Mahasiswa Di Loteng Salurkan Bantuan Sembako Walaupun Sudah Berangsur Turun

Selasa, 5 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Mahasiswa Institut Agama Islam Qomarul Huda Lombok Tengah bergerak salurkan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu di Lombok Tengah walaupun harga sudah berangsur turun.

Ketua BEM Mahasiswa Institut Agama Islam Qomarul Huda saudara Ari Surandi menuturkan ia bersama pengurus BEM mengadakan acara pembagian paket sembako berupa beras ini sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang kurang mampu mengingat kebutuhan pokok berupa beras yang harganya meningkat drastis bulan kemarin, walaupun akhir-akhir ini cenderung harganya mulai turun.

BACA JUGA :  Keberhasilan Pembangunan Loteng Disampaikan Bupati di Safari Ramadan BKU

“Kegiatan kami ini terfokus pada penyaluran bantuan beras kepada masyarakat kurang mampu yang ada di wilayah kami, ini sebagai wujud nyata dari rasa solidaritas dan kepedulian mahasiswa terhadap sesama,” kata Ari Surandi ketua BEM di sela-sela kegiatan, Selasa (5/3/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ari memastikan pihaknya tak hanya membagikan beras saja. Namun, juga membagikan minyak goreng dan mi instan, pemberian bantuan itu merupakan tanggung jawab sosial dari perwakilan Gen-Z dan Millenial di kabupaten lombok tengah.

BACA JUGA :  Alfamart Perluas Jangkauan ke 39 Kota pada 2026 untuk Program Satu Telur Sehari

“Ini adalah wujud nyata dari kepedulian dan cinta kami sebagai bagian dari masyarakat kabupaten lombok tengah. Kami harap bantuan yang kami salurkan hari ini sedikit meringankan beban mereka mengingat harga beras masih lumayan tinggi,” ujarnya.

Kegiatan ini dilakukan Aliansi BEM Institut Agama Islam Qomarul Huda sekaligus contoh konkret dari aplikasi nilai-nilai pendidikan yang diajarkan yakni kepedulian, solidaritas, dan tanggung jawab sosial.

BACA JUGA :  1 Tahun Danantara Indonesia, Bizam Salurkan 2.000 Paket Perlengkapan Sekolah

Kami juga berharap agar harga beras kembali normal mengingat beberapa wilayah di Kabupaten Lombok Tengah sudah melakukan panen padi.

“Kami juga meminta pemerintah untuk terus melakukan operasi pasar guna menstabilkan harga beras di pasar agar kembali normal dengan harga eceran tertinggi dari pemerintah yang bisa dijangkau oleh masyarakat,” tandasnya.

Berita Terkait

Berbagi Kebahagiaan, RGROG Santuni 150 Anak Yatim di Lombok Tengah
Peringati 10 Muharram, Remaja Masjid Iktisabul Ulum Santuni Anak Yatim Piatu
Pengobatkan Gratis! Kasta NTB Wujudkan Kepedulian Sosial di Lombok Tengah
Alfamart Perluas Jangkauan ke 39 Kota pada 2026 untuk Program Satu Telur Sehari
Santri Korban Kebakaran di Batukliang Terima Bantuan dari PDAM Lombok Tengah
Kejari Lombok Tengah dan Dinas Sosial Serahkan Bantuan untuk Santri Korban Luka Bakar di Desa Setiling
Dari Media Sosial ke Aksi Nyata, Pemkab Lombok Tengah Bantu Warga Desa Setiling
PDAM Lombok Tengah Salurkan 6 Sapi Kurban, Lansia dan Anak Yatim Jadi Prioritas Utama
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:50 WIB

Berbagi Kebahagiaan, RGROG Santuni 150 Anak Yatim di Lombok Tengah

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:49 WIB

Peringati 10 Muharram, Remaja Masjid Iktisabul Ulum Santuni Anak Yatim Piatu

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:37 WIB

Pengobatkan Gratis! Kasta NTB Wujudkan Kepedulian Sosial di Lombok Tengah

Senin, 15 Juni 2026 - 22:45 WIB

Alfamart Perluas Jangkauan ke 39 Kota pada 2026 untuk Program Satu Telur Sehari

Senin, 15 Juni 2026 - 09:04 WIB

Santri Korban Kebakaran di Batukliang Terima Bantuan dari PDAM Lombok Tengah

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:27 WIB

Kejari Lombok Tengah dan Dinas Sosial Serahkan Bantuan untuk Santri Korban Luka Bakar di Desa Setiling

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:37 WIB

Dari Media Sosial ke Aksi Nyata, Pemkab Lombok Tengah Bantu Warga Desa Setiling

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:34 WIB

PDAM Lombok Tengah Salurkan 6 Sapi Kurban, Lansia dan Anak Yatim Jadi Prioritas Utama

BERITA TERBARU

Pemerintahan

APBD Perubahan NTB 2026 Disinyalir Defisit Rp 300 Miliar

Senin, 10 Agu 2026 - 06:00 WIB