Awal Bulan Maret, Harga Beras Berangsur Turun

Sabtu, 2 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Harga beras mendekati panen di awal maret 2024 berangsur turun. Beberapa pengusaha penggilingan mengaku permintaan di pasar sudah mulai normal karena stok mulai penuh di pasar.

Toni salah satu pengusaha heler dari Kabupaten Lombok Tengah mengaku harga beras di penggilingannya sudah mulai diturunkan.

BACA JUGA :  Direktur Utama Jobubu Jarum Minahasa, Audy Lieke menuturkan, penjualan BEER terus mengalami peningkatan, yang mana selama periode 2020-2023 perusahaan ini membukukan rata-rata kenaikan penjualan tahunan atau compound annual growth rate (CAGR) sebesar 51,52%.

“Sebelumnya harga jual beras ditingkat penggilingan kualitas premium seharga 15.200 /kg. Saat ini ia hanya jual seharga 14.600/kg,” ujarnya, Sabtu (2/3/2024).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penurunan harga jual itu ia lakukan karena mulai banyak beras yang beredar di pasar yaitu mulai dari beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) Bulog, beras dari jawa dan terlebih lagi sudah mulai panen di daerah Dompu dan Lombok.

BACA JUGA :  Juicy Luicy & Mahalini Meriahkan Event Memoria, Penjualan Tiket Dibuka 18 Oktober 2024

Salah satunya juga penyaluran bantuan pangan dari Bulog sejumlah 6.450 ton se NTB mulai terasa menurunkan permintaan beras di pasar ditambah lagi massifnya kegiatan operasi pasar oleh Bulog.

BACA JUGA :  Melihat Serunya Mini Art Exhibition Anak Alam School di Mandalika: Ada Pameran Seni Hingga Unjuk Bakat

Selain itu, ibu Rita pedagang beras di Pasar Mandalika, menyampaikan bahwa harga beras turun walupun memang sedikit sekitar Rp. 300 sampai dengan Rp. 500 perkilogram. Tentunya ia menyambut baik dan berharap harga beras bisa kembali normal.

Berita Terkait

Bank NTB Syariah, 34 Ojek Wisata Kini Layani Pembayaran Non Tunai
100 Pelaku IKM di Praya Kembangkan Keterampilan Penjualan Melalui Media Sosial
Bank NTB Syariah Sukses Implementasikan QRIS Cross Border, Dorong Transaksi Global dari Korea hingga Singapore
Bersama Alfamart, Pemkab Loteng Beri Pelatihan dan Kurasi Produk UMKM
Replikasi Sukses Pasar Dasan Agung, Bank NTB Syariah Hadirkan ‘POJOK NTBS’ di Pasar Acc Ampenan untuk Perkuat Ekosistem Digital
Bupati Lombok Tengah Terima Penghargaan TOP Pembina BUMD Award 2026
Wakili NTB, PDAM Lombok Tengah Berhasil Meraih Penghargaan TOP BUMD Bintang 4 Tahun 2026
Komisi III DPRD NTB Apresiasi Kinerja Bank NTB Syariah : “Kinerja Tumbuh, Fondasi Kuat”
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:05 WIB

Bank NTB Syariah, 34 Ojek Wisata Kini Layani Pembayaran Non Tunai

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:00 WIB

100 Pelaku IKM di Praya Kembangkan Keterampilan Penjualan Melalui Media Sosial

Senin, 4 Mei 2026 - 08:42 WIB

Bank NTB Syariah Sukses Implementasikan QRIS Cross Border, Dorong Transaksi Global dari Korea hingga Singapore

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:37 WIB

Bersama Alfamart, Pemkab Loteng Beri Pelatihan dan Kurasi Produk UMKM

Kamis, 30 April 2026 - 14:24 WIB

Replikasi Sukses Pasar Dasan Agung, Bank NTB Syariah Hadirkan ‘POJOK NTBS’ di Pasar Acc Ampenan untuk Perkuat Ekosistem Digital

Selasa, 14 April 2026 - 06:53 WIB

Bupati Lombok Tengah Terima Penghargaan TOP Pembina BUMD Award 2026

Selasa, 14 April 2026 - 06:50 WIB

Wakili NTB, PDAM Lombok Tengah Berhasil Meraih Penghargaan TOP BUMD Bintang 4 Tahun 2026

Rabu, 8 April 2026 - 06:05 WIB

Komisi III DPRD NTB Apresiasi Kinerja Bank NTB Syariah : “Kinerja Tumbuh, Fondasi Kuat”

BERITA TERBARU