Jaga Akuntabilitas Keuangan Haji, BPKH dan DPR RI Gelar Sosialisasi Pengelolaan Keuangan Haji di Nusa Tenggara Barat

Kamis, 27 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan haji, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama Anggota Komisi VIII DPR RI, Nanang Samodra mengadakan sosialisasi BPIH 1444 H dan Keuangan Haji.

Kegiatan ini diadakan di Lombok, NTB, pada Kamis (27/7) dihadiri oleh Anggota Badan Pelaksana BPKH Amri Yusuf, Anggota Komisi VIII DPR RI Nanang Samodra, Tokoh Masyarakat dan Masyarakat Umum, selain sebagai ajang sosialisasi pengelolaan dana haji oleh BPKH, kegiatn ini juga bertujuan memberikan edukasi pengelolaan keuangan haji agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan tepat dari BPKH bersama Komisi VIII DPR RI.

Dalam kesempatan tersebut Anggota Badan Pelaksana BPKH Amri Yusuf menegaskan bahwa euangan haji saat ini ada pada kondisi yang sehat, likuid dan ikut mendukung secara optimal pelaksanaan ibadah haji 1444H/2023 M bersama Kemenag.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga akhir Juni 2023, posisi dana kelolaan setelah dilakukannya pelaksanaan transfer penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023 ke Kementerian Agama telah mencapai Rp156,59 T dengan perolehan nilai manfaat pada akhir bulan Juni 2023 sebesar Rp5,44 T dan akan terus bertambah.

BACA JUGA :  Jasa Raharja Sosialisasi Transformasi Perlindungan Dasar Komunitas Motor

“Setiap tahun terdapat peningkatan dalam pengelolaan keuangan haji. Hal ini memberikan nilai manfaat yang besar bagi jamaah haji”, ujar Amri.

BPKH bersama Pemerintah serta Komisi VIII DPR RI turut mendukung dan terus mencari formula rasionalisasi besaran setoran awal pendaftaran haji, rasionalisasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) dan pendistribusian nilai manfaat agar dapat ditingkatkan dan didistribusikan secara maksimal kepada Jemaah haji tunggu dan Jemaah berangkat.
Dalam pengelolaan keuangan haji BPKH berkomitmen untuk mendukung penyelenggaraan haji yang lebih baik di Indonesia. Dana Haji dikelola oleh BPKH secara professional pada instrument syariah yang Aman dan Likuid.

Dana haji aman dikelola oleh BPKH dapat dilihat dari Rasio Solvabilitas dan Rasio Likuiditas wajib yaitu 2,11 x biaya penyelenggaraan ibadah haji dalam kata lain BPKH wajib mempunyai dana yang likuid untuk membiaya 2 x keberangkatan, serta diinvestasikan di instrumen syariah dan sesuai undang-undang dengan presentase investasi 74,50% dan penempatan bank syariah 25,50%, Solvabilitas 100,53% dan Yield 6,65%.

BACA JUGA :  Lanal Bandung Laksanakan Penyembelihan dan Penyaluran Hewan Qurban

“Selain itu BPKH dalam megelola dana haji dilakukan secara transparan, dipublikasikan dan di audit oleh BPK serta diawasi oleh DPR. Tahun ini Alhamdulillah BPKH kembali mendapat predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yaitu merupakan opini tertinggi dalam opini audit laporan pemeriksaan keuangan tahunan dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) 5 Tahun berturut-turut semenjak tahun 2018 hingga tahun 2022. Pemcapaian tersebut membuktikan bahwa BPKH sejak berdiri hingga saat ini berkomitmen bekerja secara akuntabel dan transparan,” ujar Amri Yusuf.

