Bupati Lombok Tengah Resmi Buka Rakerda I PWI di Raja Hotel Mandalika

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Bupati Lombok Tengah, H Lalu Pathul Bahri S.IP., M.AP.,  buka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lombok Tengah (Loteng), Jumat 24 April 2026 di Raja Hotel Mandalika Lombok.

Dalam sambutanya, Bupati menyampaikan betapa pentingnya informasi yang komprehensif disampaikan ke publik. Karena bila disampaikan setengah – setengah, maka akan menimbulkan persefsi dan tafsiran serta pandangan yang berbeda dari masyarakat, yang malah tidak sesuai dengan pokok pemberitaan.

Selain itu, Bupati juga mengajak wartawan sesekali ikut dalam emosional untuk memberitakan sesuatu yang terkadang luput dari pantauan publik, namun terjadi nyata di depan mata yang justeru berdampak tidak baik terhadap citra pemkab.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA :  Pelantikan Ade Kuswara Kunang Sebagai Bupati Bekasi Termuda dalam Sejarah

Dicontohkan bupati, Lombok Tengah yang hampir setiap minggu selalu saja ada masalah yang mencuat ke publik, yang menurut bupati hal itu pertanda kemajuan suatu daerah yang semuanya harus dicarikan jalan keluarnya.

“Seperti beberapa hari kemarin, ada demo nakes di Lombok Tengah. Tetapi yang ikut demo justeru dari wilayah tetangga, nah kalau ini mestinya wartawan ikut marah dan memberitakan,” ujar Pathul Bahri.

Selain itu, Pathul Bahri menekankan agar wartawan terus meningkatkan ilmunya agar apa yang ditulis memiliki korelasi dengan kutipan dari narasumber yang diwawancarai. Karena, dirinya ungkap Pathul Bahri, punya pengalaman atas apa yang diucapkannya, lalu ditulis oleh wartawan, namun justeru komentarnya tidak ada korelasinya.

BACA JUGA :  Gandeng WINGS Group, Alfamart Gencarkan Program Sahabat Posyandu

“Maksud saya, dalam memberitakan suatu persoalan, harus benar-benar dipahami konstruksi persoalannya sehingga aman dan nyaman ketika ditulis beritanya” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Lombok Tengah AKBP. Eko Yusmiarto, S.I.K. yang juga didaulat memberikan sambutan pada pembukaan tersebut, menyampaikan keresahannya atas begitu banyaknya wartawan “Bodrex” yang memuat berita tanpa terkonfirmasi.

Wartawan-wartawan ini seringkali untuk menakut-nakuti masyarakat, dan juga menakut-nakuti pejabat. Selain itu, mereka juga dinilai kapolres tidak mendukung pembangunan daerah.

“Misalkan, nanti saat jelang MotoGP, beritanya hotel penuh, tidak aman. Jadi masyarakat luar yang akan datang ke sini jadi takut. Takut tidak dapat tempat menginap dan lainya,” kata Eko.

BACA JUGA :  De Balen Soultan Hotel Poltekpar Lombok Hadirkan Menu Berbuka Puasa Istimewa

Dari pantauannya selama sekitar 3 musim mengikuti perhelatan motoGP,  imbuh Eko, walau terjadi peningkatan penonton yang signifikan, namun gaung dengan citra baik dalam pemberitaan menurun.

Hal itu nenyebabkan sejumlah Pejabat Tinggi Utama dan relasinya sebagai kapolres urungkan niatnya untuk datang akibat adanya pemberitaan yang kurang baik dan cenderung membuat masyarakat luar takut datang.

“Ini karena pemberitaan di Mandalika susah hotel, di Mandalika susah transportasi, di Mandalika mahal makanan,” ucap Eko.

Maka kedepan harap Sko, merupakan tugas bersama untuk memuat atau membantu memberitakan yang baik dan menarik, sehingga bisa mencapai tujuan menjadikan pers berkualitas untuk pariwisata berdaya saing di Lombok Tengah masmirah. (Rls/red)

Berita Terkait

Dua Hari Pemeriksaan, Tim II Audit Kinerja Itdam IX/Udayana Puas dengan Kinerja Brigif TP 31/PS dan Yon 875/SYP
Aksi Untuk Bumi, PDAM Lombok Tengah Tanam Pohon Buah di Kawasan Hutan Lindung
Desa Selebung Lombok Tengah Sabet Penghargaan Nasional lewat Film “Jaga Desa”
Bank NTB Syariah Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah melalui Perpanjangan Layanan SP2D Online
Rakerda PWI Lombok Tengah, Wadah Penetapan Program Organisasi
Pemprov NTB dan Pers Memiliki Peran Bersama Memakmurkan dan Menduniakan NTB
Kisah Amaq Rasip: Menantang Lahan Kering Segala Anyar dengan Wangi Kopi Arabika
Kejari Lombok Tengah Berikan Pendampingan Hukum Terkait Aturan Pungutan di Desa Kuta Mandalika
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 07:24 WIB

Bupati Lombok Tengah Resmi Buka Rakerda I PWI di Raja Hotel Mandalika

Sabtu, 25 April 2026 - 06:58 WIB

Dua Hari Pemeriksaan, Tim II Audit Kinerja Itdam IX/Udayana Puas dengan Kinerja Brigif TP 31/PS dan Yon 875/SYP

Kamis, 23 April 2026 - 08:33 WIB

Aksi Untuk Bumi, PDAM Lombok Tengah Tanam Pohon Buah di Kawasan Hutan Lindung

Selasa, 21 April 2026 - 20:14 WIB

Desa Selebung Lombok Tengah Sabet Penghargaan Nasional lewat Film “Jaga Desa”

Jumat, 17 April 2026 - 16:47 WIB

Bank NTB Syariah Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah melalui Perpanjangan Layanan SP2D Online

Kamis, 16 April 2026 - 21:26 WIB

Rakerda PWI Lombok Tengah, Wadah Penetapan Program Organisasi

Kamis, 16 April 2026 - 21:16 WIB

Pemprov NTB dan Pers Memiliki Peran Bersama Memakmurkan dan Menduniakan NTB

Senin, 13 April 2026 - 09:24 WIB

Kisah Amaq Rasip: Menantang Lahan Kering Segala Anyar dengan Wangi Kopi Arabika

BERITA TERBARU