KONI NTB Sebut Hanya akan Lantik Kepengurusan KONI Lombok Tengah Hasil Musorkab 20 Maret

Minggu, 23 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – KONI Provinsi NTB memastikan bakal hanya melakukan pelantikan dan mengeluarkan SK pengurus terhadap kepengurusan KONI Lombok Tengah 2025-2029 yang diketuai Lalu Firman Wijaya.

Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Ketua KONI NTB Bidang Organisasi Husnanidiaty Nurdin saat dikonfirmasi di Mataram, Minggu (23/3/2025).

Sebelumnya Husnanidiaty Nurdin bersama wakil ketua KONI bidang humas Suhaimi dan anggota KONI NTB bidang organisasi Agus Hakim menghadiri Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) di Illira Hotel, Lombok Tengah, Kamis (20/3/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Eny sapaan akrabnya mengungkapkan, pihaknya hanya akan melakukan pelantikan dan menyerahkan SK kepengurusan berdasarkan hasil Musorkab KONI Lombok tanggal 20 Maret.

Ditegaskan Eny, bahwa pihaknya tidak mempunyai kepentingan apapun siapa yang menjadi ketua umum KONI Lombok Tengah. Hal yang penting bagi Eny, Musorkab ini merupakan rangkaian keputusan yang dilakukan dengan prosedur yang sudah benar.

BACA JUGA :  Final Round MRS 2025 Penentu Juara Nasional, MGPA dan Pride Akan Evaluasi untuk MRS 2026 yang Lebih Baik

“Kan pemerintah daerah (Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul) juga sudah mengakui. Kan itu yang paling penting. Kami sangat mendukung apabila sudah didukung oleh pemerintah daerah, apalagi (kita) gitu lo? Bupati dukung, apalagi (kita) gitu lo?,” jelas Eny.

Lebih lanjut Eny menyebutkan, KONI NTB sangat mengapresiasi bahwa musyawarah sudah terlaksana sesuai dengan jadwal.

Pihaknya juga bersyukur KONI Provinsi NTB yang membawahi KONI kabupaten Lombok Tengah, mereka telah menyelesaikan kepengurusan tepat pada waktunya.

“Jadi artinya melalui Musorkab yang diputuskan melalui itu (Rakerkab). Sehingga Alhamdulillah KONI Provinsi itu mengapresiasi itu karena biasanya kan yang namanya musyawarah kadang-kadang ada yang sampai mundur (jadwalnya), nah ini pas tepat pada waktunya. Jadi bagus sudah,” ungkap Eny.

Eny menegaskan, pada AD ART KONI telah diatur proses rangkaian menuju Musorkab. Sehingga apa yang dilakukan oleh panitia Musorkab KONI Lombok Tengah sudah sesuai dengan AD ART.

BACA JUGA :  Hakim Isrin Ditunjuk Jadi Mediator Gugatan Rp105 Miliar Fihirudin

“Cuma kan maaf kata, yang kami agak bingung dengan itu (Ketua KONI Lombok Tengah Samsul Qomar), setelah selesai musyawarah kabupaten (Qomar) kok tidak menandatangani hasilnya. Padahal kedaulatan itu ada ditangan anggota. Anggota itu siapa? Cabor-cabor itukan,” tegas Eny.

Eny mengungkapkan, KONI NTB memandang jika Musorkab KONI Lombok Tengah yang digelar 20 Maret telah sesuai dengan prosedur. Menurutnya, pihaknya bertanya-tanya jika kemudian ketua umum KONI Lombok Tengah tidak menandatangani hasil Rakerkab maupun Musorkab.

Dikatakan Eny, yang disebut dengan KONI itu adalah kolektif kolegial tidak hanya ketua umum sendirian, namun pengurus KONI berkewajiban melakukan musyawarah olahraga sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.

Kepengurusan KONI tahun 2021-2025, lanjut Eny, dipastikan sudah selesai atau demisioner sejak terpilihnya Lalu Firman Wijaya sebagai aklamasi.

BACA JUGA :  Perhelatan Pertama di Asia, ARRC 2024 Riders Parade & Sunset Meet Up di The Mandalika

“Oh sudah selesai (demisioner) kepengurusan 2021-2025. Sudah ndak lagi, sekarang yang ketua KONI ya Lalu Firman Wijaya yang diminta untuk membentuk kepengurusannya tahun 2025-2029,” terang Eny.

Eny berharap agar KONI Lombok Tengah kedepan mendukung penuh mempersiapkan diri untuk PORPROV dan PON 2028. Menurut Eny, Lalu Firman sudah menyampaikan banyak sekali langkah-langkah yang dilakukan bersama cabor.

Pihaknya sudah mendengar secara langsung dan utuh penyampaian visi misinya dalam Musorkab kemarin. Oleh karena itu, pihaknya meminta agar KONI dan cabor sesuai dengan visi misinya yang mengusung soliditas.

“Coba lihat dia punya visi misi itu. Solid dia bilang, yang ademlah, yang kompak bersama. Tapi bayangkan 35 cabor yang hadir dalam pemilihan dari 39 cabor yang Ada. Kita dari provinsi mau ngomong apa? Sudah kuorum karena yang punya hak suara kan teman-teman cabor,” demikian Eny.

Berita Terkait

Mandalika Racing Series (MRS) 2026 Siap Digelar Lima Seri
Presiden Tegas Dukung NTB–NTT Jadi Tuan Rumah PON XXII 2028
Track Inspection MGPA: Menjaga Standard Lintasan Dan Keselamatan Di Pertamina Mandalika International Circuit
Rasakan Sensasi Mengemudi di Lintasan Balap Dunia dengan Kendaraanmu
Kapolda dan Wakapolda NTB Kunjungi Pertamina Mandalika International Circuit, Nikmati Panorama Sirkuit dan Taxi Ride Safety Car MGPA
Kalender MotoGP 2026, Mengapa Menyaksikan Langsung MotoGP di Mandalika Menarik?
Rasakan Sensasi Menaklukkan Pertamina Mandalika International Circuit dengan Mobil Balap Agya
Mandalika Last Sunday Run 2025: Sensasi Lari di Sirkuit Mandalika, Gaya Hidup Sehat
Berita ini 457 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 06:45 WIB

Mandalika Racing Series (MRS) 2026 Siap Digelar Lima Seri

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:08 WIB

Presiden Tegas Dukung NTB–NTT Jadi Tuan Rumah PON XXII 2028

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:05 WIB

Track Inspection MGPA: Menjaga Standard Lintasan Dan Keselamatan Di Pertamina Mandalika International Circuit

Selasa, 6 Januari 2026 - 02:27 WIB

Rasakan Sensasi Mengemudi di Lintasan Balap Dunia dengan Kendaraanmu

Senin, 5 Januari 2026 - 08:11 WIB

Kapolda dan Wakapolda NTB Kunjungi Pertamina Mandalika International Circuit, Nikmati Panorama Sirkuit dan Taxi Ride Safety Car MGPA

Senin, 5 Januari 2026 - 08:05 WIB

Kalender MotoGP 2026, Mengapa Menyaksikan Langsung MotoGP di Mandalika Menarik?

Senin, 5 Januari 2026 - 07:54 WIB

Rasakan Sensasi Menaklukkan Pertamina Mandalika International Circuit dengan Mobil Balap Agya

Sabtu, 20 Desember 2025 - 11:02 WIB

Mandalika Last Sunday Run 2025: Sensasi Lari di Sirkuit Mandalika, Gaya Hidup Sehat

BERITA TERBARU