Ada Yang Baru di Tete Batu Lombok Timur, Destinasi Wisata Indah Disuguhkan

Kamis, 20 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Terletak di pinggir persawahan hijau dengan pemandangan Gunung Rinjani yang megah, Cosy Corner Cafe & Restaurant hadir sebagai destinasi kuliner terbaru di Tete Batu, Lombok Timur. Lokasinya yang strategis, hanya 1-3 km dari objek wisata alam populer seperti Air Terjun Jeruk Manis, Air Terjun Sarang Walet, dan Monkey Forest Tete Batu, serta 300 meter dari Sungai Tete Batu dengan air terjun kecil di sekitarnya, menjadikan Cosy Corner sebagai tempat yang ideal untuk menikmati pengalaman kuliner yang tak terlupakan.

Perpaduan Cita Rasa Nusantara dan Internasional

Cosy Corner tidak hanya menawarkan hidangan lezat, tetapi juga pengalaman kuliner yang lengkap. Menu khas Lombok seperti Bebalung, Ayam Bakar, Ikan Bakar, dan Urap disajikan berdampingan dengan pilihan internasional seperti Pizza, Burger, Sandwich, Steak, dan Pasta. Semua hidangan dibuat menggunakan bahan-bahan segar dari sekitar, memastikan kekayaan alam Lombok tercermin dalam setiap sajian.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keindahan Alam dan Keramahan Lokal

“Cosy Corner mencerminkan segala hal yang bisa dicintai dari Tete Batu — keindahan alamnya, keramahan penduduknya, dan ketersediaan bahan-bahan segar,” kata Nicholas, (20/2/25), pemilik Cosy Corner.

“Dengan pemandangan sawah yang hijau dan latar Gunung Rinjani, kami yakin ini akan menjadi destinasi kuliner favorit bagi wisatawan yang mencari tempat makan nyaman dengan hidangan lezat di Tete Batu.”

BACA JUGA :  Aktivitas Galian C di Keramejati Tuai Polemik: Warga dan Pemdes Suarakan Kekhawatiran

Nicholas menambahkan, “Selain menyajikan hidangan lezat, tujuan utama kami adalah memperkuat citra Desa Wisata Tete Batu sebagai destinasi wisata berstandar internasional.”

Hiburan Live Music Akustik

Cosy Corner juga menghadirkan hiburan live music akustik pada malam-malam tertentu. Pengunjung dapat menikmati hidangan lezat sambil mendengarkan alunan musik yang menenangkan.

Acara ini juga menjadi wadah bagi musisi lokal untuk menunjukkan bakat mereka, menciptakan suasana hangat di tengah keindahan alam.

Farizal Arman, Manager Cosy Corner yang akrab disapa Tom, menjelaskan bahwa konsep ini bertujuan untuk menciptakan tempat tongkrongan yang asyik, nyaman, dan menyenangkan dengan live music sebagai hiburan utama. Nama “Cosy Corner” dipilih karena lokasi restoran yang berada di pojok dengan latar persawahan dan gunung, memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

Cocok untuk Segala Kesempatan

Cosy Corner dapat menampung hingga 40 tamu, menjadikannya tempat yang cocok untuk berbagai acara, mulai dari sarapan santai, makan siang bersama keluarga, hingga makan malam romantis.

Fasilitas tambahan seperti Wi-Fi dan listrik juga tersedia, membuat Cosy Corner ideal bagi pengunjung yang ingin bekerja sambil menikmati kuliner dan pemandangan alam yang menakjubkan.

BACA JUGA :  Enam Pembalap Indonesia Juara di Race Pertama ARRC Round 4 2024

Hotel dan Atraksi Wisata Terdekat

Cosy Corner terletak di pusat keramaian wisata Desa Tete Batu, dekat dengan sejumlah hotel dan akomodasi populer seperti Ariel Bungalow, Flush Harmony, Lez Rizières Lombok, Girang Rinjani Bungalow, Nirvana Hotel, dan Wisma Soedjono.

Atraksi wisata terdekat termasuk Air Terjun Sarang Walet, Kolam Renang Pinaran, Sungai Tete Batu dengan air terjun kecilnya, serta Air Terjun Jeruk Manis yang hanya berjarak beberapa kilometer.

Cosy Corner Cafe & Restaurant

Jl. Air Terjun, Selatan, Tetebatu, Kec. Sikur, Kabupaten Lombok Timur.

Tentang Desa Wisata Tete Batu

Desa Wisata Tete Batu memiliki sejarah panjang sejak zaman Hindia Belanda. Pada tahun 1930-an, Dokter Soedjono, seorang dokter asal Jawa, mendirikan Wisma Soedjono sebagai pondok dengan empat kamar tidur untuk keluarga dan tamu pribadi.

