Awal Bulan Maret, Harga Beras Berangsur Turun

Sabtu, 2 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Harga beras mendekati panen di awal maret 2024 berangsur turun. Beberapa pengusaha penggilingan mengaku permintaan di pasar sudah mulai normal karena stok mulai penuh di pasar.

Toni salah satu pengusaha heler dari Kabupaten Lombok Tengah mengaku harga beras di penggilingannya sudah mulai diturunkan.

BACA JUGA :  4 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Pengadaan Dump Truck dan Arm Roll Dinas Lingkungan Hidup Lombok Tengah

“Sebelumnya harga jual beras ditingkat penggilingan kualitas premium seharga 15.200 /kg. Saat ini ia hanya jual seharga 14.600/kg,” ujarnya, Sabtu (2/3/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penurunan harga jual itu ia lakukan karena mulai banyak beras yang beredar di pasar yaitu mulai dari beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) Bulog, beras dari jawa dan terlebih lagi sudah mulai panen di daerah Dompu dan Lombok.

BACA JUGA :  RUPS Bank NTB Syariah Tahun Buku 2024 Digelar

Salah satunya juga penyaluran bantuan pangan dari Bulog sejumlah 6.450 ton se NTB mulai terasa menurunkan permintaan beras di pasar ditambah lagi massifnya kegiatan operasi pasar oleh Bulog.

BACA JUGA :  Lalu Winengan Apresiasi Kinerja Kukuh Rahadjo Membangun NTB

Selain itu, ibu Rita pedagang beras di Pasar Mandalika, menyampaikan bahwa harga beras turun walupun memang sedikit sekitar Rp. 300 sampai dengan Rp. 500 perkilogram. Tentunya ia menyambut baik dan berharap harga beras bisa kembali normal.

Berita Terkait

Jalin Kerja Sama dengan ITDC, PT. Narmada Awet Muda jadi Official Drinking Water di MotoGP Mandalika 2026
Bank NTB Syariah dan Universitas Bumigora Perkuat Kolaborasi Digitalisasi Pengelolaan Keuangan Pendidikan
Bank NTB Syariah Perluas Akses Pembiayaan UMKM dan Pekerja Migran Indonesia
Bank NTB Syariah Dukung Digitalisasi Pelabuhan Senggigi Melalui Kerja Sama Sistem Pembayaran Digital Easybook
4 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Pengadaan Dump Truck dan Arm Roll Dinas Lingkungan Hidup Lombok Tengah
Bank NTB Syariah, 34 Ojek Wisata Kini Layani Pembayaran Non Tunai
100 Pelaku IKM di Praya Kembangkan Keterampilan Penjualan Melalui Media Sosial
Bank NTB Syariah Sukses Implementasikan QRIS Cross Border, Dorong Transaksi Global dari Korea hingga Singapore
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 04:08 WIB

Jalin Kerja Sama dengan ITDC, PT. Narmada Awet Muda jadi Official Drinking Water di MotoGP Mandalika 2026

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:30 WIB

Bank NTB Syariah dan Universitas Bumigora Perkuat Kolaborasi Digitalisasi Pengelolaan Keuangan Pendidikan

Senin, 22 Juni 2026 - 12:45 WIB

Bank NTB Syariah Perluas Akses Pembiayaan UMKM dan Pekerja Migran Indonesia

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:51 WIB

Bank NTB Syariah Dukung Digitalisasi Pelabuhan Senggigi Melalui Kerja Sama Sistem Pembayaran Digital Easybook

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:22 WIB

4 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Pengadaan Dump Truck dan Arm Roll Dinas Lingkungan Hidup Lombok Tengah

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:05 WIB

Bank NTB Syariah, 34 Ojek Wisata Kini Layani Pembayaran Non Tunai

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:00 WIB

100 Pelaku IKM di Praya Kembangkan Keterampilan Penjualan Melalui Media Sosial

Senin, 4 Mei 2026 - 08:42 WIB

Bank NTB Syariah Sukses Implementasikan QRIS Cross Border, Dorong Transaksi Global dari Korea hingga Singapore

BERITA TERBARU

Sumber gambar: IG Prokopimlobar

Peristiwa

Terjaring OTT KPK, Bupati Lombok Barat Dibawa ke Jakarta!

Senin, 20 Jul 2026 - 21:58 WIB