iktisabul Ulum Santuni Anak Yatim Piatu

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:37 WIB

Pengobatkan Gratis! Kasta NTB Wujudkan Kepedulian Sosial di Lombok Tengah

Senin, 15 Juni 2026 - 22:45 WIB

Alfamart Perluas Jangkauan ke 39 Kota pada 2026 untuk Program Satu Telur Sehari

Senin, 15 Juni 2026 - 09:04 WIB

Santri Korban Kebakaran di Batukliang Terima Bantuan dari PDAM Lombok Tengah

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:27 WIB

Kejari Lombok Tengah dan Dinas Sosial Serahkan Bantuan untuk Santri Korban Luka Bakar di Desa Setiling

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:37 WIB

Dari Media Sosial ke Aksi Nyata, Pemkab Lombok Tengah Bantu Warga Desa Setiling

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:34 WIB

PDAM Lombok Tengah Salurkan 6 Sapi Kurban, Lansia dan Anak Yatim Jadi Prioritas Utama

BERITA TERBARU