Setelah wafatnya Dokter Soedjono pada tahun 1944, banyak kolega dan sahabatnya dari Belanda yang berkunjung, mendorong penambahan kamar pada tahun 1970-an.

Seiring waktu, Tete Batu berkembang menjadi destinasi liburan yang populer. Pada awal 1980-an, warga setempat mulai membuka penginapan dan restoran untuk memenuhi kebutuhan wisatawan.

Pada tahun 2021, Desa Wisata Tete Batu terpilih mewakili Indonesia dalam ajang Best Tourism Village yang diselenggarakan oleh UNWTO.

BACA JUGA :  Catat Performa Positif Sepanjang 2025, ITDC Tunjukkan Daya Saing Kawasan

Keindahan Alam dan Warisan Budaya

Daya tarik utama Tete Batu adalah keindahan alamnya, termasuk persawahan terasering, hutan, dan sungai di lereng Gunung Rinjani. Desa ini juga mempertahankan adat dan tradisi suku Sasak dalam kehidupan sehari-hari.

Air Terjun dan Jalur Pendakian

Tete Batu memiliki sekitar 13 air terjun, seperti Air Terjun Ulem Ulem, Air Terjun Sarang Walet, dan Air Terjun Tibu Topat. Desa ini juga menawarkan dua jalur pendakian ke Taman Nasional Gunung Rinjani melalui Perompongan dan Ulem Ulem.

Jalur ini menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan dan kesempatan untuk melihat satwa langka seperti lutung, burung Celepuk Rinjani, rusa, dan berbagai flora.

Sejarah Pariwisata di Lombok Timur

Botanis asal Swiss, Heinrich Zollinger, konon menggunakan jalur pendakian Tete Batu untuk mendaki Gunung Rinjani, menjadikannya orang Eropa pertama yang mencapai puncak gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia.

Dengan semakin populernya Desa Wisata Tete Batu, berbagai akomodasi dan fasilitas wisata seperti Cosy Corner Cafe & Restaurant terus bermunculan, memperkuat citra Tete Batu sebagai destinasi wisata desa berstandar internasional.

Berita Terkait

Sambut Ramadan, Nyepi, dan Idulfitri 1447H, Hotel di Kawasan ITDC Hadirkan Promo Spesial
ITDC Gelar Berkah Ramadan Seru 2026, Perkuat Silaturahmi di Kawasan The Mandalika
Boom Burger: Cerita Manis dari Balik Laju Roda Ekonomi Mandalika
MGPA Tebar Diskon Spesial “Ngabuburide” di Sirkuit Mandalika Selama Ramadhan
GM Pullman Lombok Masuk Jajaran 100 Manajer Hotel Terbaik Dunia 2025
Festival Bau Nyale 2026 Tingkatkan Nilai Kebudayaan dan Berdampak Positif Bagi UMKM
ITDC Perkuat Sinergi dengan Angkasa Pura Support, Tingkatkan Layanan The Mandalika dan Serap Tenaga Kerja Lokal
Mandalika Art Performance: ITDC Optimalkan Aktivasi Berbasis Budaya di The Mandalika
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:44 WIB

Sambut Ramadan, Nyepi, dan Idulfitri 1447H, Hotel di Kawasan ITDC Hadirkan Promo Spesial

Sabtu, 21 Februari 2026 - 04:32 WIB

ITDC Gelar Berkah Ramadan Seru 2026, Perkuat Silaturahmi di Kawasan The Mandalika

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:10 WIB

Boom Burger: Cerita Manis dari Balik Laju Roda Ekonomi Mandalika

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:01 WIB

MGPA Tebar Diskon Spesial “Ngabuburide” di Sirkuit Mandalika Selama Ramadhan

Senin, 16 Februari 2026 - 22:32 WIB

GM Pullman Lombok Masuk Jajaran 100 Manajer Hotel Terbaik Dunia 2025

Minggu, 8 Februari 2026 - 10:42 WIB

Festival Bau Nyale 2026 Tingkatkan Nilai Kebudayaan dan Berdampak Positif Bagi UMKM

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:28 WIB

ITDC Perkuat Sinergi dengan Angkasa Pura Support, Tingkatkan Layanan The Mandalika dan Serap Tenaga Kerja Lokal

Senin, 2 Februari 2026 - 20:17 WIB

Mandalika Art Performance: ITDC Optimalkan Aktivasi Berbasis Budaya di The Mandalika

BERITA TERBARU