Pemkab Lombok Tengah dan ITDC Bahas Pengosongan Lahan Tanjung Aan, Lahan Harus Clear and Clean

Kamis, 26 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah membahas persiapan pengosongan lahan di Pantai Tanjung Aan bersama Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) bertempat di Ruang Rapat Bupati Lombok Tengah, Kamis, 26 Juni 2025.

Sekretaris Daerah Lombok Tengah, H. Lalu Firman Wijaya, ST., MT., menyatakan bahwa pertemuan tersebut membahas progres rencana investasi yang akan dilaksanakan dan sudah disepakati bersama investor di Tanjung Aan.

“Dalam rangka investasi ini ITDC sudah melaksanakan tugas-tugasnya sebagaimana yang tercantum dalam kontrak atau kesepakatan dengan investor, bahwa lahan yang dikontrakan ke investor ini harus clear and clean, harus dikosongkan dari warga masyarakat kita yang memanfaatkan kawasan tersebut dengan tidak berizin,” jelasnya kepada awak media.

BACA JUGA :  TGH Maarif Makmun Tegaskan Tetap Mendukung Zul-Uhel di Pilgub NTB 2024

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Firman Wijaya menegaskan, seluruh tahapan sudah dilaksanakan sejak 16 Januari 2024 dan telah disampaikan SP3 kepada masyarakat yang membangun dan berusaha di atas lahan tersebut untuk melakukan pembongkaran secara mandiri selama 14 hari, yang berakhir pada 28 Juni 2025.

Ia menjelaskan bahwa secara kepemilikan, lahan yang dimanfaatkan oleh warga masyarakat yang menempati Tanjung Aan tersebut merupakan HPL ITDC.

Ia menjelaskan bahwa secara kepemilikan, lahan yang dimanfaatkan oleh masyarakat di Tanjung Aan merupakan HPL ITDC.

“Kami juga mengklarifikasi tadi, bahwa harus dibedakan antara kepemilikan dengan pemanfaatan. Jadi, kalau secara kepemilikan, sempadan pantai ini memang menjadi bagian dari HPL ITDC dan yang perlu kita atur adalah pemanfaatan dari sempadan kita ini,” kata Firman Wijaya.

BACA JUGA :  ITDC Siap Sambut Wisatawan Selama Libur Lebaran 2025, Tiga Destinasi Unggulan Berbenah

Penjelasan dari ITDC, lanjut Firman Wijaya, menyebutkan bahwa pihaknya telah menyusun Resort Design Guidelines (RDGL) dan mempertimbangkan pemanfaatan sempadan pantai yang sudah disesuaikan dengan ketentuan-ketentuan terkait pemanfaatan ruang di sempadan pantai Tanjung Aan.

Terkait warga masyarakat yang terdampak atas pengosongan lahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah telah berkoordinasi dengan ITDC untuk memberikan solusi.

“Kami sudah mengonfirmasi, ITDC alhamdulillah sudah mendesain alternatif solusi untuk saudara-saudara kita yang berwisata, jadi disebalah timur di Batu Kotak ada amenity core yang disiapkan di situ untuk memberikan akses kepada masyarakat publik untuk mengakses pantai secara bebas,” ujarnya.

BACA JUGA :  Desa Lantan, Kawo, dan Semoyang Wakili Lombok Tengah untuk DGIP 2023

“Kemudian yang tidak kalah penting untuk tidak mematikan usaha warga masyarakat yang kita khawatirkan selama ini, ITDC menyiapkan Stall-stall juga. Kami minta kepada ITDC untuk memprioritaskan warga masyarakat kita,” sambung Firman Wijaya.

Sementara itu, PGS. General Manager The Mandalika, Wahyu Moerhadi Nugroho, mengatakan bahwa hingga saat ini sudah ada beberapa warga masyarakat yang membongkar bangunan secara mandiri.

“Sudah ada beberapa, masih berlangsung terus pembongkarannya di lapangan. Mereka pindah ke rumahnya sendiri untuk sementara sebelum adanya amenity core,” katanya.

Berita Terkait

Heliport The Golo Mori Siap Beroperasi, Perkuat Akses Wisata Premium dan MICE di Labuan Bajo
Perhelatan MotoGP 2026: ITDC Siapkan Camping Ground di Kuta Beach Park
Melalui Mandalika Art & Culture Performance ITDC Perkuat Identitas The Mandalika
Datang ke Mandalika, The Dudas-1 Apresiasi Pesatnya Perkembangan Pariwisata Lombok
Perkuat Kompetensi SDM Pariwisata, InJourney Hospitality House Bekali Masyarakat Desa Wisata dengan Standar Layanan Berkualitas
Antusiasme Tinggi, Pendaftar Golo Mori Sunset Run 2026 Lampaui Target Sebelum Race Day
Gemilang Seni Tampilkan Harmoni Budaya di The Golo Mori , ITDC Dukung Pelestarian Budaya Lokal
InJourney Perkuat  Pengembangan Mangrove Sanctuary di kawasan The Mandalika
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 07:06 WIB

Heliport The Golo Mori Siap Beroperasi, Perkuat Akses Wisata Premium dan MICE di Labuan Bajo

Sabtu, 5 September 2026 - 11:19 WIB

Perhelatan MotoGP 2026: ITDC Siapkan Camping Ground di Kuta Beach Park

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Melalui Mandalika Art & Culture Performance ITDC Perkuat Identitas The Mandalika

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:09 WIB

Datang ke Mandalika, The Dudas-1 Apresiasi Pesatnya Perkembangan Pariwisata Lombok

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Perkuat Kompetensi SDM Pariwisata, InJourney Hospitality House Bekali Masyarakat Desa Wisata dengan Standar Layanan Berkualitas

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:59 WIB

Antusiasme Tinggi, Pendaftar Golo Mori Sunset Run 2026 Lampaui Target Sebelum Race Day

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:59 WIB

Gemilang Seni Tampilkan Harmoni Budaya di The Golo Mori , ITDC Dukung Pelestarian Budaya Lokal

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:31 WIB

InJourney Perkuat  Pengembangan Mangrove Sanctuary di kawasan The Mandalika

BERITA TERBARU

Pemerintahan

Masyarakat Lebih Mudah Akses Informasi, Lombok Tengah Perkuat PPID

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:28 WIB