Waspada Bencana dan Kekeringan di Lombok Tengah, Sistem Informasi Siaga NTB Mulai Digencarkan

Rabu, 22 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri, S.IP., M.AP. mengajak seluruh kepala desa, camat, dan seluruh perangkat daerah untuk menyatukan persepsi guna meningkatkan kesiapsiagaan, percepatan respon darurat, serta penyebaran informasi kebencanaan yang cepat, akurat dan terintegrasi di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Ajakan tersebut diserukan Pathul Bahri melalui Sosialisasi Sistem Informasi Kebencanaan Siaga NTB yang digelar di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah, (22/7/26).

Pathul Bahri mengungkapkan ancaman bencana di Lombok Tebgah cukup beragam mulai dari bencana di musim kemarau hingga dampak erupsi letusan gunung dari luar Lombok Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Banyak hal yang tentu harus kita wujudkan. Belum lagi tanah longsor, cuaca ekstrem, belum lagi kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, lain sebagainya. Abrasi, serta dampak letusan-letusan gunung berapi yang di luar Kabupaten Lombok Tengah, itu berdampak sampai di kabupaten kita. ​Maka, perlu kita berkumpul menyatukan persepsi tentang bagaimana Sistem Informasi Kebencanaan Siaga Nusa Tenggara Barat yang terurus dengan baik dan menghasilkan data yang akurat hingga bisa memberikan dampak yang positif untuk masyarakat,” kata Pathul Bahri.

BACA JUGA :  Layani Lebih dari 171 Ribu Penumpang, Posko Terpadu Nataru 2025/2026 Bizam Resmi Ditutup

Ia menjelaskan, penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama. “keberhasilannya tentu membutuhkan kebersamaan atau sinergi dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, media. Semua harus bersinergi dan berkolaborasi sehingga tentunya akan menghasilkan yang terbaik untuk kepentingan dan kemaslahatan masyarakat banyak,” ujarnya.

Sementara, Kepala BPBD Lombok Tengah, H. Ridwan Ma’ruf, S.Sos. mengatakan melibatkan kepala desa, lurah hingga camat di acara Sosialisasi Sistem Informasi Kebencanaan Siaga NTB ini sangat penting sebagai garda terdepan pelaporan bencana di masing-masing wilayahnya.

BACA JUGA :  Mentorbox.id Raih Penghargaan Indonesia Most Recommended Education Award 2025

“Sistem informasi kebencanaan itu berawal dari desa. Karena masyarakat itu ada di desa, ada di kelurahan, sehingga kepala desa harus tahu persis kapan dia harus memberikan laporan. Sehingga kita punya gedung Pusdalops yang satu pintu untuk mengakses data-data laporan-laporan itu,” jelasnya.

Terkait kebencanaan di Lombok Tengah, Ridwan Ma’ruf mengatakan saat ini ada beberapa kecamatan yang sudah diwanti-wanti akan rawan bencana.

“Ada beberapa kecamatan yang menjadi sangat penting yang kita atensi selama ini. Seperti Praya Timur, Pujut, Praya Barat, Batu Keliang Utara, Jonggat. Ini yang dominan yang sering terjadi bencana seperti angin puting beliung, tanah longsor, banjir. Ini kan selalu terdampak di situ,” sebut Ridwan Ma’ruf.

BACA JUGA :  600 Peserta Hadiri Rapat Tahunan Nasional Induk Koperasi Kredit Tahun Buku 2025 Digelar di GMCC

Dikatakannya, di musim kemarau saat ini BPBD Lombok Tengah sudah mendistribusikan beberpa tangki air bersih ke tiga kecamatan diantaranya, Praya Timur, Praya Barat Daya, dan Jonggat.

“Air yang sudah kami drop sampai dengan hari ini untuk 3 kecamatan (Praya Timur, Praya Barat Daya, dan Jonggat) sudah 39 tangki,” katanya.

Sampai saat ini stok air bersih yang masih tersedia di BPBD Lombok Tengah sebanyak 200 tangki. Ia juga menjelaskan stok tersebut dari 2025 sampai saat ini belum habis terdistribusi.

Berita Terkait

Musda III Kasta NTB Lobar Bahas Regenerasi Kepemimpinan, Tegaskan Komitmen Kawal Kepentingan Rakyat
Dosen LSPR Institute of Communication and Business Gelar Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Blongas, Lombok Barat, Perkuat Promosi Pariwisata melalui Pengelolaan Media Sosial
Komitmen Pelayanan Prima, Samsat Karawang Kini Lebih Modern dan Nyaman
UMKM Lantan Didorong Naik Kelas Lewat Pemasaran Digital
DPD KASTA se-NTB Gelar Musda Serentak “Oposan Yang Kronstruktif dan Mitra Kritis”
PAD Ditargetkan Tembus Rp36 Miliar, Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Gandeng PLN dan Bapenda Cegah Korupsi Pajak Listrik
Kolaborasi ITDC dan Kopassus Perkuat Sistem Pengamanan The Mandalika
600 Peserta Hadiri Rapat Tahunan Nasional Induk Koperasi Kredit Tahun Buku 2025 Digelar di GMCC
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:43 WIB

Waspada Bencana dan Kekeringan di Lombok Tengah, Sistem Informasi Siaga NTB Mulai Digencarkan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:12 WIB

Musda III Kasta NTB Lobar Bahas Regenerasi Kepemimpinan, Tegaskan Komitmen Kawal Kepentingan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:09 WIB

Dosen LSPR Institute of Communication and Business Gelar Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Blongas, Lombok Barat, Perkuat Promosi Pariwisata melalui Pengelolaan Media Sosial

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:12 WIB

Komitmen Pelayanan Prima, Samsat Karawang Kini Lebih Modern dan Nyaman

Senin, 13 Juli 2026 - 21:25 WIB

UMKM Lantan Didorong Naik Kelas Lewat Pemasaran Digital

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:50 WIB

DPD KASTA se-NTB Gelar Musda Serentak “Oposan Yang Kronstruktif dan Mitra Kritis”

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:34 WIB

PAD Ditargetkan Tembus Rp36 Miliar, Kejaksaan Negeri Lombok Tengah Gandeng PLN dan Bapenda Cegah Korupsi Pajak Listrik

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:51 WIB

Kolaborasi ITDC dan Kopassus Perkuat Sistem Pengamanan The Mandalika

BERITA TERBARU