Kejuaraan Skylancing X’Cross Country Championship 2025 Hadirkan 80 Atlet Dunia

Minggu, 28 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Sky Lancing Lombok Paragliding siap menggelar ajang paralayang internasional bertajuk Skylancing X’Cross Country Championship 2025 pada 13–19 Oktober mendatang.

Kejuaraan perdana ini akan menghadirkan 80 atlet nasional dan internasional dari 10 negara dengan total hadiah Rp300 juta.

Ketua Sky Lancing Lombok, Roy Rahmanto, mengatakan event ini tidak hanya menjadi kompetisi olahraga dirgantara, tetapi juga momentum memperkenalkan Lombok sebagai destinasi sport tourism dunia.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk pertama kalinya, ajang paralayang Cross Country ini digelar di Lombok. Kami berharap bisa menjadi sarana promosi wisata olahraga, sekaligus menegaskan kesiapan NTB menyambut PON 2028,” ujar Roy, Minggu (28/9/2025).

BACA JUGA :  Wacanakan Liga Voli Asia Tenggara di Lombok Tengah, Bupati sambut Baik Wacana dari PBVSI

Hingga 28 September, sebanyak 69 atlet telah terdaftar, berasal dari Indonesia, China, Hongkong, Malaysia, Thailand, Taiwan, Korea Selatan, Swiss, Kazakhstan, dan Italia. Ajang ini masuk kalender resmi Paralayang Indonesia 2025 serta program kerja PB FASI dan FASI NTB.

Lokasi take-off ditetapkan di Sky Lancing Lombok Paragliding, Dusun Lancing, Desa Mekarsari, Lombok Tengah. Sementara titik landing berada di Lapangan Giri Menang, Kantor Bupati Lombok Barat.

Jalur terbang para atlet akan melintasi kawasan wisata populer seperti Dasan Geres, Dam Pengga, Areguling, hingga Jembatan Kembar, dengan total jarak sekitar 24,65 kilometer.

Untuk memfasilitasi penonton, panitia juga menyiapkan layar raksasa di Lombok Barat sehingga masyarakat dapat menyaksikan secara langsung jalannya pertandingan.

BACA JUGA :  Mandalika Lahirkan Pembalap Kelas Dunia, Siap Bersaing di Panggung MotoGP 2026

“Nanti di Lombok Barat, akan disiapkan TV besar untuk memantau penerbangan atlet yang berlaga, jadi nanti semua masyarakat bisa menonton langsung,” ujar Roy.

Roy menambahkan, event ini diharapkan membawa dampak ekonomi positif bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM.

“Selain tontonan olahraga kelas dunia, kami ingin UMKM lokal mendapat ruang berkembang. Ini juga menjadi edukasi masyarakat tentang paralayang, yang berbeda dengan terjun payung,” jelasnya.

Ia menegaskan, dalam rangka menyambut PON 2028 mendatang, Cabang Olahraga (Cabor) Paralayang ini sudah memiliki infrastruktur aerosport yang paling siap dibanding cabor lainnya.

BACA JUGA :  GT World Challenge Asia 2026: Dari Keseruan Balapan Kelas Dunia hingga Pengalaman Pit Walk Eksklusif di The Mandalika

“Bisa dibilang kita cabor yang sudah paling siap. Pemerintah tidak perlu lagi mengeluarkan anggaran tambahan karena fasilitas sudah tersedia,” tambahnya.

Sky Lancing Lombok Paragliding bukan pertama kali menggelar event olahraga paralayang ini. Sejumlah kejuaraan besar sebelumnya telah sukses digelar. Seperti pada tahun 2022, Kejurda Paralayang NTB, Porprov NTB Cabor Paralayang. Kemudian tahun 2023, Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) Seri Indonesia.

2024, International Paragliding Accuracy Championship (IPAC), AFA Asian League, PGAWC Seri Indonesia, Panglima TNI Cup, dan pada tahun 2025, Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) Seri Indonesia, Kejurnas Gantolle. (Ahmd)

Berita Terkait

Krida Agya Mandalika Kartini Race 2026: Representasi Perempuan di Dunia Motorsport
Mandalika Kartini Race 2026 : Perempuan Indonesia di Lintasan Balap
Pemprov NTB Abadikan MotoGP Mandalika dalam Diorama, Warisan Sejarah untuk Generasi Mendatang
Hadirkan lebih dari 30 Mobil GT3 dari 17 Negara, Pertegas The Mandalika Sebagai Destinasi Sportainment Dunia
Perkuat Hubungan Pusat-Daerah, APPOI NTB Targetkan Standardisasi Pendidik Olahraga
ITDC Pastikan Konflik Global Tak Ganggu Jadwal MotoGP Mandalika 2026
Lewat MotoGP Mandalika, Indonesia Catat Dampak Ekonomi Signifikan hingga Triliunan Rupiah
Jaga Kesiapsiagaan, Prajurit Denma Brigif TP 31/PS Gelar Latihan Rutin PSM
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 06:59 WIB

Krida Agya Mandalika Kartini Race 2026: Representasi Perempuan di Dunia Motorsport

Kamis, 9 April 2026 - 20:03 WIB

Mandalika Kartini Race 2026 : Perempuan Indonesia di Lintasan Balap

Kamis, 9 April 2026 - 19:57 WIB

Pemprov NTB Abadikan MotoGP Mandalika dalam Diorama, Warisan Sejarah untuk Generasi Mendatang

Rabu, 8 April 2026 - 12:41 WIB

Hadirkan lebih dari 30 Mobil GT3 dari 17 Negara, Pertegas The Mandalika Sebagai Destinasi Sportainment Dunia

Rabu, 8 April 2026 - 07:47 WIB

Perkuat Hubungan Pusat-Daerah, APPOI NTB Targetkan Standardisasi Pendidik Olahraga

Kamis, 2 April 2026 - 13:25 WIB

ITDC Pastikan Konflik Global Tak Ganggu Jadwal MotoGP Mandalika 2026

Rabu, 1 April 2026 - 06:10 WIB

Lewat MotoGP Mandalika, Indonesia Catat Dampak Ekonomi Signifikan hingga Triliunan Rupiah

Senin, 30 Maret 2026 - 13:09 WIB

Jaga Kesiapsiagaan, Prajurit Denma Brigif TP 31/PS Gelar Latihan Rutin PSM

BERITA TERBARU

Sumber: ntbprov.co.id

Pemerintahan

Data Akurat Kunci Pembangunan NTB yang Tepat Sasaran

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:22 WIB