Bank NTB Syariah Serahkan Pembiayaan ASN Rp 57 Miliar ke BSI, Ini Alasannya

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – PT Bank NTB Syariah resmi mengalihkan (take over) portofolio pembiayaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Penyuluh Pertanian kepada PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).

Langkah ini diambil guna menjaga prinsip kehati-hatian (prudential banking) setelah adanya perubahan status kepegawaian para penyuluh tersebut menjadi ASN Pusat.

​Proses pengalihan portofolio senilai kurang lebih Rp 57 miliar tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kantor Pusat Bank NTB Syariah, Mataram, Kamis (12/2/2026). Hadir dalam acara tersebut Regional CEO RO XII Surabaya Bali Nusra BSI, Muhammad Arif Gunawan.

BACA JUGA :  The 11th JMW 2023 Digelar di Grand Atrium Mal Kota Kasablanka

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menjelaskan bahwa pengalihan ini merupakan respons strategis atas beralihnya penggajian (payroll) para penyuluh pertanian ke BSI per 1 Januari 2026, seiring perpindahan naungan ke Kementerian Pertanian.

​“Konsep dasar pembiayaan yang universal di industri perbankan adalah pihak yang memberikan pembiayaan idealnya adalah pihak yang menguasai arus kas (cash flow). Karena payroll mereka kini dikelola BSI, maka manajemen memutuskan menyerahkan pengelolaan pembiayaannya kepada bank tersebut,” ujar Nazaruddin dalam keterangan tertulisnya.

​Menurut Nazaruddin, langkah ini krusial untuk memastikan risiko kredit dapat dimitigasi secara otomatis melalui penguasaan payroll.

BACA JUGA :  Dalam acara RUPST PT Dewata Freight International tbk dilakukan perubahan susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi:

Direktur Dana & Jasa Bank NTB Syariah, Adhi Susantio, menambahkan bahwa langkah ini adalah bentuk disiplin tata kelola. Sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD), Bank NTB Syariah ingin memastikan sumber pengembalian pembiayaan tetap terukur.

​”Orientasi kami adalah ‘Bank Daerah untuk Daerah’. Dengan pengalihan ini, kami dapat lebih fokus mengoptimalkan sumber daya untuk mendukung akselerasi pembangunan di Nusa Tenggara Barat,” kata Adhi.

​Ia menilai kolaborasi ini sebagai potret sinergi yang apik di industri keuangan syariah, di mana institusi tidak hanya berkompetisi tetapi juga bekerja sama menjaga kualitas aset industri tetap prima.

BACA JUGA :  Kapolda NTB Dorong Kolaborasi Pengusaha Muda untuk Keamanan dan Kemajuan Ekonomi NTB

Kebijakan serupa sebelumnya pernah dilakukan Bank NTB Syariah saat menerima pengalihan outstanding pembiayaan ASN daerah senilai Rp 65 miliar dari BPD Bali. Saat itu, langkah tersebut dilakukan untuk mematuhi implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

​Nazaruddin menegaskan, baik saat menerima maupun menyerahkan portofolio, tujuannya tetap sama: menjaga integritas sistem keuangan dan pertumbuhan bank yang berkelanjutan.

​”Ini adalah sinergi sehat. Dengan langkah terukur dan prudent, kami berkomitmen menjaga kualitas aset tetap prima,” pungkasnya. (RED/REL)

Berita Terkait

Jalin Kerja Sama dengan ITDC, PT. Narmada Awet Muda jadi Official Drinking Water di MotoGP Mandalika 2026
Bank NTB Syariah dan Universitas Bumigora Perkuat Kolaborasi Digitalisasi Pengelolaan Keuangan Pendidikan
Bank NTB Syariah Perluas Akses Pembiayaan UMKM dan Pekerja Migran Indonesia
Bank NTB Syariah Dukung Digitalisasi Pelabuhan Senggigi Melalui Kerja Sama Sistem Pembayaran Digital Easybook
4 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Pengadaan Dump Truck dan Arm Roll Dinas Lingkungan Hidup Lombok Tengah
Bank NTB Syariah, 34 Ojek Wisata Kini Layani Pembayaran Non Tunai
100 Pelaku IKM di Praya Kembangkan Keterampilan Penjualan Melalui Media Sosial
Bank NTB Syariah Sukses Implementasikan QRIS Cross Border, Dorong Transaksi Global dari Korea hingga Singapore
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 04:08 WIB

Jalin Kerja Sama dengan ITDC, PT. Narmada Awet Muda jadi Official Drinking Water di MotoGP Mandalika 2026

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:30 WIB

Bank NTB Syariah dan Universitas Bumigora Perkuat Kolaborasi Digitalisasi Pengelolaan Keuangan Pendidikan

Senin, 22 Juni 2026 - 12:45 WIB

Bank NTB Syariah Perluas Akses Pembiayaan UMKM dan Pekerja Migran Indonesia

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:51 WIB

Bank NTB Syariah Dukung Digitalisasi Pelabuhan Senggigi Melalui Kerja Sama Sistem Pembayaran Digital Easybook

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:22 WIB

4 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Pengadaan Dump Truck dan Arm Roll Dinas Lingkungan Hidup Lombok Tengah

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:05 WIB

Bank NTB Syariah, 34 Ojek Wisata Kini Layani Pembayaran Non Tunai

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:00 WIB

100 Pelaku IKM di Praya Kembangkan Keterampilan Penjualan Melalui Media Sosial

Senin, 4 Mei 2026 - 08:42 WIB

Bank NTB Syariah Sukses Implementasikan QRIS Cross Border, Dorong Transaksi Global dari Korea hingga Singapore

BERITA TERBARU