Bank NTB Syariah Inisiasi Program Nampak Terang Benderang

- Wartawan

Sabtu, 20 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Tingginya angka kebutaan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) membawa keprihatinan tersendiri bagi Bank NTB Syariah.

Betapa tidak, kasus kebutaan di NTB yang diakibatkan oleh penyakit katarak terbilang cukup tinggi bahkan NTB berada di urutan kedua secara Nasional untuk kasus ini yakni sekitar 3 persen.

Berangkat dari tingginya kasus kebutaan di NTB akibat dari penyakit katarak, Bank NTB Syariah menginisiasi launching program Nampak Terang Benderang (NTB) bekerjasama dengan Pemerimtah Provinsi NTB dan Rumah Sakit Mata NTB, Jum’at 19 Januari 2024 di Rumah Sakit Mata NTB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Launching program Nampak Terang Benderang ini sebagai sebuah program yang diluncurkan untuk menekan tingginya angka kebutaan yang diakibatkan oleh pemyakit katarak dan merupakan rangkaian dari Milad Bank NTB Syariah yang ke-60, yang juga dirangkaikan dengan program Jum’at Salam dari Pemerintah Provinsi NTB.

BACA JUGA :  Kapolda NTB Dorong Kolaborasi Pengusaha Muda untuk Keamanan dan Kemajuan Ekonomi NTB

Kepala Dinas Kesehatan (Kadikes) Provinsi NTB, dr H Lalu Hamzi Fikri, mengungkapkan berdasarkan hasil survey RAAB, NTB masuk kedalam nomor dua di Indonesia untuk gangguan penglihatan yakni berada diangka 3 persen.

“Ada 37.533 kasus gangguan penglihatan dan 78 persen penyebab kebutaan paling tinggi adalah katarak,” ungkap Lalu Hamzi.

Pada usia 49-57 tahun, lanjutnya, perlu discreening karena rata-rata proses generatif. Dan setiap tahun, angka katarak ini bertambah 1 persen.

“Tahun 2022, sisa untuk operasi katarak masih sekitar 17.898 kasus setelah dilakukan intervensi masih tersisa 15.057 kasus,” sambungnya.

Dengan kekuatan dokter mata sekitar 15 orang bisa melakukan operasi sekitar 5 ribu per tahun.

BACA JUGA :  Partai Bulan Bintang Deklarasikan Prabowo Subianto Jadi Bacapres 2024

“Prediksi kami, jika sumberdaya dan sumber dana kita mencukupi, kita bisa menangani 15 ribu kasus dalam jangka waktu 3 tahun. Baik melalui kegiatan yang dibiayai dari BPJS maupun dari kegiatan bhakti sosial,” cetusnya.

Hari ini, melalui program Nampak Terang Benderang, akan dilakukan operasi sekitar 196 orang pasien, yang terdiri dari Kabupaten Lombok Barat berjumlah 89 orang pasien, Kabupaten Lombok Tengah berjumlah 75 pasien, Kota Mataram berjumlah 22 orang pasien, dan dari Kabupaten Lombok Utara berjumlah 12 orang pasien.

Direktur Utama Bank NTB Syariah, H Kukuh Rahardjo, menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada PJ Gubernur NTB atas inisiasi yang diberikan kepada Bank NTB Syariah untuk bisa menjadikan kegiatan ini sebagai rangkaian Milad Bank NTB Syariah yang ke 60.

BACA JUGA :  Dukung Perempuan Hebat Manjakan Diri, Dettol Activ-Botani Diluncurkan

“Do’akan kami Bank NTB Syariah dapat terus memberikan kinerja yang terbaik dan mudah-mudahan akan semakin banyak masyarakat yang diberikan pelayanan gratis untuk operasi katarak,” kata Kukuh.

PJ Gubernur NTB, H Lalu Gita Ariadi, juga memberikan apresiasi terhadap semua pihak yang telah menginisiasi terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat terus berkelanjutan sehingga sisa kasus sebesar 15 ribu kasus katarak dapat dituntaskan dalam jangka waktu tiga tahun,” kata PJ Gubernur.

Merujuk pada laporan RAAB, lanjutnya, prevalensi untuk NTB sebesar 4 persen dibawah Jawa Timur sebesar 4,4 persen.

“Mungkin karena letak geografis dan lain sebagainya menyebabkan ancaman kebutaan menjadi tinggi,” tandasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Pegi Dinyatakan Bebas, Fajar Aditya: Bagaimana Kasus Vina Cirebon?
SANTI DUTA SAHABAT POLISI INDONESIA BERBAGI ALAT SEMBAHYANG DI RUTAN LAPAS POSO SULAWESI TENGAH
Direktur Utama Jobubu Jarum Minahasa, Audy Lieke menuturkan, penjualan BEER terus mengalami peningkatan, yang mana selama periode 2020-2023 perusahaan ini membukukan rata-rata kenaikan penjualan tahunan atau compound annual growth rate (CAGR) sebesar 51,52%.
Acara halal bihalal advokat dilaksanakan diJakarta begitu meriah dan mendapat dukungan dari anggota anggota yang hadir
Acara ini gimana bakal lebih halal bihalal,?alhamdulillah hari ini acara kalau menurut saya untuk kami semuanya ini merupakan suatu acara ikatan silaturahmi antara dpc di baik di dpc yang ada jakarta utara dan divisi yang lain
Menjelang Lebaran Harga Beras Di Pasar Renteng Praya Turun
BANK NTB Syariah Sambet 2 Penghargaan di TOP BUMD Awards 2024
Bank NTB Syariah Komitmen Kembangkan IKM di NTB

Berita Terkait

Selasa, 9 Juli 2024 - 09:14 WIB

Pegi Dinyatakan Bebas, Fajar Aditya: Bagaimana Kasus Vina Cirebon?

Senin, 1 Juli 2024 - 13:35 WIB

SANTI DUTA SAHABAT POLISI INDONESIA BERBAGI ALAT SEMBAHYANG DI RUTAN LAPAS POSO SULAWESI TENGAH

Rabu, 19 Juni 2024 - 22:50 WIB

Direktur Utama Jobubu Jarum Minahasa, Audy Lieke menuturkan, penjualan BEER terus mengalami peningkatan, yang mana selama periode 2020-2023 perusahaan ini membukukan rata-rata kenaikan penjualan tahunan atau compound annual growth rate (CAGR) sebesar 51,52%.

Sabtu, 4 Mei 2024 - 11:55 WIB

Acara halal bihalal advokat dilaksanakan diJakarta begitu meriah dan mendapat dukungan dari anggota anggota yang hadir

Sabtu, 4 Mei 2024 - 11:43 WIB

Acara ini gimana bakal lebih halal bihalal,?alhamdulillah hari ini acara kalau menurut saya untuk kami semuanya ini merupakan suatu acara ikatan silaturahmi antara dpc di baik di dpc yang ada jakarta utara dan divisi yang lain

Selasa, 2 April 2024 - 10:39 WIB

Menjelang Lebaran Harga Beras Di Pasar Renteng Praya Turun

Kamis, 28 Maret 2024 - 11:10 WIB

BANK NTB Syariah Sambet 2 Penghargaan di TOP BUMD Awards 2024

Sabtu, 9 Maret 2024 - 09:10 WIB

Bank NTB Syariah Komitmen Kembangkan IKM di NTB

BERITA TERBARU