NESIANEWS.COM – Struktur organisasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya, Kabupaten Lombok Tengah, dipastikan bakal mengalami perombakan besar seiring dengan kenaikan status dari tipe C menjadi tipe B. Perubahan ini juga bertepatan dengan adanya transisi kepemimpinan di instansi kesehatan daerah tersebut.
Direktur RSUD Praya, dr. Mamang Bagiansyah, kini resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah. Ia dilantik di Ballroom Kantor Bupati, (16/03/26).
Meski telah menjabat sebagai Kepala Dinas, dr. Mamang masih dipercaya untuk merangkap jabatan sebagai penjabat (Pj) Direktur RSUD Praya hingga terpilihnya pejabat definitif yang baru.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Kenaikan status RSUD Praya menjadi tipe B membawa konsekuensi pada penambahan pos jabatan fungsional dan struktural. Kedepannya, manajemen rumah sakit tidak lagi hanya dipimpin oleh seorang direktur, melainkan akan dipimpin oleh seorang Direktur Utama yang dibantu oleh dua orang Wakil Direktur.
Selain itu, jumlah Kepala Bagian (Kabag) dan Kepala Bidang (Kabid) juga akan bertambah guna menyesuaikan beban kerja pada tipe rumah sakit yang lebih tinggi.
“Struktur organisasi di RSUD Praya sesuai kebutuhan, bisa tiga kabag dan Kabid bisa juga 4 Kabag dan Kabid,” ujar Wakil Bupati Lombok Tengah.
Sejalan dengan kebijakan penyederhanaan birokrasi, jabatan eselon IV di lingkup RSUD Praya nantinya akan ditiadakan. Penyesuaian ini diharapkan dapat membuat alur koordinasi di internal rumah sakit menjadi lebih ramping dan efektif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Saat ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah masih menunggu hasil penetapan Peraturan Daerah (Perda) mengenai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Regulasi tersebut tengah diproses oleh DPRD Lombok Tengah untuk segera disahkan sebagai payung hukum perubahan struktur baru ini.
































