13 Penerjun Bakal Terbang di Fullmoon Paragliding Flight Loteng

Kamis, 20 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Sebanyak 13 Pilot atau penerjun bakal terbang dalam event Fullmoon Paragliding Flightber tempat di Skylancing Lombok Paragliding, Lombok Tengah, Kamis (20/6/2024).

Para penerjun berasal dari Lanud ZAM TNI AU Rembiga sebanyak 2 orang, Sky Lancing 5 orang, Provinsi Jawa Timur 5 Orang, dan ketua Paralayang Indonesia.

Kegiatan ini diprediksi bakal dihadiri ratusan orang mulai dari peserta, panitia, pihak Sky Lancing, hingga masyarakat dan para penonton.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penonton dapat menyaksikan keseruan terbang malam secara gratis termasuk pula gratis menginap atau ground camping di Sky Lancing, Lombok Tengah.

Ketua Club Sky Lancing sekaligus Sekretaris Pengprov Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) NTB Roy Rahmanto menjelaskan, pihaknya tidak memungut biaya bagi masyarakat atau wisatawan yang ingin menonton.

BACA JUGA :  NgabubuRide Ramadhan 2026 : Silaturahmi Komunitas Scoot Street Mandalika (R2) di Sirkuit Mandalika

“Kami buka ruang kepada masyarakat, wisatawan ataupun menginap silahkan bawa tenda masing-masing. Semuanya gratis. Silahkan gunakan fasilitas yang ada seperti kamar mandi, listrik dan lain sebagainya. Camping ground gratis, bawa tenda sendiri,” terang Roy saat dikonfirmasi, kamis (20/6/2024).

Pihak Sky Lancing mempersilahkan masyarakat yang ingin menikmati Spot Sky Lancing dengan menginap bawa keluarga sambil bakar-bakar barbeque dan lain-lain.

Roy Rahmanto mengungkapkan, bulan purnama akan jatuh pada Sabtu malam sehingga akan menambah keseruan Fullmoon Paragliding.

Pihaknya akan memaksimalkan cahaya bulan purnama. Para pilot juga akan dipasangkan lampu sebagai penanda sehingga tidak gelap-gelapan.

BACA JUGA :  Polres Loteng Gelar Latihan Pra Operasi Ketupat Rinjani 2024

Lebih lanjut Roy Rahmanto menyebutkan, tujuan besarnya dari kegiatan ini adalah bagaimana supaya daerah Sky Lancing Desa Mekarsari bisa hidup pada malam hari khususnya.

“Malam hari kalau sudah maghrib itu selesai sudah. Tidak ada aktivitas sama sekali. Nah sekarang kita mau kasih atraksi yang lebih. Oke, kalau di Selong Belanak dan Mandalika mungkin bisa aktivitas. Cafe ataupun Barnya beroperasi,”.

“Tapi khusus untuk Sky Lancing kita berusaha supaya siang dan malam ada aktivitas yang bermanfaat. Bukan aktivitas yang ini-ini. Kalau tujuan khususnya bagaimana penikmat paralayang memberikan sensasi terbang malam kepada pillot ataupun para penumpang,” sambung Roy.

BACA JUGA :  Siap Pecahkan Rekor Dunia Angklung, Kementerian PUPR Gelar Pelatihan Mandiri

Roy Rahmanto menjelaskan, pihaknya bakal having fun dan party serta menyaksikan event yang sangat langka karena Fullmoon Paragliding jarang sekali diselenggarakan di Indonesia.

Bagi para pengunjung atau wisatawan yang ingin datang atau menanyakan seputar Fullmoon Paragliding Flight dapat menghubungi 087865391000 Roy Rahmanto.

Sebagai informasi, diluar kegiatan Fullmoon paragliding, Sky Lancing Lombok Paragliding menyediakan fasilitas yang bisa disewa mulai dari tenda camping ground dan lain sebagainya.

Selain itu, berbagai event kedepan akan diselenggarakan di Sky Lancing mulai dari Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC), International Paragliding Accuracy Championship dan lain sebagainya.

Berita Terkait

Krida Agya Kartini Race 2026: Priandhi Satria Tinjau Beberapa Pembalap Perempuan Latihan Simulator
Sean Gelael Pastikan Balap GT World Challenge Asia di Pertamina Mandalika International Circuit
Krida Agya Mandalika Kartini Race 2026: Representasi Perempuan di Dunia Motorsport
Mandalika Kartini Race 2026 : Perempuan Indonesia di Lintasan Balap
Pemprov NTB Abadikan MotoGP Mandalika dalam Diorama, Warisan Sejarah untuk Generasi Mendatang
Hadirkan lebih dari 30 Mobil GT3 dari 17 Negara, Pertegas The Mandalika Sebagai Destinasi Sportainment Dunia
Perkuat Hubungan Pusat-Daerah, APPOI NTB Targetkan Standardisasi Pendidik Olahraga
ITDC Pastikan Konflik Global Tak Ganggu Jadwal MotoGP Mandalika 2026
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 17:59 WIB

Krida Agya Kartini Race 2026: Priandhi Satria Tinjau Beberapa Pembalap Perempuan Latihan Simulator

Sabtu, 18 April 2026 - 20:29 WIB

Sean Gelael Pastikan Balap GT World Challenge Asia di Pertamina Mandalika International Circuit

Selasa, 14 April 2026 - 06:59 WIB

Krida Agya Mandalika Kartini Race 2026: Representasi Perempuan di Dunia Motorsport

Kamis, 9 April 2026 - 20:03 WIB

Mandalika Kartini Race 2026 : Perempuan Indonesia di Lintasan Balap

Kamis, 9 April 2026 - 19:57 WIB

Pemprov NTB Abadikan MotoGP Mandalika dalam Diorama, Warisan Sejarah untuk Generasi Mendatang

Rabu, 8 April 2026 - 12:41 WIB

Hadirkan lebih dari 30 Mobil GT3 dari 17 Negara, Pertegas The Mandalika Sebagai Destinasi Sportainment Dunia

Rabu, 8 April 2026 - 07:47 WIB

Perkuat Hubungan Pusat-Daerah, APPOI NTB Targetkan Standardisasi Pendidik Olahraga

Kamis, 2 April 2026 - 13:25 WIB

ITDC Pastikan Konflik Global Tak Ganggu Jadwal MotoGP Mandalika 2026

BERITA TERBARU