Prabowo-Gibran Batal Ke Lombok, Kerja TKD Dinilai Asal-aslaan!

Rabu, 7 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Kampanye terbuka ataupun rapat umum pasangan Prabowo-Gibran seyogyanya dilaksanakan, Selasa 6/2/2024 sesuai yang sudah digembar- gemborkan oleh Tim Kampanye Daerah (TKD) Provinsi NTB, namun nyatanya batal digelar. Hal ini tidak lepas dari kecerobohan dan ketidakpahaman TKD soal zonasi kampanye.

Dalam surat keputusan KPU disebutkan jadwal Kampanye Prabowo -Gibran sesuai Zona C adalah tanggal 7 Februari 2024 namun tanpa dinyana dan pertimbangan apa tiba tiba TKD Paurani memajukan sehari dari jadwal yang ditetapkan KPU padahal pada hari itu jadwal kampanye untuk calon lain.

Akibatnya pihak Bawaslu tidak memberikan izin untuk kampanye karena akan bentrok dengan calon lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibatnya masyarakat simpatisan, kader, koalisi partai dan relawan rame rame menyalahkan TKD atas kurangnya koordinasi dengan Partai koalisi, relawan dan pimpinan ormas pendukung.

Ketua Relawan Forum Pergerakan Anak Bangsa ( FPAB ) Prabowo -Gibran Provinsi NTB Kamrul Akzam mengaku kecewa dengan batalnya Prabowo datang ke Lombok, padahal menurutnya ekspektasi masyarakat terhadap pasangan Prabowo-Gibran sangat tinggi.

BACA JUGA :  Rinjani Travel Mart 2025 Hadir di The Mandalika, Perkuat Jejaring Bisnis Pariwisata NTB

Tidak hanya relawan, masyarakat simpatisan Prabowo -Gibran juga sangat kecewa padahal itu kesempatan bertemu dengan idolanya.

“Kami jelas sangat kecewa, padahal antusiasme masyarakat untuk mengikuti Kampanye akbar sangat besar” ujarnya via telpon.

Menurut TKD pembatalan itu dilakukan karena taat asas atau aturan main namun alasan itu dinilai tidak masuk akal sebab aturan kampanye sudah difahami. Pernyataan dari Ketua TKD itu dianggap hanya membela diri dan benar Benar dilakukan tanpa beban.

“ia kita sepakat dengan alasan dan kita harus taat pada aturan KPU dalam hal Ini Bawaslu tetapi pertanyaan kami apakah benar TKD tidak tau jadwal juga zonasi kampanye dimana ada jadwal pasangan lain berkampanye di NTB, ini kan ironi” tanyanya heran.

BACA JUGA :  Expo Mandalika 2025, Menggairahkan Perekonomian Daerah

Dia menambahkan selaku penanggungjawab kampanye di daerah harus mengetahui jadwal kampanye paslon tersebut sebab jadwal sudah diserahkan ke semua TKD secara nasional.

“jadi tidak mungkin tidak tahu, Kalau TKD juga phak panitia penyelenggara tahu tentu saja tidak akan serampangan membuat berita atau pengumuman kepada pihak Relawan dan publik terkait akan hadirnya Pak Prabowo pada kampanye bertajuk konser akbar di Peraya Lombok Tengah” ungkapnya.

Karena itu kata Kamrul dirinya melihat TKD tidak mampu menjalankan amanah dari TKN pusat. “Dengan melihat situasi seperti ini kita sudah menunjukkan kepada rakyat tanpa kita sadari betapa kita sudah melakukan sesuatu dengan asal asalan” tegasnya.

Kamrul menilai TKD telah melakukan kecerobohan besar dan jelas jadi preseden buruk bagi TKD itu sendiri dan bagi pasangan Prabowo-Gibran, karena itu TKD harus meminta maaf kepada rakyat NTB. “Saya sudah sampaikan ke TKN soal ketidak profesionalan dari TKD itu. Saya bilang Ini kecerobohan yang tidak baik.karenanya TKD harus minta maaf secara terbuka kepada segenap pecinta Prabowo-Gibran NTB” pintanya.

BACA JUGA :  Kampung Bahari Nusantara Pacu Perekonomian Warga Pesisir Bengkulu

Selama ini dia melihat TKD kurang koordinatif dan berjalan sendiri sendiri. Padahal dia mengetahui kapasitas dan kualitas TKD sehingga acara sebesar itu gagal digelar. “Saya melihat kurang koordinasi, ini acara bukan acara remeh temeh, ini acara besar dimana simbol partai dan simbol politik akan datang, jadi harus dikoordinasikan dengan inten” jelasnya.

Kendati kecewa, dia berharap relawan, koalisi partai dan kader tidak larut dengan kekecewaan ini namun terus berjuang untuk memenangkan Prabowo -Gibran di NTB. “Kami tidak ingin larut dengan batalnya pak Prabowo Subianto ke Lombok Tengah, kami harus tetap berjuang. Seluruh kader dan simpatisan terus bergerak secara masif ke masyarakat untuk memenangkan Prabowo – Gibran” tutupnya.

Berita Terkait

Polresta Loteng dan 314 Calon Kades Deklarasikan Pilkades Damai 2026
Dua Kader Bertarung di Muscam XI Golkar Pujut, Nursiah Sebut Keduanya Putra Terbaik
Ketua DPD Gerindra NTB Tutup Diklat Laskar Gerindra 2026
9.068 Warga Labulia Masuk DPT Pilkades 2026
Jelang Pilkades, Kejari Lombok Tengah Minta Inspektorat Audit Dana Desa
Berkunjung ke NTB, Menko Polkam Tekankan Soliditas Forkopimda Hadapi Tantangan Global
Amrul Jihadi Didukung Jadi Ketua Demokrat NTB
Pelantikan Ade Kuswara Kunang Sebagai Bupati Bekasi Termuda dalam Sejarah
Berita ini 210 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Polresta Loteng dan 314 Calon Kades Deklarasikan Pilkades Damai 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 17:44 WIB

Dua Kader Bertarung di Muscam XI Golkar Pujut, Nursiah Sebut Keduanya Putra Terbaik

Selasa, 15 September 2026 - 15:22 WIB

Ketua DPD Gerindra NTB Tutup Diklat Laskar Gerindra 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:15 WIB

9.068 Warga Labulia Masuk DPT Pilkades 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:50 WIB

Jelang Pilkades, Kejari Lombok Tengah Minta Inspektorat Audit Dana Desa

Minggu, 31 Mei 2026 - 04:45 WIB

Berkunjung ke NTB, Menko Polkam Tekankan Soliditas Forkopimda Hadapi Tantangan Global

Senin, 30 Maret 2026 - 09:29 WIB

Amrul Jihadi Didukung Jadi Ketua Demokrat NTB

Senin, 24 Februari 2025 - 05:29 WIB

Pelantikan Ade Kuswara Kunang Sebagai Bupati Bekasi Termuda dalam Sejarah

BERITA TERBARU

Wisata

ICANN87 Perkuat Posisi The Nusa Dua di Panggung Global

Selasa, 20 Okt 2026 - 22:03 WIB