NESIANEWS.COM – Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) memastikan bahwa penyelenggaraan ajang balap motor paling bergengsi di dunia, MotoGP 2026, yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Internasional Mandalika pada Oktober mendatang, akan tetap berjalan sesuai rencana.
ITDC menegaskan bahwa ketegangan konflik global yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran tidak berdampak pada ajang balap kelas dunia tersebut.
Hal tersebut disampaikan oleh Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia sekaligus Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, dalam konferensi pers daring melalui Zoom Meeting bersama awak media pada Rabu (1/4/2026).
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
”Terkait dengan situasi kondisi global saat ini, jadwal MotoGP di Sirkuit Mandalika masih dengan jadwal yang dikeluarkan oleh Dorna. ‘MotoGP’ masih tetap di tanggal 9, 10, 11 Oktober 2026,” jelas Troy.
Selain kepastian jadwal, Troy juga menegaskan bahwa situasi geopolitik tersebut tidak memengaruhi kebijakan harga tiket yang telah ditetapkan sebelumnya.
Ia menyebutkan bahwa proses persiapan administratif, termasuk penunjukan mitra penjualan tiket, sedang berlangsung.
”Harga tiket sudah kami tentukan, dalam waktu dekat kami saat ini sudah menentukan vendor untuk tiketing partner,” katanya.
Troy menambahkan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir akan adanya lonjakan harga akibat imbas ketidakpastian ekonomi global dari konflik tersebut.
“Kalau ditanyakan harga berubah, harga tiket tidak akan berubah, harganya masih sesuai dengan harga yang kami rencanakan dan tidak terpengaruh karena dampak perang ‘Amerika, Israel dan Iran’,” tegasnya.
Mengenai aspek pembiayaan atau hosting fee MotoGP 2026, ITDC saat ini tengah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Hal ini mengingat status MotoGP sebagai salah satu pilar sport tourism unggulan nasional.
”Perlu kami sampaikan bahwa saat ini kami terus kordinasi dengan pihak kemenpora termasuk bapak menteri sehingga MotoGP tetap berlangsung,” papar Troy.
Menjelang perhelatan di bulan Oktober, ITDC bersama pengelola sirkuit mulai meningkatkan intensitas persiapan fisik di lapangan. Peningkatan ini mencakup aspek kualitas lintasan maupun fasilitas pendukung guna memenuhi standar tinggi yang ditetapkan oleh Dorna Sports.
”MotoGP masih sesuai dengan jadwal, persiapan kami lakukan seperti biasa dan memang semakin dekat nanti akan semakin intens karena memang ada beberapa hal yang harus kami lakukan secara peningkatan kualitas dan kuantitas Sirkuit Mandalika,” pungkas Troy. (ahmd)
































