Menjelang Lebaran Harga Beras Di Pasar Renteng Praya Turun

Selasa, 2 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NESIANEWS.COM – Jelang lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah, harga kebutuhan pangan seperti beras justru mengalami penurunan. Penurunan harga beras ini dirasakan oleh pedagang-pedagang beras di pasar Renteng Praya, terkhususnya untuk harga beras IR atau beras yang biasa.

Seorang pedagang beras di pasar Renteng, Ibu Mei, mengungkapkan harga beras biasa mengalami penurunan dengan harga yang berkisar di Rp 14 ribu per kilogram dari yang sebelumnya 16 ribu per kilogram sebelum puasa. Sedangkan untuk beras premium di kisaran Rp 15 ribu per kilogram.

BACA JUGA :  Kapolres Loteng Pimpin Sertijab PJU dan Kapolsek Dirangkaikan Buka Bersama Dengan Awak Media

Menurut Mei, penurunan harga beras ini dikarenakan adanya subsidi dari pemerintah (Bulog). Harga beras ini diperkirakan akan stabil menjelang lebaran karena masyarakat sudah banyak yang panen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebelumnya harga beras biasa naik sampai Rp 16 ribu, tapi untuk sekarang sedang turun, ya turunnya dari sekitar dua minggu sebelum puasa dan turunnya bertahap,” kata Toni.

Menurut Toni, penurunan harga beras cukup membantu bagi masyarakat karena kebanyakan pembeli beras yang berasal dari kelas menengah ke bawah. Akan tetapi, penurunan harga ini justru mengurangi konsumen karena lebih terjangkau.

BACA JUGA :  PT Bank NTB Syariah Kembali Perkuat Dukungan Perumahan Rakyat melalui Program BSPS Tahun 2026

Pedagang beras lain, Ali, menyatakan hal yang serupa, bahwa harga beras biasa saat ini mengalami penurunan sampai Rp 2 ribu dengan harga yang termurah saat ini yaitu Rp 14 ribu.

Sedangkan untuk harga beras-beras premium lain seperti Pandan Wangi masih berkisar Rp 15 ribu. Harga beras yang dijual Ali ini sudah mengalami penurunan dari dua minggu sebelum puasa.

BACA JUGA :  Jasa Raharja Jakarta Barat Bersama Mitra Samsat Melaksanakan SAMKEL Pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor

Ali mengungkapkan kenaikan harga beras yang sempat berlangsung dari awal tahun menimbulkan banyak keluhan dari warga, dan ketika harganya menurun, jumlah pembeli pun meningkat drastis.

“Mayarakat ngeluh pas kemarin harganya naik, nggak turun-turun, tapi sekarang setelah turun jumlah pembeli semakin meningkatnya,” kata Ali.

Sementara itu, menurut salah satu pembeli di Pasar Renteng, Saniah, sangat bersyukur bahwa harga beras selama ramadhan mengalami penurunan, ia pun berharap harga beras dapat kembali normal sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

Berita Terkait

Jalin Kerja Sama dengan ITDC, PT. Narmada Awet Muda jadi Official Drinking Water di MotoGP Mandalika 2026
Bank NTB Syariah dan Universitas Bumigora Perkuat Kolaborasi Digitalisasi Pengelolaan Keuangan Pendidikan
Bank NTB Syariah Perluas Akses Pembiayaan UMKM dan Pekerja Migran Indonesia
Bank NTB Syariah Dukung Digitalisasi Pelabuhan Senggigi Melalui Kerja Sama Sistem Pembayaran Digital Easybook
4 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Pengadaan Dump Truck dan Arm Roll Dinas Lingkungan Hidup Lombok Tengah
Bank NTB Syariah, 34 Ojek Wisata Kini Layani Pembayaran Non Tunai
100 Pelaku IKM di Praya Kembangkan Keterampilan Penjualan Melalui Media Sosial
Bank NTB Syariah Sukses Implementasikan QRIS Cross Border, Dorong Transaksi Global dari Korea hingga Singapore
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 04:08 WIB

Jalin Kerja Sama dengan ITDC, PT. Narmada Awet Muda jadi Official Drinking Water di MotoGP Mandalika 2026

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:30 WIB

Bank NTB Syariah dan Universitas Bumigora Perkuat Kolaborasi Digitalisasi Pengelolaan Keuangan Pendidikan

Senin, 22 Juni 2026 - 12:45 WIB

Bank NTB Syariah Perluas Akses Pembiayaan UMKM dan Pekerja Migran Indonesia

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:51 WIB

Bank NTB Syariah Dukung Digitalisasi Pelabuhan Senggigi Melalui Kerja Sama Sistem Pembayaran Digital Easybook

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:22 WIB

4 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Pengadaan Dump Truck dan Arm Roll Dinas Lingkungan Hidup Lombok Tengah

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:05 WIB

Bank NTB Syariah, 34 Ojek Wisata Kini Layani Pembayaran Non Tunai

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:00 WIB

100 Pelaku IKM di Praya Kembangkan Keterampilan Penjualan Melalui Media Sosial

Senin, 4 Mei 2026 - 08:42 WIB

Bank NTB Syariah Sukses Implementasikan QRIS Cross Border, Dorong Transaksi Global dari Korea hingga Singapore

BERITA TERBARU