NESIANEWS.COM – Polresta Lombok Tengah menggelar apel deklarasi damai Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di halaman Mapolresta Lombok Tengah, Jumat (23/10), guna mewujudkan pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa yang aman, tertib, dan kondusif.
Apel deklarari dipimpin langsung Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri S.I.P.,M.A.P bersama Kapolresta Lombok Tengah Kombes Pol. Hariyanto, S.I.K Kegiatan itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para camat, unsur TNI-Polri, panitia Pilkades, serta 314 calon kepala desa yang akan berkompetisi dalam Pilkades serentak tahun ini.
Dalam amanatnya, Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri menegaskan bahwa Pilkades Serentak 2026 merupakan bagian penting dari proses demokrasi di tingkat desa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena itu, seluruh pihak diminta membangun komitmen bersama untuk menjaga pelaksanaan pemilihan agar berlangsung aman, tertib, damai, demokratis, dan kondusif.
Ia menyampaikan, Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Lombok Tengah diikuti 314 calon kepala desa, dengan jumlah pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 483.326 orang dan 1.014 tempat pemungutan suara (TPS).
“Besarnya jumlah calon, pemilih, dan TPS tersebut membutuhkan kesiapan seluruh unsur terkait, khususnya dalam pelaksanaan pengamanan serta koordinasi lintas instansi untuk mengantisipasi potensi gangguan selama tahapan pemilihan,” ungkapnya.
Bupati juga mengingatkan sejumlah potensi kerawanan yang perlu diantisipasi, antara lain praktik politik uang, intimidasi terhadap pemilih, perselisihan antarpedukung, hingga ketidakpuasan terhadap hasil penghitungan suara.
Bupati menekankan bahwa perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi tidak boleh merusak persaudaraan, persatuan, dan keharmonisan masyarakat.
“Calon kepala desa yang terpilih diharapkan tetap rendah hati dan merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan pilihan politik. Sementara itu, calon yang belum terpilih diharapkan menerima hasil pemilihan dengan lapang dada dan menempuh mekanisme penyelesaian sesuai peraturan apabila terdapat keberatan,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolresta Lombok Tengah Kombes Pol. Hariyanto, S.I.K menegaskan bahwa pihaknya siap mengamankan seluruh tahapan Pilkades Serentak 2026 melalui kesiapan personel, pemetaan wilayah rawan, serta koordinasi dengan TNI, pemerintah daerah, panitia Pilkades, dan unsur pengamanan lainnya.
Ia mengatakan, pengamanan dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman dan nyaman, sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama proses pemilihan berlangsung.
Polresta Lombok Tengah melibatkan sebanyak 1.038 personel untuk melakukan pengamanan Pilkades Serentak 2026. Dalam pola pengamanan yang disiapkan, setiap TPS didukung dua personel Polri, dua anggota perlindungan masyarakat (Linmas), serta enam personel BKD.
Kapolresta juga mengingatkan seluruh personel agar melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan netral, serta tidak terlibat dalam kepentingan calon kepala desa mana pun.
Ia mengajak seluruh calon dan pendukung untuk mengedepankan sikap dewasa dalam berdemokrasi, menjaga persaudaraan, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
Pemungutan suara Pilkades Serentak Kabupaten Lombok Tengah dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Seluruh unsur pengamanan diminta mempersiapkan langkah-langkah pengamanan di setiap wilayah, terutama pada lokasi yang memiliki potensi kerawanan, termasuk saat penghitungan suara dan penyampaian hasil pemilihan.
