BPKH Diminta Optimalkan Nilai Manfaat

Sementara di tempat yang sama anggota Komisi VIII DPR RI Nanang Samodra menekankan pentingnya pengelolaan dan pengawasan keuangan haji yang transparan dan akuntabel. Hal ini untuk memastikan dana umat digunakan pelaksanaan ibadah haji secara efektif, efisien serta memberikan kemaslahatan pada umat.
“BPKH bisa mengpotimalkan pengelolaan dana haji sehingga bisa memberikan nilai manfaat yang besar lagi bagi jemaah sehingga jemaah dapat merasakan manfaatnya. Kegiatan Sosialisasi ini diharapkan bisa memberikan pemahaman yang lebih baik bagi masyarakat mengenai pengelolaan dan pengawasan keuangan haji sehingga kita bisa jaga dan awassi bersama sama pengelolaan dana haji. Masyarakat juga mendapatkan informasi yang tepat langsung dari sumbernya, sehingga tidak termakan hoaks yang tersebar,” terang Nanang.

BACA JUGA :  Final Porsche Sprint Challenge Indonesia Round 2: Aldio Oekon Raih Podium Pertama Endurance Race

Masa tunggu Ibadah Haji di NTB mencapai hampir 35 tahun, sedang untuk besaran BPIH jemaah haji reguler NTB pada tahun 1444 H/2023 M rata rata sekitar 90 juta, dan untuk Bipih (biaya yang dibayarkan oleh jemaah) hanya sebesar rata rata 49-51 juta.
“Nah sisanya, ialah dibayarkan melalui hasil optimalisasi pengelolaan keuangan haji ydilakukan oleh BPKH,” tutup Nanang.

Berita Terkait

Lestarikan Tradisi, Pemkab Lombok Tengah Gelar Lebaran Ketupat 1447 H sebagai Warisan Generasi
ITDC Dukung Konektivitas Sosial Masyarakat melalui Program Mudik Gratis BUMN 2026 yang Aman dan Berkelanjutan
Pemkab Lombok Tengah Sosialisasikan Buku Pedoman Adat Sasak Masmirah
Sempat Vakum Lima Tahun, The Nusa Dua Festival 2025 Hadir Kembali dengan Kolaborasi Budaya Musik & Keindahan
Ajang Seni Baleganjur, Gubernur Iqbal: NTB Pemenang Toleransi
Pemdes Mantang Gelar Event Peresean Se-Pulau Lombok
Festival Budaya dan Kuliner Pringgarata 2025 Sukses Digelar, Ketua Panitia: Dari Akar Rumput untuk Masyarakat
HUT Ke-80 RI, Pringgarata Gelar Festival Budaya dan Kuliner Sasak
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:38 WIB

Lestarikan Tradisi, Pemkab Lombok Tengah Gelar Lebaran Ketupat 1447 H sebagai Warisan Generasi

Rabu, 18 Maret 2026 - 10:07 WIB

ITDC Dukung Konektivitas Sosial Masyarakat melalui Program Mudik Gratis BUMN 2026 yang Aman dan Berkelanjutan

Selasa, 16 Desember 2025 - 22:05 WIB

Pemkab Lombok Tengah Sosialisasikan Buku Pedoman Adat Sasak Masmirah

Minggu, 26 Oktober 2025 - 01:05 WIB

Sempat Vakum Lima Tahun, The Nusa Dua Festival 2025 Hadir Kembali dengan Kolaborasi Budaya Musik & Keindahan

Senin, 13 Oktober 2025 - 04:56 WIB

Ajang Seni Baleganjur, Gubernur Iqbal: NTB Pemenang Toleransi

Kamis, 4 September 2025 - 08:20 WIB

Pemdes Mantang Gelar Event Peresean Se-Pulau Lombok

Minggu, 24 Agustus 2025 - 06:04 WIB

Festival Budaya dan Kuliner Pringgarata 2025 Sukses Digelar, Ketua Panitia: Dari Akar Rumput untuk Masyarakat

Senin, 18 Agustus 2025 - 21:53 WIB

HUT Ke-80 RI, Pringgarata Gelar Festival Budaya dan Kuliner Sasak

BERITA TERBARU