Teaching Industry Mulai Diterapkan Poltekpar Lombok Untuk Tingkatkan Sistem Pembelajaran

Senin, 29 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Peningkatan sistem pembelajaran terus diupayakan Poltekpar Lombok. Tahun ini misalnya, Poltekpar Lombok mulai menerapkan Teaching Industri (TI) sebagai salah satu program unggulan.

Direktur Poltekpar Lombok Dr.Ali Muhtasom mengungkapkan, Teaching Industry atau Pembelajaran berorientasi industri adalah pembelajaran yang dilaksanakan oleh pendidikan tinggi melalui kerjasama dengan industri atau dunia usaha, yang mengintegrasikan kurikulum Pendidikan dengan kebutuhan dan dinamika perkembangan teknologi dan Industri (Kerangka Acuan Kinerja Ditjen Penguatan Inovasi, Kemristekdikti, 2018).

Ia menjelaskan, Teaching Industry merupakan elemen dari sebuah sistem pembelajaran holistic dan integratif.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai sebuah elemen, pembelajaran berorientasi industri memiliki hubungan dengan elemen dan subsistem lainnya dalam bentuk interaksi, interelasi, dan interkoneksi.

Poltekpar Lombok saat ini telah memiliki dua Teaching Industry yaitu de Balen Soultan Hotel dan Pesilak Tour and Travel yang dalam operasionalnya melibatkan berbagai tahap.

BACA JUGA :  Dukung Pendidikan Inklusif, Pemda Lombok Tengah Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Setidaknya ada enam tahapan dalam program tersebut. Pertama, pembentukan Unit Khusus Pengelola Teaching Industry dan penempatan staff yang berkualitas, serta membangun ekosistem yang melibatkan seluruh civitas akademika

Kedua, perencanaan dan pemetaan kurikulum sehingga apa yang diajarkan di Laboratorium Program Studi/Teaching Factory in-line dengan apa yang diterapkan di Teaching Industry dan Industry yang sesungguhnya salah satunya dengan pengembangan materi pembelajaran dalam bentuk Standard Operating Procedure (SOP) yang sama penerapannya. SOP disusun dosen bersama mitra industri.

Tahap ketiga, proses pembelajaran yang terintegrasi dengan menugaskan mahasiswa untuk in-charge/belajar di Teaching Industry sesuai dengan level kompetensinya dan menugaskan dosen sebagai Teacher on Duty yang melakukan supervisi dan transfer pengetahuan serta menghadirkan praktisi industri untuk peningkatan kapasitas mahasiswa dan memastikan operasional masih berjalan sesuai dengan standar industri.

Keempat, program School Break Volunteering yang memberikan kesempatan bagi mahasisa dalam mengisi waktu liburan dengan in-charge/belajar di de Balen Soultan Hotel dan Pesilak Tour and Travel Tahap kelima adalah proses penilaian terhadap mahasiswa melalui proses konversi dan evaluasi. Proses evaluasi juga dilakukan terhadap program Teaching Industry dan terus berproses.

BACA JUGA :  Kapolres Loteng Berikan penghargaan dan Apresiasi Kepada Personil Yang Berprestasi

Dan terakhir adalah pengakuan terhadap mahasisa dan dosen yang melaksanakan tugas di Teaching Industry dengan nota dinas, sertifkat, dan pemilihan the best students inchar

Adapun di Politeknik Pariwisata Lombok saat ini sebanyak 4 Kelompok Teaching Industri, yakni hotel, Tour and Travel, Konsultan dan Teaching Industry.

Menurut Dr Ali, dalam poses pembelajaran yang terintegrasi dengan menugaskan mahasiswa untuk in-charge/belajar di Teaching Industry sesuai dengan level kompetensinya dan menugaskan dosen sebagai Teacher on Duty yang melakukan supervisi dan transfer pengetahuan serta menghadirkan praktisi industri untuk peningkatan kapasitas mahasiswa dan memastikan operasional masih berjalan sesuai dengan standar industri.

BACA JUGA :  Tingkatkan Kepatuhan Masyarakat Dalam Berlalu-lintas Polres Loteng Gelar Operasi Keselamatan Rinjani 2024

Program School Break Volunteering yang memberikan kesempatan bagi mahasisww dalam mengisi waktu liburan dengan in-charge/belajar di de Balen Soultan Hotel dan Pesilak Tour and Travel.

Proses penilaian terhadap mahasiswa melalui proses konversi dan evaluasi. Proses evaluasi juga dilakukan terhadap program Teaching Industry dan terus berproses.

Pengakuan terhadap mahasiswa dan dosen yang melaksanakan tugas di Teaching Industry dengan nota dinas, sertifkat, dan pemilihan the best students incharge

Adapun manfaat yang diperoleh mahasiswa dengan berperan aktif di Teaching Industry diantaranya: Peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan bidang studi masing-masing.

Diantaranya meningkatkan peluang karir dan membuka pintu untuk kesempatan pekerjaan yang lebih baik. Membangun jaringan dan hubungan professional dengan sesame mahasiswa, dosen, dan praktisi industri dalam kegiatan di Teaching Industry.

“Program Teaching Industry ini merupakan stategi unggulan di dibandingkan dengan Poltekpar lain,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bupati Loteng Lepas 56 Peserta Kafilah MTQ XXXI NTB 2026
Kuliah Praktik, Peluang Kerja Luas: Poltekpar Lombok Buka SMM Jalur Umum
MTQ XXXI NTB 2026 Digelar di Poltekpar Lombok, Kampus Siapkan Fasilitas Terbaik
Maesarah Tampil Mewakili Kafilah NTB di MTQ Internasional 2026
Gelorakan Gerakan Numerasi Nasional, TKN 22 Pujut Sukses Imbaskan ‘Alur Matematika Gembira’
Jaksa Edukasi Santri Manhalul Ma’arif Tangkal Cyberbullying dan Hoaks
Implementasi ESG, ITDC Dorong Sanitasi Berkelanjutan di SDN 2 Kuta
Reformasi Besar di SMK, NTB Mulai Benahi Kualitas Pendidikan
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:38 WIB

Bupati Loteng Lepas 56 Peserta Kafilah MTQ XXXI NTB 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:24 WIB

Kuliah Praktik, Peluang Kerja Luas: Poltekpar Lombok Buka SMM Jalur Umum

Senin, 25 Mei 2026 - 14:52 WIB

MTQ XXXI NTB 2026 Digelar di Poltekpar Lombok, Kampus Siapkan Fasilitas Terbaik

Senin, 25 Mei 2026 - 09:09 WIB

Maesarah Tampil Mewakili Kafilah NTB di MTQ Internasional 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:14 WIB

Gelorakan Gerakan Numerasi Nasional, TKN 22 Pujut Sukses Imbaskan ‘Alur Matematika Gembira’

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:43 WIB

Jaksa Edukasi Santri Manhalul Ma’arif Tangkal Cyberbullying dan Hoaks

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:38 WIB

Implementasi ESG, ITDC Dorong Sanitasi Berkelanjutan di SDN 2 Kuta

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:14 WIB

Reformasi Besar di SMK, NTB Mulai Benahi Kualitas Pendidikan

BERITA TERBARU

Pendidikan

Bupati Loteng Lepas 56 Peserta Kafilah MTQ XXXI NTB 2026

Minggu, 7 Jun 2026 - 20:38 WIB

Peristiwa

Rp6,23 Miliar Aset Hasil Korupsi Bandara Lombok Dilelang!

Rabu, 3 Jun 2026 - 23:47 WIB