Christina Aryani, Anggota DPR-RI Asal Golkar Paparkan Agenda

- Wartawan

Sabtu, 27 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NENSIANEWS.COM – Christina Aryani, Anggota DPR-RI asal Partai Golkar, sosok anggota dewan cantik yang rajin sampaikan agenda DPR ke masyarakat untuk sosialisasi.

“Masa Sidang V, Tahun Sidang 2022/2023 resmi dimulai minggu lalu dan akan berlangsung sampai dengan 13 Juli mendatang,”katnya pada Jumat 26 Mei 2023 di Jakarta.

Hal itu menurutnya terhitung singkat, 39 hari kerja dan selanjutnya DPR akan masuk masa reses 14 Juli mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun isu yang dibahas di masa sidang lalu baik di Komisi I maupun Badan Legislasi berupa jumlah pertemuan, kunjungan serta penyerapan aspirasi yang saya lakukan di daerah pemilihan (Jakpus, Jaksel, Luar Negeri), dan tentunya hal-hal yang menjadi perhatian pohaknya di media.

Informasi agendanya itu dimuat dalam #CatatanKerjaChristina, sebagai bentuk akuntabilitas dan keterbukaan informasi kepada konstituen yang konsisten yang dilakukan sejak awal menjabat. Denga tagline, Selalu semangat #KerjaUntukIndonesia.

BACA JUGA :  Deklarasi Dukungan Repnas dan Pengusaha Tembakau Lombok Timur Untuk Prabowo-Gibran

Adapun agenda lainya lanjut Cristina, Lisbon, Portugal yang menjadi tujuanya setelah Spanyol. Selain mengunjungi Dubes @rudy.alfonso_official dan Ibu, saya juga khusus menyapa WNI kita dalam giat Town Hall Meet Representative #ChristinaAryani guna bersilaturahmi dan menyerap aspirasi.

“Seperti halnya Spanyol, mayoritas WNI kita di Portugal berprofesi sebagai Anak Buah Kapal (ABK). Dengan iklim bersahabat dan biaya hidup lebih murah dibandingkan negara Eropa lainnya, Portugal bisa menjadi opsi bagi ABK dan pekerja migran kita,”tetangnya.

Dirinya tutur Cristina, sempat berjalan-jalan melihat Alfama distrik yang cantik dan mencoba egg tart legendaris di Pasteis de Belem (the best).

“Sepertinya musti kembali lagi suatu waktu nanti untuk mengeksplor kota-kota lainnya.
Minggu lalu guna menjalankan fungsi pengawasan, Komisi I kembali mengunjungi tiga kantor perwakilan kita di luar negeri, dimana saya bertugas ke Madrid, Spanyol,”imbuhnya.

Spanyol menjadi tujuan kerja anak buah kapal (ABK) yang potensial untuk dioptimalkan. Dengan upah minimum 1,080 euro plus minim kasus hukum segingga diinya bersemangat untuk mendorong lebih banyak ABK kita menjadikan Spanyol sebagai tujuan migrasinya.

BACA JUGA :  Kesetaraan Hak dan Keseimbangan dalam Masyarakat

Per Februari 2023, Indonesia dan Spanyol telah memiliki mutual recognition agreement terkait sertifikasi ABK dimana untuk implementasinya Indonesia perlu meningkatkan standar sertifikasi sesuai Konvensi Internasional STCW-F 1995. Untuk keperluan ini saya akan menemui Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan secepatnya.

“Sebagaimana rutin saya lakukan selama ini, saya juga khusus menemui perwakilan berbagai komunitas WNI di Madrid untuk mendengar langsung keseharian mereka, tantangan yang dihadapi dan menyerap aspirasi,”imbuh Cristina.

Adapun satu siang dari kunjungan singkatitu, dririnya manfaatkan untuk berjalan-jalan melihat beberapa obyek cantik di kota Madrid yang kebetulan tengah merayakan festival San Isidro.

“Senin lalu saya mengunjungi Komnas Perlindungan Anak untuk berdiskusi dengan teman-teman Komnas terkait fenomena meningkatnya anak sebagai pelaku kejahatan,”tuturnya.

