Pemkab Lobar Siap Sukseskan Paragliding X-Cross Country Championship 2025

Senin, 6 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, terus mematangkan persiapan pelaksanaan event Sky Lancing International Paragliding X-Cross Country Championship 2025.

Ajang ini tidak hanya akan menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga momentum untuk menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat posisi Lombok Barat sebagai destinasi sport tourism.

Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat, Agus Gunawan, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai OPD agar penyelenggaraan berjalan maksimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita manfaatkan momentum ini bukan hanya untuk hiburan untuk masyarakat. Tapi juga untuk UMKM, melalui kolaborasi dengan Dinas Koperasi dan Perizinan dan perdagangan (Perindag) agar bisa menggelar produk mereka di sekitar Bencingah sesuai arahan Bupati,” ujar Agus, Senin (6/10/2025).

Sebanyak 25 pelaku UMKM telah dipastikan ikut berpartisipasi selama kegiatan berlangsung. Jumlah tersebut, kata Agus, masih bisa bertambah melihat tingginya antusiasme masyarakat.

BACA JUGA :  Indonesian GP 2023: Side Event Seru Tanpa Tiket Tambahan

Selain mempersiapkan sisi ekonomi dan hiburan, panitia juga memastikan pengamanan dan keselamatan peserta menjadi prioritas. Dinas Pariwisata bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Polisi Pamung Praja (Satpol PP) telah melakukan penataan area, termasuk pemasangan pembatas di zona landing agar steril dari masyarakat umum.

“Beberapa pohon yang berpotensi menghalangi juga sudah dikosongkan, demi keselamatan dan kenyamanan atlet yang berlaga,” jelas Agus.

Event yang akan ditutup pada 19 Oktober 2025 itu juga akan menampilkan hiburan musik, tarian, dan pembagian hadiah, untuk menambah daya tarik pengunjung.

Lebih jauh, Agus berharap pelaksanaan perdana Skylancing Cross Country di Nusa Tenggara Barat (NTB), terkhusus Lombok Barat ini bisa menjadi titik awal penyelenggaraan rutin ke depan.

BACA JUGA :  Bhabinkamtibmas Sekongkang Bawah Dampingi Pemberian PMT Ke Balita Wasting Dan Ibu Hamil 

“Kalau kegiatan ini sukses, kami akan masukkan ke kalender of event sport tourism tahun depan. Ini juga menjadi ajang promosi strategis untuk mengenalkan Lombok Barat ke tingkat nasional dan internasional,” tutupnya.

Sebelumnya, Ketua Sky Lancing Lombok, Roy Rahmanto, menyebut lomba cross country ini untuk pertama kalinya digelar di Lombok dan juga sebagai pembuktian kesiapan NTB sebagai tuan rumah PON 2028 mendatang.

“Lomba ini diadakan semata-mata ingin membuktikan bahwa sky lancing sangat layak menjadi venue PON 2028 pada cabang olahraga paralayang. Selain itu, event ini juga sarana promosi Lombok sebagai destinasi sport tourism dunia,” ujarnya dalam rapat koordinasi persiapan di Lanud ZAM di Eks Bandara Selaparang, Selasa (30/9/2025).

Roy menambahkan, Sky Lancing telah sukses menyelenggarakan berbagai event kategori ketepatan mendarat sejak 2022. Namun kategori lintas alam baru akan diuji kali ini.

BACA JUGA :  ITDC dan Bank Mandiri Gelar Coaching Clinic Superbike Bersama Legenda Troy Corser

“Targetnya, para atlet bisa mencapai jarak maksimal hingga 46 kilometer. Jika berhasil, ini akan memperkuat posisi Sky Lancing sebagai venue resmi PON 2028,” tegasnya.

Kemudian, Komandan Lanud ZAM sekaligus Ketua FASI NTB, Kolonel PNB Sonny Irawan, juga menyebut ajang internasional ini akan memperkuat pembinaan atlet nasional dan daerah menuju PON.

“Kami juga terlibat menguatkan promosi NTB sebagai destinasi wisata olahraga dirgantara,” katanya.

Sebagai informasi, hingga 6 Oktober, sebanyak 75 atlet telah terdaftar dari 11 negara. Yakni Indonesia, China, Hongkong, Malaysia, Thailand, Taiwan, Korea Selatan, Swiss, Kazakhstan, Italia dan Jerman.

Ajang ini masuk kalender resmi Paralayang Indonesia 2025 serta program kerja pengurus besar Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) dan FASI NTB.

Berita Terkait

ITDC Perkuat Sistem Keselamatan dan Kelistrikan Mandalika International Circuit
GT World Challenge Asia 2026 di The Mandalika Dongkrak Ekonomi Lokal
Keseruan Pitwalk GT World Challenge Asia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit
Hasil Official Practice GT World Challenge Asia dan Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2026
Vivit Fariana dan Patricia Revalina Purnomo : Ibu dan Anak yang Tampil di Mandalika Kartini Race 2026
ITDC Perkuat Kesiapan Mandalika International Circuit Jelang GT World Challenge Asia 2026 melalui Peningkatan Fasilitas dan Program Keberlanjutan
Pastikan Kesiapan Pengamanan GT World Challenge Asia dan MotoGP 2026 di The Mandalika, ITDC Koordinasi dengan Polda NTB
MGPA Apresiasi Bea Cukai Tanjung Perak atas Percepatan Logistik di Sirkuit Mandalika
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:41 WIB

ITDC Perkuat Sistem Keselamatan dan Kelistrikan Mandalika International Circuit

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:27 WIB

GT World Challenge Asia 2026 di The Mandalika Dongkrak Ekonomi Lokal

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:08 WIB

Keseruan Pitwalk GT World Challenge Asia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:26 WIB

Hasil Official Practice GT World Challenge Asia dan Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:21 WIB

Vivit Fariana dan Patricia Revalina Purnomo : Ibu dan Anak yang Tampil di Mandalika Kartini Race 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:16 WIB

ITDC Perkuat Kesiapan Mandalika International Circuit Jelang GT World Challenge Asia 2026 melalui Peningkatan Fasilitas dan Program Keberlanjutan

Kamis, 30 April 2026 - 08:00 WIB

Pastikan Kesiapan Pengamanan GT World Challenge Asia dan MotoGP 2026 di The Mandalika, ITDC Koordinasi dengan Polda NTB

Kamis, 30 April 2026 - 07:00 WIB

MGPA Apresiasi Bea Cukai Tanjung Perak atas Percepatan Logistik di Sirkuit Mandalika

BERITA TERBARU