Terapkan 5 Inovasi, Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Raih Predikat WBK

Kamis, 20 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Kejaksaan Negeri Lombok Tengah berhasil meraih penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), (19/2/25).

Penghargaan ini diserahkan dalam acara yang berlangsung di Gedung Utama Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta dan diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Tengah, Nurintan M.N.O. Sirait, S.H., M.H., sebagai salah satu dari 21 satuan kerja Kejaksaan yang berhasil meraih predikat WBK berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: 354 Tahun 2024 tanggal 23 Desember 2024 dan Nomor: 09/B/WJA/01/2025 tanggal 23 Januari 2025.

Kepala Seksi Intelijen I Made Juri Imanu, S.H., M.H. mengatakan, Predikat WBK yang diraih oleh Kejaksaan Negeri Lombok Tengah merupakan hasil dari serangkaian evaluasi ketat yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung dan KemenPAN-RB.

BACA JUGA :  Aksi Demontrasi aliansi Gerakan Pemuda dan Masyarakat di Kantor BWS NT1

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah Pencanangan Zona Integritas, Kejaksaan Negeri Lombok Tengah telah menerapkan berbagai inovasi yang mendukung terwujudnya peningkatan integritas, kinerja satuan kerja, serta kualitas pelayanan publik,” jelasnya.

Beberapa inovasi tersebut antara lain:

1. Mall Pelayanan Publik (MPP)

2. Artistik (Antar Barang Bukti Gratis Kejaksaan)

3. Tertib Tahap II

4. Aplikasi Simpel Napi

5. Halo Desa

Sambungnya, inovasi-inovasi ini tidak hanya mengedepankan transparansi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Lombok Tengah, dalam mendapatkan layanan publik secara cepat, efisien, dan bebas dari praktik korupsi.

BACA JUGA :  Pemilik 6 Ton Pupuk Bersubsidi Ditetapkan sebagai tersangka oleh Sat Reskrim Polres Sumbawa Barat

Selain itu, Kejaksaan Negeri Lombok Tengah juga telah membuka akses atau jalur pelaporan/pengaduan bagi masyarakat terkait dugaan adanya indikasi perbuatan korupsi agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Keberhasilan dalam meraih predikat WBK mencerminkan komitmen dan dedikasi Kejaksaan Negeri Lombok Tengah dalam membangun integritas dan akuntabilitas,” katanya.

Hal ini juga menunjukkan bahwa lembaga ini telah berhasil menciptakan sistem pelayanan publik yang mudah diakses, transparan, dan dekat dengan masyarakat.

Predikat WBK menjadi bukti konkret bahwa Kejaksaan Negeri Lombok Tengah tidak hanya mampu menjalankan tugas penegakan hukum dengan baik, tetapi juga berperan penting dalam membangun kepercayaan publik, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Lombok Tengah.

“Penghargaan ini menjadi tonggak baru dalam perjalanan Kejaksaan Negeri Lombok Tengah, sekaligus mendorong institusi ini untuk terus maju dalam mewujudkan zona integritas yang lebih baik,” ungkap I Made Juri Imanu.

BACA JUGA :  Starter Kejurnas ITCR Lampaui Ekspektasi, Ine Rosdiana Mengaspal di Radical Time Attack MFOS 2025

Kejaksaan Negeri Lombok Tengah juga bertekad untuk tidak berhenti berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, demi tercapainya visi terciptanya pemerintahan yang bebas dari korupsi.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi Pemerintah Daerah dan pemangku kepentingan lainnya untuk bersinergi dengan Kejaksaan Negeri Lombok Tengah dalam membangun zona integritas di satuan organisasi masing-masing.

Hal ini penting untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta mencegah terjadinya praktik pungutan liar (pungli), korupsi, kolusi, nepotisme, dan kebocoran keuangan negara/daerah.

Berita Terkait

Kejari Lombok Tengah Dorong PPAT Tingkatkan PAD dan Petakan Mafia Investasi Berkedok Konsultan
Lindungi Lahan Pertanian, NTB Mulai Arahkan Perumahan Vertikal
ITDC Raih Predikat Role Model Pengelolaan Pariwisata Hijau dari Tirbun Bali
Pemkab Loteng, PDAM dan ITDC Perkuat Komitmen dalam Pemanfaatan SPAM Mandalika
ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026
Gerakan Pangan Murah Pemkab Lombok Tengah Diserbu Warga
ITDC Raih Dua Penghargaan BEMA 2026 atas Strategi Destination Marketing dan Digital Engagement
Desain Publikasi MTQ XXXI NTB 2026 Resmi Diluncurkan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 04:59 WIB

Kejari Lombok Tengah Dorong PPAT Tingkatkan PAD dan Petakan Mafia Investasi Berkedok Konsultan

Minggu, 31 Mei 2026 - 04:49 WIB

Lindungi Lahan Pertanian, NTB Mulai Arahkan Perumahan Vertikal

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:54 WIB

Pemkab Loteng, PDAM dan ITDC Perkuat Komitmen dalam Pemanfaatan SPAM Mandalika

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:42 WIB

ITDC Raih Penghargaan Tertinggi “Sapphire” pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:25 WIB

Gerakan Pangan Murah Pemkab Lombok Tengah Diserbu Warga

Senin, 11 Mei 2026 - 11:28 WIB

ITDC Raih Dua Penghargaan BEMA 2026 atas Strategi Destination Marketing dan Digital Engagement

Jumat, 8 Mei 2026 - 04:43 WIB

Desain Publikasi MTQ XXXI NTB 2026 Resmi Diluncurkan

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:02 WIB

ITDC Tunjuk Pari Wijaya sebagai GM The Mandalika, Dorong Pengembangan dan Daya Tarik Investasi Kawasan

BERITA TERBARU