Kejahatan yang dilakukan anak dewasa ini demikian mengerikan, memilukan hati, diluar akal sehat sehingga penting bagi para pemangku kebijakan untuk duduk bersama dan memikirkannya.

BACA JUGA :  AHY Bertemu Puan Maharani

Apa yang salah dalam sistem kita? Pengaruh buruk datang dari mana saja? Apa yang bisa kita lakukan untuk memperbaikinya. Perjalanan masih panjang Sobat, tapi pertemuan ini menjadi titik awal dalam upaya menemukan solusi.

“Jumat lalu, saya kembali menyapa warga Jakarta Pusat dalam giat Sosialisasi Empat Pilar MPR RI,”tambahnya.

Selain esensi Empat Pilar yang terus kami gaungkan relevansinya dalam kehidupan sehari-hari, kali ini saya mengangkat pesan khusus terkait politik uang dalam pemilu.

Menolak politik uang menjadi bentuk nyata pengamalan Pancasila yang esensial dalam memelihara kemurnian demokrasi yang kita anut.

Kedaulatan rakyat yang luhur tidak sepantasnya digadaikan dengan nominal rupiah yang ditawarkan.

“Pesta demokrasi harus dijalankan dengan jujur dan bermartabat dengan memilih pemimpin berdasarkan pada kinerja, kapasitas dan rekam jejaknya. Selalu semangat #KerjaUntukIndonesia,”pungkas Cristina.

Berita Terkait

Perindo Lotim Beri Teguran ke Kader, Imbas Sebut Zul-Rohmi Bubar
Deklarasi Dukungan Pathul Bahri Sebagai Bacagub NTB
Mantan Sekda NTB Temui Bupati Loteng Menjelang Pilgub 2024
Relawan Pro Zul Akan Deklarasikan Zulkieflimansyah Maju Kembali di Pilgub NTB 2024
PD KMHDI NTB Sampaikan Hasil Pantauan Pemilu 2024 Kepada KPU NTB
Perindo NTB Beri Sinyal Zul-Rohmi Jilid 2
Kursi PPP rata-rata di 12 dapil ini satu,” kata peneliti Perludem Heroik Pratama dalam diskusi bertajuk ‘Proporsionalitas dan Sistem Kepartaian Hasil Pemilu DPR 2024’ di kawasan Cikini
“Penyelenggara pemilu tidak bisa melakukan apapun,” kata Peneliti dari Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Heroik Pratama dalam diskusi bertajuk ‘Proporsionalitas dan Sistem Kepartaian

Berita Terkait

Sabtu, 13 April 2024 - 05:37 WIB

Perindo Lotim Beri Teguran ke Kader, Imbas Sebut Zul-Rohmi Bubar

Sabtu, 6 April 2024 - 21:24 WIB

Deklarasi Dukungan Pathul Bahri Sebagai Bacagub NTB

Rabu, 3 April 2024 - 16:35 WIB

Mantan Sekda NTB Temui Bupati Loteng Menjelang Pilgub 2024

Rabu, 3 April 2024 - 09:16 WIB

Relawan Pro Zul Akan Deklarasikan Zulkieflimansyah Maju Kembali di Pilgub NTB 2024

Kamis, 28 Maret 2024 - 18:28 WIB

PD KMHDI NTB Sampaikan Hasil Pantauan Pemilu 2024 Kepada KPU NTB

Rabu, 27 Maret 2024 - 16:20 WIB

Perindo NTB Beri Sinyal Zul-Rohmi Jilid 2

Minggu, 24 Maret 2024 - 23:23 WIB

Kursi PPP rata-rata di 12 dapil ini satu,” kata peneliti Perludem Heroik Pratama dalam diskusi bertajuk ‘Proporsionalitas dan Sistem Kepartaian Hasil Pemilu DPR 2024’ di kawasan Cikini

Minggu, 24 Maret 2024 - 22:41 WIB

“Penyelenggara pemilu tidak bisa melakukan apapun,” kata Peneliti dari Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Heroik Pratama dalam diskusi bertajuk ‘Proporsionalitas dan Sistem Kepartaian

BERITA TERBARU